Bela Negara ala Militer, Perlukah?

Kementerian Pertahanan mencanangkan program bela negara. Klaimnya, program ini berbeda dengan wajib militer.

Diterbitkan 19 Oktober 2015, 22:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Program bela negara fokus pelatihan disiplin diri, bukan wajib militer.
  • Ini adalah implementasi Nawacita Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK.
  • Targetnya 100 juta warga sipil ikut program dalam 10 tahun.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah tengah mempersiapkan program bela negara, sejumlah pejabat terkait menyatakan bahwa program bela negara ini berbeda dengan wajib militer seperti sejumlah negara lain. Program ini disebutkan hanya untuk pelatihan untuk warga negara guna mencapai kualitas disiplin diri yang bagus.

Pencanangan program bela negara ini sebagai implementasi dari Nawacita Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi - JK, dan ditargetkan dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, sebanyak 100 juta warga sipil akan menyelesaikan program bela negara ini. Seperti apakah program bela negara ini? Mari kita simak dalam infografis di bawah ini.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6