Liputan6.com, Jakarta: Pemekaran Papua dan Irian Jaya Barat dipastikan tertunda setelah Pelaksana Tugas Gubernur Papua Jacobus Perviddya Solossa meninggal dunia. Namun Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin penundaan ini tak akan berlangsung lama. "Memang karena musibah meninggalnya Pak Jaap (Solossa), menjadi tertunda. Tapi saya harap satu dua hari ini selesai," kata Kalla di Jakarta, Kamis (22/12).
Kalla menambahkan, sebenarnya rencana pemekaran sudah hampir final dan dalam tahap pembicaraan di Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP). Sebelumnya, pemerintah daerah dan perwakilan masyarakt Papua sepakat bahwa proses hukum pemekaran Papua harus sesuai Undang-undang Otonomi Khusus Papua [baca: SBY Berdialog dengan Pemuka Masyarakat Papua].(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/451065/original/231205apapua.jpg)