Liputan6.com, Pekanbaru: Puluhan warga Desa Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, Selasa (30/8), berunjuk rasa di Kantor Balaikota Pekanbaru. Mereka datang untuk memprotes kebijakan Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah. Para pemrotes menuduh Herman telah mencaplok tanah mereka untuk pembangunan kawasan industri tanpa disertai uang ganti rugi.
Aksi yang semula berlangsung damai berubah rusuh saat anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru menghentikan niat mereka mendirikan tenda untuk menginap di kantor tersebut. Bentrokan pun tak terhindarkan. Namun bentrokan petang itu berakhir saat personel Kepolisian Kota Besar Pekanbaru tiba di lokasi. Para demonstran akhirnya pindah ke Kantor DPRD setempat. Hingga malam ini, mereka masih bertahan dengan mendirikan tenda.(Mak/Yusril Ardanis dan Pris Simon)
Aksi yang semula berlangsung damai berubah rusuh saat anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru menghentikan niat mereka mendirikan tenda untuk menginap di kantor tersebut. Bentrokan pun tak terhindarkan. Namun bentrokan petang itu berakhir saat personel Kepolisian Kota Besar Pekanbaru tiba di lokasi. Para demonstran akhirnya pindah ke Kantor DPRD setempat. Hingga malam ini, mereka masih bertahan dengan mendirikan tenda.(Mak/Yusril Ardanis dan Pris Simon)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/444708/original/300805dDemoPekanbaru2.jpg)