Liputan6.com, Jakarta - Ase tahu cabai hijau merupakan salah satu masakan rumahan khas Jawa Barat yang sederhana tetapi kaya rasa. Hidangan ini memadukan tahu dengan cabai hijau utuh dalam kuah berbumbu gurih, manis, dan sedikit pedas. Cabai biasanya tidak diiris, sehingga bentuknya tetap utuh dan memberikan sensasi pedas yang khas ketika disantap.
Masakan ini cocok menjadi lauk sehari-hari karena bahan-bahannya mudah ditemukan dan cara membuatnya tidak rumit. Tahu yang digoreng terlebih dahulu akan lebih kokoh dan tidak mudah hancur ketika dimasak bersama bumbu. Penggunaan cabai hijau utuh juga membuat ase tahu terlihat lebih menggugah selera.
Untuk mendapatkan rasa yang lebih khas, bumbu ase dibuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, dan rempah sederhana, lalu dimasak bersama kecap manis dan sedikit gula. Hasil akhirnya adalah tahu yang meresap bumbu dengan kuah yang tidak terlalu banyak, sehingga nikmat disantap bersama nasi hangat. Berikut Liptan6.com ulas, Senin (5/10/2026).
Advertisement
Bahan-bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365298/original/007256300_1791170492-Gemini_Generated_Image_dkc757dkc757dkc7.jpg)
8 buah tahu putih, potong menjadi dua
10-15 buah cabai hijau kecil atau cabai rawit hijau, biarkan utuh
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 butir kemiri
2 cm lengkuas, memarkan
1 lembar daun salam
3 sdm kecap manis
1/2 sdt gula merah
1/2 sdt garam
1/4 sdt kaldu bubuk
300 ml air
Minyak secukupnya untuk menggoreng dan menumis
Advertisement
Cara Membuat Ase Tahu Cabai Hijau
1. Goreng tahu hingga bagian luarnya berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.
2. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan kemiri.
3. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum dan matang.
4. Masukkan cabai hijau utuh. Tumis sebentar sambil diaduk perlahan agar cabai tetap utuh.
5. Tuangkan air, kemudian tambahkan kecap manis, gula merah, garam, dan kaldu bubuk.
6. Masukkan tahu goreng dan masak dengan api sedang hingga bumbu meresap serta kuah sedikit menyusut.
7. Koreksi rasa. Setelah kuah menjadi gurih, manis, dan pedas, matikan api.
8. Ase tahu cabai hijau siap disajikan hangat bersama nasi putih.
Tips Membuat Ase Tahu Lebih Nikmat
Gunakan cabai hijau yang masih segar dan tidak terlalu besar agar teksturnya tetap enak ketika dimasak. Cabai sebaiknya cukup ditumis sebentar dan tidak perlu diulek supaya ciri khas cabai utuh tetap terlihat.
Tahu juga bisa digoreng setengah kering atau hingga cukup kecokelatan. Tahu yang lebih kokoh akan lebih mudah menyerap kuah ase tanpa hancur selama proses memasak.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Resep Ase Tahu Cabai Hijau
1. Apakah cabai hijau pada ase tahu harus dibiarkan utuh?
Ya, cabai hijau umumnya dibiarkan utuh untuk memberikan tampilan khas sekaligus sensasi pedas yang lebih terasa saat cabai tergigit.
2. Bisa menggunakan tahu kuning untuk membuat ase tahu?
Bisa. Tahu kuning maupun tahu putih sama-sama cocok, tetapi sebaiknya digoreng terlebih dahulu agar tidak mudah hancur.
3. Bagaimana agar ase tahu tidak terlalu pedas?
Kurangi jumlah cabai rawit hijau dan gunakan lebih banyak cabai hijau besar yang tingkat pedasnya lebih ringan.
4. Apakah ase tahu harus dibuat dengan kuah banyak?
Tidak. Ase biasanya memiliki kuah yang relatif sedikit dan bumbunya meresap pada tahu, sehingga hasil akhirnya lebih cocok sebagai lauk pendamping nasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539200/original/068068000_1774593463-sapi_kambing_-_klaim_bantuan_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365296/original/064675400_1791170200-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-05T101528.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365297/original/093942800_1791170491-Gemini_Generated_Image_l0kuwkl0kuwkl0ku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341839/original/005831100_1788687095-554f9486-a75a-48d8-ad68-25ef9daab664.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331429/original/028749300_1787543468-Material_Marmer_atau_Keramik_Bertekstur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356321/original/073740100_1790159447-01M36STQ08M5PYMJKTYZAK4DYD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355785/original/022596700_1790142055-01M34NJSC82V3RQK4MM7PMSA28.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474880/original/076218100_1768539866-ulat_di_kebun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493940/original/096490700_1770272514-Membersihkan_Got.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315076/original/040729300_1785826533-3b030088-5842-4dd0-8a23-147b3dca5029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370102/original/016132800_1759489345-gla1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365236/original/047608900_1791163591-Gemini_Generated_Image_chc3kechc3kechc3.jpg)