Kelulusan Sekolah Siswa SMK Jadi Momen Perkuat Karakter dan Akhlak Anak Muda

Acara Wisuda dan Pelepasan Peserta Didik menjadi sebuah pengingat, pendidikan sejati adalah yang mampu menanamkan nilai dan membentuk pribadi utuh.

Diperbarui 13 Juni 2025, 01:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ditengah arus perubahan zaman yang semakin deras, lembaga pendidikan tidak lagi cukup hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual.

Tantangan hari ini dan terutama masa depan, menuntut hadirnya insan muda yang bukan hanya kompeten dalam ilmu, tetapi juga kuat dalam karakter dan akhlak.

Oleh karena itu, tak hanya momen pelepasan, acara Wisuda dan Pelepasan Peserta Didik Kelas XII SMK Putra Pertiwi Tahun Ajaran 2024/2025 menjadi sebuah pengingat, pendidikan sejati adalah yang mampu menanamkan nilai dan membentuk pribadi utuh.

Acara Wisuda dan Pelepasan Peserta Didik diselenggarakan di Grand Premiere Hall, Politeknik Sahid pada Sabtu 7 Juni 2025. Sebanyak 161 siswa kelas XII resmi dilepas karena berhasil menyelesaikan masa belajar selama tiga tahun dengan kelulusan 100%.

Namun di balik angka-angka prestasi, terdapat narasi yang jauh lebih bermakna yaitu narasi tentang pembentukan karakter, penguatan etika, dan kebijaksanaan menyikapi perkembangan zaman. Hal itu seperti disampaikan Direktur SMK Putra Pertiwi Novianty Elizabeth.

"Saya berpesan kepada anak-anak semua, jadilah generasi yang tidak hanya berprestasi secara intelektual, tapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai moral," ujar Novianty, melalui keterangan tertulis, Minggu (8/6/2025).

"Karena mau tidak mau, kalian akan hidup dalam budaya yang terus berubah. Nilai-nilai itu akan menjadi kompas kalian," sambung dia dalam sambutannya.

Novianty tidak sedang berbicara idealisme semata. Dia menceritakan, dalam perjalanannya, SMK Putra Pertiwi telah menjadi contoh nyata bagaimana sebuah sekolah kejuruan dapat menyeimbangkan kecakapan teknis dengan pembinaan karakter.

"Sistem pembelajaran yang dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga membentuk pribadi yang tangguh, toleran, dan menghargai keberagaman," ucap Novianty.

 

Nilai yang Dibentuk

Novianty menjelaskan, tema pelepasan tahun ini Arunika Ambara yang mencerminkan harapan tersebut.

"Arunika, sang fajar, adalah simbol lahirnya generasi baru. Sementara Ambara, langit luas tak berbatas, adalah metafora dari potensi yang bisa digali seluas harapan yang diberikan oleh pendidikan yang holistik," kata dia.

"Saya yakin, jika nilai-nilai moral tetap kalian bawa, maka segala perubahan, baik dalam teknologi, budaya, atau kehidupan sosial akan menjadikan kalian pribadi yang tumbuh dan berproses dengan baik," lanjut Novianty.

Dalam acara tersebut, menurut Novianty, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua dan guru yang selama ini menjadi mitra pendidikan yang erat, serta menyerahkan kembali siswa kepada keluarga untuk melanjutkan pembinaan karakter di rumah dan di dunia nyata.

"Lebih dari seremoni kelulusan, hari ini SMK Putra Pertiwi menunjukkan kepada kita bahwa masa depan tidak hanya dibentuk oleh pengetahuan, tetapi oleh nilai. Dan nilai itulah yang menjadikan pendidikan tetap bermakna, bahkan di era yang serba cepat ini," jelas dia.

Novianty mengatakan, sebagai bagian dari langkah maju, pihak sekolah mengumumkan rebranding besar-besaran yang akan dimulai tahun ajaran 2025/2026, termasuk modernisasi fasilitas pembelajaran, penambahan program pendamping moral dan kepemimpinan, peningkatan integrasi pembelajaran berbasis karakter, dan yang paling strategis kerja sama dengan Cambridge untuk memperkuat kemampuan bahasa serta daya saing global.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6