Berawal dari Pemukulan AntarPemuda, Kantor Desa di Riau Dibakar

Dugaan sementara, peristiwa ini merupakan buntut dari pemukulan warga Desa Gobah yang dilakukan warga Desa Kemang Indah.

Diterbitkan 12 April 2014, 03:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pekanbaru - Puluhan pemuda membakar Kantor Desa Kemang Indah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Dugaan sementara, peristiwa ini merupakan buntut dari pemukulan warga Desa Gobah yang dilakukan warga Desa Kemang Indah.

"Petugas desa melaporkan ke saya bahwa kantor dibakar. Kemudian, saya bergegas menuju lokasi. Pemuda yang membakar sudah tidak ada lagi. Hanya tinggal kobaran api," kata Kepala Desa Kemang Indah Agus Salim di Pekanbaru, Riau, Jumat (11/4/2014).

Agus menduga, pembakaran kantor desa ini merupakan buntut pemukulan yang dilakukan beberapa warga Desa Kemang Indah terhadap warga Desa Gobah yang terjadi 10 April 2014 lalu.

Untuk mencegah emosi warga Desa Kemang tersulut, Agus menyebarkan surat edaran berisi imbauan untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkis.

"Hal serupa juga dilakukan Kades Gobah. Siapa pelaku pembakaran Kantor Desa Kemang Indah belum diketahui pasti. Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi. Kami minta petugas untuk mengusutnya," ujarnya.

Sementara itu, Kades Gobah Mardi Oktoyudi mengaku telah mengetahui peristiwa pembakaran ini. Namun dia tak  yakin jika pelaku pembakaran adalah warganya. Dia pun mengimbau warganya untuk menahan diri.

"Saya selaku Kades sudah mengingatkan kepada warga saya agar tidak anarkis. Yang membakar belum tentu warga saya," ucapnya singkat.

Di sisi lain, Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SIK mengatakan, aksi pembakaran dilakukan warga Desa Gobah yang ingin membalas dendam terhadap warga Desa Kemang Indah.

"Sebelumnya, terjadi perselihan dan perkelahian antara kedua warga desa. Kemudian dilakukan perdamaian. Sewaktu pulang, sekelompok pemuda desa Kemang Indah melempari pemuda Desa Gobah dan mengakibatkan luka memar serta luka-luka," kata Ery.

Lalu, lanjut dia, Jumat sore sekelompok pemuda Desa Gobah melakukan aksi balas dendam dengan melakukan tindakan anarkis. Mereka melempari kaca kantor dengan batu. Tak cukup di situ, pemuda-pemuda tersebut akhirnya membakar kantor desa. Akibatnya, barang inventarisir desa rusak dan terbakar.

"Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi dan menyiagakan anggota brimob untuk memantau situasi. Tak ada korban jiwa."

"Kerugian materi belum bisa dipastikan. Petugas masih menginventaris barang-barang yang ada," pungkas Ery.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6