Harga Beras di Jakarta Masih Tinggi

Kendati harga beras dalam operasi pasar sudah diturunkan dari Rp 4.000 menjadi Rp 3.700 per kilogram, namun harga di pasaran masih tetap tinggi. Jenis beras yang dipasok pemerintah kualitasnya sangat rendah.

Diterbitkan 26 Januari 2007, 19:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Meski pemerintah sudah menurunkan harga beras melalui operasi pasar, harga berbagai jenis beras di Jakarta masih tetap tinggi. Di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, misalnya. Dari pantauan SCTV, Jumat (26/1) harga beras IR 64 masih dijual Rp 5.600 per kilogram dari sebelumnya Rp 5.400 per kilogram.

Adapun beras jenis rojolele naik menjadi Rp 5.800 dari sebelumnya Rp 5.400 per kilogram. Harga beras pandan wangi naik dari Rp 5.800 menjadi Rp 6.400 per kilogram. Sedangkan beras ramos harganya berkisar Rp 5.800 per kilogram.

Begitu juga dengan harga berbagai kebutuhan pokok. Gula pasir masih bertahan Rp 7.000  per kilogram. Harga telur ayam naik dari Rp 8.000 menjadi Rp 8.500 per kilogram. Namun harga minyak goreng curah turun sebesar Rp 200 menjadi Rp 6.800 per kilogram.(IAN/Dwi Anggia dan Eko Purwanto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6