Liputan6.com, Jakarta - Resep pis kopyor roti tawar merupakan salah satu jajanan tradisional khas Jawa yang bisa dibuat dengan bahan sederhana. Perpaduan roti tawar, pisang, kelapa muda, dan kuah santan menghasilkan tekstur lembut dengan rasa manis serta gurih yang khas.
Di beberapa daerah, pis kopyor dikenal sebagai hidangan yang dibungkus daun pisang kemudian dikukus hingga matang. Penggunaan roti tawar membuat hidangan ini lebih mengenyangkan sekaligus memberikan tekstur yang berbeda karena roti menyerap kuah santan selama proses pengukusan.
Resep pis kopyor roti tawar juga cocok dibuat sebagai camilan sore atau menu untuk keluarga. Bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar maupun toko bahan makanan, sedangkan proses pembuatannya tidak membutuhkan teknik memasak yang rumit.
Advertisement
Bahan Pis Kopyor Roti Tawar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368718/original/087627400_1791445594-812f5572-a931-4771-9213-4bccdcfeb8ad.jpg)
Sebelum mulai membuat pis kopyor, siapkan seluruh bahan agar proses membungkus dan mengukus bisa dilakukan dengan lebih cepat. Untuk sekitar 6 bungkus, berikut bahan yang diperlukan:
- 6 lembar roti tawar tanpa kulit
- 2 buah pisang matang, potong-potong
- 100 gram kelapa muda, keruk memanjang
- 500 ml santan
- 100 gram gula pasir
- 1 lembar daun pandan, simpulkan
- 1/4 sendok teh garam
- 1 butir telur
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus
- Lidi atau tusuk gigi secukupnya
Pisang matang sebaiknya dipilih yang teksturnya masih cukup padat agar tidak mudah hancur ketika dicampurkan dengan bahan lain. Pisang kepok atau pisang raja bisa digunakan sesuai selera. Sementara itu, kelapa muda memberikan tekstur kenyal dan aroma khas pada pis kopyor.
Advertisement
Cara Membuat Kuah Santan Pis Kopyor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508731/original/006728100_1626143429-white-yogurt-wooden-bowl-white_51524-2443.jpg)
Kuah santan menjadi salah satu bagian penting dalam resep pis kopyor karena memberikan rasa gurih sekaligus membuat roti tawar menjadi lebih lembut. Masak santan dengan api kecil agar teksturnya tetap baik.
- Tuang santan ke dalam panci, kemudian masukkan gula pasir, garam, dan daun pandan.
- Masak dengan api kecil sambil terus diaduk perlahan.
- Panaskan hingga gula larut dan santan mulai beruap, tetapi jangan sampai mendidih kuat.
- Matikan api dan biarkan santan sedikit hangat.
- Kocok satu butir telur, kemudian campurkan sedikit santan hangat sambil terus diaduk.
- Tuangkan campuran telur ke dalam sisa santan dan aduk hingga tercampur rata.
Penggunaan telur dapat membuat kuah lebih menyatu dengan bahan ketika dikukus. Namun, telur perlu dicampurkan secara bertahap dengan santan hangat agar tidak langsung menggumpal.
Langkah Membungkus Pis Kopyor dengan Roti Tawar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368719/original/092097400_1791445594-72c108e1-82a9-4b2e-bb29-172afa32d5d1.jpg)
Setelah kuah santan siap, tahap berikutnya adalah menyusun bahan di atas daun pisang. Pastikan daun pisang sudah dibersihkan dan dilayukan sebentar di atas api agar lebih lentur ketika digunakan untuk membungkus.
- Layukan daun pisang, kemudian potong menjadi lembaran yang cukup lebar untuk membungkus satu porsi.
- Letakkan satu lembar roti tawar di bagian tengah daun pisang.
- Tambahkan potongan pisang dan kelapa muda di atas roti.
- Siram dengan beberapa sendok kuah santan hingga roti menjadi cukup basah.
- Lipat daun pisang dan sematkan menggunakan lidi atau tusuk gigi.
- Ulangi proses tersebut sampai seluruh bahan habis.
Jangan menuangkan terlalu banyak santan pada tahap ini karena cairan dapat keluar dari bungkus saat dikukus. Roti tawar akan menyerap sebagian kuah sehingga teksturnya menjadi lembut setelah matang.
Advertisement
Cara Mengukus Pis Kopyor hingga Matang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368720/original/095685000_1791445594-7dd542d7-1177-4569-abfa-f1e406dfed94.jpg)
Proses pengukusan perlu dilakukan dengan uap yang cukup agar roti, pisang, kelapa, dan kuah santan menyatu. Gunakan kukusan yang sudah dipanaskan terlebih dahulu sebelum pis kopyor dimasukkan.
- Panaskan kukusan hingga airnya mendidih dan menghasilkan banyak uap.
- Susun bungkusan pis kopyor di dalam kukusan dengan posisi tidak terlalu rapat.
- Kukus selama sekitar 25–30 menit dengan api sedang.
- Periksa kematangan setelah waktu tersebut. Daun pisang akan mengeluarkan aroma harum dan bagian roti terasa lembut.
- Angkat pis kopyor dan biarkan selama beberapa menit sebelum disajikan.
Pis kopyor bisa dinikmati dalam kondisi hangat maupun setelah dingin. Saat masih hangat, aroma daun pisang dan santannya lebih terasa, sedangkan teksturnya akan semakin set setelah didiamkan.
Tips Membuat Pis Kopyor Roti Tawar Lebih Lembut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368721/original/099621300_1791445594-5bd49ce8-021a-44e7-b754-70da9f787d21.jpg)
Ada beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan agar pis kopyor tidak terlalu kering atau justru terlalu berair. Terutama karena roti tawar memiliki kemampuan menyerap cairan yang cukup tinggi.
- Gunakan roti tawar yang masih lembut. Roti yang terlalu kering dapat membuat hasil akhir lebih padat dan mudah hancur.
- Jangan terlalu banyak mengisi pisang. Potongan pisang yang berlebihan dapat membuat bungkusan sulit ditutup.
- Tuangkan santan secukupnya. Roti membutuhkan cairan agar lembut, tetapi terlalu banyak santan dapat membuat isi bungkusan bocor.
- Gunakan api sedang. Api yang terlalu besar dapat membuat air kukusan cepat habis dan menghasilkan uap yang tidak stabil.
- Pastikan kukusan sudah panas. Memasukkan bungkusan ketika air belum menghasilkan uap cukup dapat membuat waktu memasak menjadi lebih lama.
Advertisement
Variasi Isian Pis Kopyor Roti Tawar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368722/original/003383500_1791445595-fea96ef3-c3ac-4f87-9978-4c2359205b9b.jpg)
Resep dasar pis kopyor dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah. Selain pisang dan kelapa muda, beberapa bahan dapat ditambahkan untuk memberikan rasa dan tekstur berbeda.
- Nangka: tambahkan potongan kecil nangka untuk aroma yang lebih harum.
- Singkong kukus: potongan singkong yang sudah matang dapat memberikan tekstur lebih padat.
- Keju: sedikit parutan keju bisa ditambahkan jika ingin perpaduan rasa gurih dan manis.
- Gula merah: sebagian gula pasir dapat diganti gula merah untuk mendapatkan rasa manis yang lebih karamel.
Untuk versi yang tetap mendekati rasa tradisional, gunakan pisang, kelapa muda, santan, gula, dan daun pandan sebagai bahan utama. Tambahan lainnya cukup digunakan dalam jumlah sedikit agar tidak menghilangkan karakter khas pis kopyor.
Pertanyaan Seputar Resep Pis Kopyor Roti Tawar
Apakah pis kopyor bisa dibuat tanpa daun pisang?
Bisa. Jika tidak memiliki daun pisang, adonan dapat ditempatkan dalam wadah tahan panas lalu dikukus. Namun, penggunaan daun pisang memberikan aroma khas yang menjadi salah satu karakter hidangan tradisional ini.
Roti tawar yang digunakan harus tanpa kulit?
Sebaiknya gunakan roti tawar tanpa kulit agar teksturnya lebih lembut dan mudah menyerap kuah santan. Jika hanya tersedia roti tawar dengan kulit, bagian pinggirnya bisa dipotong terlebih dahulu.
Apakah pis kopyor harus menggunakan kelapa muda?
Kelapa muda memberikan tekstur dan rasa khas pada pis kopyor. Jika sulit mendapatkannya, bahan tersebut dapat dilewati, tetapi hasil akhirnya akan memiliki tekstur yang lebih sederhana.
Berapa lama pis kopyor bisa disimpan?
Pis kopyor sebaiknya segera disantap setelah dibuat. Jika masih tersisa, simpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin dan konsumsi dalam waktu sekitar 1–2 hari. Panaskan kembali dengan kukusan sebelum disajikan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368500/original/084408500_1791437213-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-08T122327.942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367891/original/050720300_1791366349-Your_paragraph_text__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3102139/original/023566000_1586872671-buayo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360581/original/027882600_1758710334-prabowo_anies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368717/original/082634300_1791445594-pis_kopyor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368589/original/008576700_1791441259-6a77dc05-3e89-4245-b036-47d124960d9d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412240/original/095460200_1683006210-krakenimages-376KN_ISplE-unsplash-min.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368495/original/099666300_1791437187-8f332213-e794-4972-94f8-e156123368b3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368386/original/097969600_1791431697-Spicy_Chili-Glazed_Tempeh_Stir-Fry.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/783282/original/099591900_1419052103-bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166826/original/048239300_1742286649-063_2187235478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317156/original/062291400_1786004254-larutan_cuka.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4411423/original/063101400_1682935502-maddi-bazzocco-Hz4FAtKSLKo-unsplash-min.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368108/original/047339200_1791378968-1.jpeg)