Liputan6.com, Jakarta - Bumbu tumis daun singkong pedas bisa menjadi pilihan sederhana untuk menyajikan lauk rumahan yang menggugah selera. Perpaduan cabai, bawang, dan sedikit terasi menghasilkan rasa gurih pedas yang cocok disantap bersama nasi putih hangat.
Daun singkong juga mudah ditemukan di pasar tradisional maupun penjual sayur keliling. Harganya relatif terjangkau dan bisa diolah menjadi berbagai menu, mulai dari gulai hingga tumisan sederhana.
Kalau ingin membuat tumis daun singkong yang rasanya lebih meresap, pemilihan bumbu dan cara memasaknya perlu diperhatikan. Tidak perlu menggunakan banyak bahan, cukup racikan bumbu yang pas agar aroma dan rasa pedasnya semakin terasa.
Advertisement
Bahan-Bahan Tumis Daun Singkong Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164267/original/027753400_1742145275-Daun_Singkong.jpg)
Sebelum mulai memasak, siapkan bahan utama dan bumbu berikut ini. Takaran bisa disesuaikan dengan selera, terutama jika menyukai masakan dengan rasa pedas yang lebih kuat.
Bahan utama
1 ikat daun singkong segar
5 sendok makan minyak goreng
100 ml air
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya
Kaldu bubuk secukupnya, jika suka
Bumbu halus
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
8 buah cabai merah keriting
5 buah cabai rawit merah, atau sesuai selera
2 butir kemiri
1 sendok teh terasi matang, jika suka
Bumbu pelengkap
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
1 batang serai, memarkan, jika suka
Bumbu pelengkap seperti daun salam dan lengkuas dapat menambah aroma sedap pada tumisan. Sementara itu, terasi bisa memberikan rasa gurih yang lebih kuat tanpa perlu menambahkan terlalu banyak penyedap.
Advertisement
Cara Membuat Bumbu Tumis Daun Singkong Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580138/original/086781800_1778124822-1610d4fa-adbc-4304-a9f0-874b1bd25440.jpg)
Setelah semua bahan siap, ikuti langkah-langkah berikut agar tumisan matang merata dan bumbunya meresap hingga ke daun singkong.
1. Rebus daun singkong sampai empuk
Petik daun singkong dari batangnya, lalu cuci hingga bersih di bawah air mengalir. Didihkan air dalam panci, kemudian masukkan daun singkong dan rebus sampai empuk.
Waktu perebusan bergantung pada usia dan jenis daun. Daun yang lebih tua biasanya membutuhkan waktu lebih lama. Setelah empuk, angkat dan tiriskan.
Tunggu sampai cukup dingin, lalu peras perlahan untuk mengurangi airnya. Potong-potong daun singkong agar lebih mudah dimakan dan bumbu bisa tercampur merata.
Catatan: Jangan mengandalkan warna atau tekstur saja untuk menentukan keamanan daun singkong. Daun singkong mentah mengandung senyawa yang dapat melepaskan sianida, sehingga harus diolah dengan benar. Rebus hingga matang dan jangan mengonsumsi air rebusannya.
2. Haluskan semua bumbu
Masukkan bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit, kemiri, dan terasi matang ke dalam blender atau ulekan.
Haluskan sesuai tekstur yang diinginkan. Jika suka tumisan dengan tekstur bumbu yang lebih terasa, kamu bisa mengulek bahan hingga agak kasar.
Jumlah cabai rawit dapat dikurangi untuk rasa pedas ringan atau ditambah jika ingin sensasi pedas yang lebih kuat.
3. Tumis bumbu sampai harum
Panaskan minyak goreng di wajan. Masukkan bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan serai jika digunakan.
Tumis dengan api sedang sambil diaduk sampai bumbu matang, harum, dan tidak berbau langu. Tahap ini penting karena bumbu yang belum matang dapat membuat rasa tumisan kurang sedap.
Jika bumbu mulai terlalu kering sebelum matang, kecilkan api dan aduk lebih sering agar tidak gosong.
4. Masukkan daun singkong
Masukkan daun singkong yang sudah direbus dan dipotong-potong ke dalam wajan. Aduk hingga seluruh bagian daun terbalut bumbu.
Tambahkan sedikit air, lalu bumbui dengan garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera. Aduk kembali sampai bumbu tercampur rata.
Masak selama beberapa menit dengan api sedang hingga air menyusut dan bumbu meresap. Hindari memasak terlalu lama setelah daun singkong empuk agar teksturnya tidak terlalu lembek.
5. Koreksi rasa sebelum disajikan
Cicipi tumisan dan sesuaikan rasa asin, gurih, serta pedasnya. Jika ingin aroma yang lebih kuat, kamu bisa menambahkan sedikit terasi matang saat menumis bumbu sejak awal.
Setelah rasanya pas dan tumisan matang, matikan api. Tumis daun singkong pedas siap disajikan bersama nasi putih hangat, ikan goreng, tempe, atau tahu.
Tips agar Tumis Daun Singkong Pedas Lebih Gurih dan Tidak Alot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303122/original/092026800_1784619842-a129bc90-8554-4b72-99e3-d9795867f1cf.jpg)
Ada beberapa hal sederhana yang bisa membuat hasil tumisan terasa lebih nikmat, meskipun menggunakan bahan yang mudah ditemukan.
Pilih daun singkong yang masih segar
Pilih daun singkong yang berwarna hijau, tidak layu berlebihan, dan tidak menunjukkan tanda kerusakan. Daun yang relatif muda biasanya memiliki tekstur lebih lembut setelah dimasak.
Pastikan bumbu ditumis sampai matang
Jangan terburu-buru memasukkan daun singkong ketika bumbu masih mentah. Tumis bumbu hingga harum dan matang agar rasa bawang, cabai, serta terasi menyatu dengan baik.
Sesuaikan jumlah cabai dengan selera
Untuk rasa pedas yang seimbang, gunakan cabai merah keriting sebagai dasar dan tambahkan cabai rawit sesuai selera. Cara ini membantu menghasilkan warna tumisan yang menarik sekaligus rasa pedas yang lebih mudah diatur.
Gunakan santan jika ingin lebih creamy
Jika menyukai tumisan yang lebih gurih, tambahkan sekitar 50–100 ml santan encer setelah daun singkong tercampur dengan bumbu. Masak menggunakan api kecil sambil diaduk agar santan tidak mudah pecah.
Namun, jika ingin rasa pedas yang lebih menonjol dan tekstur tumisan tidak terlalu basah, air biasa sudah cukup.
Jangan melewatkan proses perebusan
Daun singkong perlu dimasak dengan benar sebelum ditumis. Selain membantu melunakkan serat daun, perebusan yang tepat merupakan bagian penting dari pengolahan daun singkong agar aman dikonsumsi. Jangan menggunakan air rebusannya untuk campuran tumisan.
Cara Menyimpan Tumis Daun Singkong agar Tidak Cepat Basi
Tumis daun singkong sebaiknya dikonsumsi selagi segar. Jika masih tersisa, dinginkan secukupnya sebelum memasukkannya ke dalam wadah bersih yang tertutup rapat.
Simpan dalam lemari es dan jangan membiarkan masakan berada pada suhu ruang terlalu lama. Sebagai panduan keamanan pangan, makanan matang sebaiknya segera didinginkan, idealnya dalam waktu dua jam setelah dimasak, atau satu jam jika suhu lingkungan melebihi 32 derajat Celsius.
Saat ingin menyantapnya kembali, ambil sesuai porsi yang dibutuhkan dan panaskan hingga benar-benar panas merata. Hindari memanaskan seluruh masakan berulang kali jika tidak diperlukan.
Pertanyaan Seputar Tumis Daun Singkong Pedas
1. Apa saja bumbu tumis daun singkong pedas yang sederhana?
Bumbu dasarnya terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, garam, dan sedikit gula. Untuk rasa yang lebih gurih, kamu bisa menambahkan terasi matang, kemiri, daun salam, dan lengkuas.
2. Bagaimana cara membuat tumis daun singkong agar tidak alot?
Pilih daun yang relatif muda, kemudian rebus hingga empuk sebelum ditumis. Setelah itu, peras airnya dan potong daun singkong agar lebih mudah dimakan. Pastikan daun benar-benar matang sebelum disajikan.
3. Apakah tumis daun singkong pedas bisa dibuat tanpa terasi?
Bisa. Kamu dapat menghilangkan terasi dan tetap menggunakan bawang merah, bawang putih, serta cabai sebagai bumbu utama. Jika ingin menambah rasa gurih, gunakan sedikit kemiri atau ikan teri sesuai selera.
Dengan racikan sederhana dan langkah memasak yang tepat, bumbu tumis daun singkong pedas bisa menghasilkan lauk rumahan yang gurih, harum, dan cocok dipadukan dengan berbagai menu sehari-hari.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375031/original/031946100_1792121538-Gemini_Generated_Image_7hgta57hgta57hgt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364628/original/001852200_1791012339-d914aaf7-3c54-4fc2-bfa6-8d4768a33081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319357/original/050673100_1786244174-Gemini_Generated_Image_3w416d3w416d3w41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560461/original/003962700_1776669413-Daun_singkong_rebus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7743338/original/045202300_1780550571-f05f3280-6a4f-4c2b-a4b4-11ca80b1f55f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164267/original/027753400_1742145275-Daun_Singkong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561175/original/069942200_1776743338-unnamed_-_2026-04-21T104036.324.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4697795/original/041878300_1703492912-meghan-lamle-POlekT2D3ew-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)