Liputan6.com, Medan: Jumlah pasien dugaan flu babi di Medan bertambah lagi. Seorang pasien berinisial SS dirawat di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan, Sumatra Utara, Ahad (12/7) siang. Pasien ini diduga tertular virus H1N1 saat di Arab Saudi. Ketika dirujuk suhu tubuh pasien mencapai 39 derajat Celcius.
Saat ini pengelola rumah sakit masih merawat SP, seorang anak buah kapal di Pelabuhan Belawan yang dinyatakan positif flu babi oleh tim dokter Penang, Malaysia [baca: Penderita Flu Babi di Medan Meningkat]. Sementara enam pasien positif lainnya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang.
Penyebaran penyakit berbahaya ini sudah menyebar ke sejumlah daerah. Termasuk di Surabaya, Jawa Timur. Untuk kali pertama tiga orang yang masih berhubungan darah dan baru pulang dari Amerika Serikat, terdeteksi di Bandar Udara Juanda. Mereka kini dirawat di Rumah Sakit Umum Dr. Sutomo [baca: Murid Elfa Seciora Masih Diisolasi].
Sementara seorang dokter di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Bali menjalani perawatan intensif karena gejala mirip flu babi. Belum ada penjelasan resmi soal kondisi sang dokter, termasuk kemungkinan cara penularannya. RSUP Sanglah juga menerima dua pasien baru dugaan flu babi asal Australia.
Data Departemen Kesehatan per 12 Juli menyebutkan, jumlah pasien positif flu babi di Tanah Air mencapai 64 orang. Dan hingga kini vaksin flu babi belum ditemukan. Pemerintah mengimbau kepada masyarakat terutama yang menderita influensa agar segera periksa ke dokter. Demikian pula diminta mengurangi kegiatan di luar rumah dan memakai masker.(AIS)
Saat ini pengelola rumah sakit masih merawat SP, seorang anak buah kapal di Pelabuhan Belawan yang dinyatakan positif flu babi oleh tim dokter Penang, Malaysia [baca: Penderita Flu Babi di Medan Meningkat]. Sementara enam pasien positif lainnya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang.
Penyebaran penyakit berbahaya ini sudah menyebar ke sejumlah daerah. Termasuk di Surabaya, Jawa Timur. Untuk kali pertama tiga orang yang masih berhubungan darah dan baru pulang dari Amerika Serikat, terdeteksi di Bandar Udara Juanda. Mereka kini dirawat di Rumah Sakit Umum Dr. Sutomo [baca: Murid Elfa Seciora Masih Diisolasi].
Sementara seorang dokter di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Bali menjalani perawatan intensif karena gejala mirip flu babi. Belum ada penjelasan resmi soal kondisi sang dokter, termasuk kemungkinan cara penularannya. RSUP Sanglah juga menerima dua pasien baru dugaan flu babi asal Australia.
Data Departemen Kesehatan per 12 Juli menyebutkan, jumlah pasien positif flu babi di Tanah Air mencapai 64 orang. Dan hingga kini vaksin flu babi belum ditemukan. Pemerintah mengimbau kepada masyarakat terutama yang menderita influensa agar segera periksa ke dokter. Demikian pula diminta mengurangi kegiatan di luar rumah dan memakai masker.(AIS)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329887/original/014746300_1787301484-HOAX__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/215678/original/090613aflu-daerah2.jpg)