Tablig Akbar di Ambon Dibubarkan Polisi

Polisi membubarkan acara tablig akbar yang digelar di Masjid Al-Fatah, Ambon, Maluku. Massa mencoba berkonvoi ke jalan raya. Gelar tablig bertujuan menentang RMS.

Diterbitkan 26 April 2002, 20:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ambon: Ratusan warga yang menentang Republik Maluku Selatan menggelar tablig akbar di Masjid Al-Fatah, Ambon, Maluku, Jumat (25/4) siang. Panglima Laskar Jihad Jaffar Umar Talib ikut hadir. Ceramah agama tersebut sempat diwarnai insiden. Sebab, polisi langsung menembakkan peluru karet dan gas air mata untuk menghalau massa yang mencoba keluar dari masjid. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kini, situasi Ambon sudah kembali normal.

Sebelum acara dimulai, polisi telah menutup jalan-jalan utama menuju ke masjid. Akibatnya, seluruh aktivitas warga di sekitar masjid lumpuh. Ratusan personel dikerahkan untuk menjaga kawasan tersebut. Karena itu, tablig akbar hanya berlangsung selama 30 menit.

Di Makassar, Sulawesi Selatan, sebanyak 500 anggota Laskar Jihad Ahlusunnah Waljamaah juga menggelar acara serupa di Masjid Al-Markas Al-Islami. Dalam orasinya, mereka mengancam akan menangkap tokoh RMS dan Forum Kedaulatan Maluku jika berani mengibarkan bendera RMS di Ambon [baca: Laskar Jihad Siap Menangkap Tokoh RMS].

Hari ini, Kepolisian RI telah mengirimkan dua satuan setingkat kompi Brigade Mobil dari kesatuan Markas Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, ke Ambon [baca: Polri Mengirim Dua SSK Brimob ke Ambon]. Langkah itu dilakukan untuk menjaga keamanan di kota tersebut. Kapolri Jenderal Polisi Da`i Bachtiar telah menginstruksikan untuk menindak tegas para pengancam proses perdamaian di Maluku, termasuk sweeping senjata api dan bahan peledak.(KEN/Sahlan Helut dan Muhammad Kemal)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6