Sukses

Inikah Markas PKI di Kramat Raya Menurut Kivlan Zen?

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Panglima Kostrad Mayjen (Purn)  Kivlan Zein membuat pernyataan mengejutkan dalam forum simposium anti PKI yang digagas olehnya beberapa waktu lalu. Ia menyebut PKI akan bangkit dan sudah memiliki kantor di tengah perkotaan, tepatnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

"Ingat, kantor PKI di samping Hotel Acacia, Jalan Matraman, sudah mulai direnovasi seolah-olah dikatakan itu kantor milik PT. Itu mereka akan bangkit, di situlah PKI. Di depan itu indikasi kalau mereka sudah bangun," ujar Kivlan di Acara Simposium Nasional berjudul "Mengamankan Pancasila dari Ancaman kebangkitan Partai Komunis Indonesia dan Ideologi Lain" Rabu, 1 Juni 2016.

Untuk membuktikan kebenaran ucapan purnawirawan Jenderal bintang tiga itu, Liputan6.com menelusuri daerah yang dimaksud. Dalam penelusuran, yang ditemukan justru bukan gedung perkantoran, namun ada beberapa deretan warung, toko obat kuat, warung makan, dan bengkel sepeda motor.

Namun, selain jejeran toko yang berdempetan itu, terdapat sebuah gedung kosong yang tampak kusam, ditumbuhi lumut dan rumput liar. Di depan gedung tampak terpasang sebuah tiang bertuliskan "PT Catur Krida Dana Utama" di sebuah plang berwarna hijau.

Agak sulit untuk melihat kondisi fisik gedung dari dekat,  lantaran terhalang pagar seng di depannya.

Lalu, apakah gedung kosong itu yang di maksud oleh Kivlan Zen sebagai markas PKI? Beberapa warga yang ditanya mengenai kabar itu mengaku kaget. Pasalnya gedung tersebut sudah lama kosong dan tidak ada yang menjaga.  

"Akh, siapa yang bilang Mas? Sudah lama gak dipakai, gak tahu itu bangunan apa, katanya milik PT, tapi sudah tahunan, Mas, gak dibangun," ujar Krisman (48) seorang warga Kramat Lontar yang rumahnya berada di Gang III.

Salah seorang warga lain bahkan mengatakan kalau gedung kosong itu dianggap angker lantaran beberapa warga yang melintas pernah melihat penampakan makhluk halus.

"Memang ada PKI di sana, Mas, hantu nya PKI. Jelas-jelas di depan gedung itu kalau jelang malam, banyak yang dagang depannya, kalau tengah malam tempat pacaran," ujar seorang warga Jalan Kramat Sentiong yang meminta namanya tak dituliskan.

Sementara itu, Syamsu Rijal, Ketua RW 01, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat,  mengaku kaget wilayahnya dituding sebagai tempat bercokolnya markas PKI. "Wah, di mana nya itu kantor nya? Baru dengar saya, gak ada apa-apa di sini, Mas. Saya kenal sekali wilayah saya," ujar Syamsu.

Selama ini, menurut dia, wilayahnya mayoritas kawasan pemukiman. Mengenai keberadaan gedung kosong di wilayahnya, Syamsu juga tak meyakini kalau gedung itu menjadi markas kegiatan PKI.