Evakuasi Tenggelamnya Kapal Tabung LPG Terkendala Lumpur

Sejumlah tim penyelam diterjunkan guna memastikan posisi kapal yang kini terjebak di dalam lumpur, agar lebih mudah dipindahkan.

Diterbitkan 15 Mei 2015, 03:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Balikpapan - Evakuasi bangkai kapal bermuatan 37 ribu tabung elpiji yang tenggelam di perairan Somber Balikpapan, Kalimantan Timur terus dilakukan. Langkah lanjutan ini dilakukan untuk mencari 1 korban yang masih terjebak di dalam kabin.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam, Kamis (14/5/2015), 60 anggota tim gabungan dari Polisi Air dan Udara (Polairud), Badan SAR Nasional (Basarnas), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan sejumlah relawan, kembali dikerahkan guna mengevakuasi bangkai kapal LCT Daniel 8019.

Sejumlah tim penyelam diterjunkan guna memastikan posisi kapal yang kini terjebak di dalam lumpur, agar lebih mudah dipindahkan. Sementara puluhan lainnya terus menyisir lokasi tenggelamnya kapal untuk mencari 1 korban yang hingga kini belum ditemukan.

Selain kondisi lumpur yang sangat pekat dan air yang dangkal, banyaknya jumlah tabung gas juga menyulitkan tim evakuasi, karena khawatir tabung sewaktu-waktu meledak.

Sebelum tenggelam, kapal nahas bermuatan 37, 6 ribu tabung elpiji ukuran 3 kilogram itu, rencananya akan berlayar ke Tarakan, Kalimantan Utara. Kapal tiba-tiba oleng dan terbalik di kawasan Perairan Somber, Kalimantan Timur.

6 Anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri dengan terjun ke laut. Sementara nakhoda kapal Kamarlan Siahaan, gagal menyelamatkan diri dan diduga masih terjebak dalam bangkai kapal. (Nda/Rmn)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6