Liputan6.com, Jakarta - Rencana aksi demonstrasi dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa‎ (GNPF) MUI bergeser dari tanggal 25 November menjadi tanggal 2 Desember. Tuntutan kali ini adalah desakan agar Basuki Tjahaja Purnama ditahan.
Sementara itu, Buni Yani dimintai keterangan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengenai laporannya terhadap 2 orang yang dianggap menghina dan memfitnahnya. Sekitar 4 jam Buni Yani kembali menjalani pemeriksaan penyidik Polri. Kali ini Buni diperiksa sebagai saksi pelapor atas pencemaran nama baiknya oleh 2 relawan Ahok.
Advertisement
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)