Cara Cuci Usus Sapi Supaya Amisnya Hilang Total, Simak Tips Pengolahannya Agar Hasilnya Empuk

Ketahui cara cuci usus sapi supaya amisnya hilang sepenuhnya dan teksturnya empuk, dijamin hasil masakan lebih lezat dan higienis.

Diterbitkan 26 Mei 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Usus sapi menjadi salah satu bahan masakan favorit banyak orang karena teksturnya kenyal dan cocok diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti sate, gulai, hingga tumisan pedas. Namun sebelum dimasak penting untuk mengetahui cara cuci usus sapi supaya amisnya hilang agar hasil olahan terasa lebih nikmat dan tidak meninggalkan bau menyengat. Proses pembersihan yang tepat juga membantu menjaga kualitas rasa sekaligus membuat usus lebih higienis saat dikonsumsi.

Banyak orang menganggap membersihkan usus sapi cukup merepotkan karena harus dilakukan secara teliti, mulai dari membuang kotoran hingga menghilangkan lendir yang menempel. Padahal, ada beberapa bahan dapur sederhana seperti garam, jeruk nipis, dan cuka yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau amis secara efektif. Jika dilakukan dengan benar, usus sapi akan terasa lebih segar dan siap diolah menjadi berbagai menu favorit keluarga.

Selain teknik pencucian, proses perebusan juga memengaruhi hasil akhir usus sapi agar lebih empuk dan tidak alot saat dimakan. Waktu memasak yang pas serta penggunaan rempah-rempah tertentu dapat membantu menghasilkan tekstur usus yang lembut dengan aroma lebih sedap. Dengan langkah pengolahan tepat, olahan usus sapi rumahan bisa terasa lebih lezat dan menggugah selera. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (26/05/2026).

Langkah-Langkah Komprehensif Cara Cuci Usus Sapi Supaya Amisnya Hilang

Pembersihan usus sapi yang tepat sangat penting karena beberapa alasan. Usus sapi sebagai bagian dari sistem pencernaan hewan secara alami mengandung sisa kotoran, lendir, dan lemak berlebih. Elemen-elemen ini menjadi sumber utama bau amis dan rasa pahit jika tidak dibersihkan dengan benar. Jika proses pembersihan tidak dilakukan secara maksimal, kotoran yang menempel dapat mengurangi cita rasa masakan dan membuat tekstur usus menjadi alot. Selain itu, pembersihan yang higienis juga memastikan usus sapi aman untuk dikonsumsi dan bebas dari bakteri penyebab penyakit. Berikut langkahnya yang bisa dilakukan:

  • Membuang Isi dan Lemak Berlebih

Langkah pertama adalah membuang sisa kotoran yang masih menempel di bagian dalam usus. Usus sapi perlu dipotong memanjang untuk memudahkan proses pembersihan. Gunakan air mengalir sambil menekan perlahan permukaan usus agar kotoran keluar sempurna. Setelah itu, pisahkan lemak berlebih yang menempel pada usus, karena bagian ini sering menjadi sumber bau amis jika tidak dibersihkan dengan benar.

  • Membalik Bagian Dalam Usus

Agar proses pencucian lebih maksimal, balik bagian dalam usus ke arah luar. Teknik ini membantu membersihkan lendir dan sisa kotoran yang masih menempel, sehingga usus sapi tidak bau saat diolah nanti. Gunakan sumpit atau batang kecil untuk membantu membalik usus agar lebih mudah dan praktis. Setelah bagian dalam terlihat, bilas menggunakan air mengalir sambil digosok secara perlahan hingga semua lendir dan sisa kotoran luruh.

  • Pencucian dengan Garam dan Jeruk Nipis/Cuka

Lumuri seluruh permukaan usus yang sudah dibalik menggunakan garam. Remas perlahan selama beberapa menit agar lendir dan aroma tidak sedap terangkat. Garam membantu mengangkat lendir yang menempel. Setelah itu, tambahkan perasan jeruk nipis atau lemon untuk membantu menghilangkan bau amis usus sapi secara lebih maksimal. Anda juga bisa menggunakan cuka karena memiliki sifat asam yang sama. Diamkan sekitar 10 hingga 15 menit agar kandungan asam dari jeruk nipis bekerja menetralisir aroma amis, lalu bilas berulang kali dengan air bersih sampai air cucian tidak lagi terlihat keruh atau berbusa.

  • Penggunaan Tepung Tapioka atau Beras (Opsional)

Beberapa sumber menyarankan penggunaan tepung tapioka atau daun pisang sebagai bahan gosok untuk menghilangkan lendir dan bau.

  • Perebusan Awal (Blanching)

Setelah usus dipastikan bersih secara fisik, rebus usus sapi dalam air mendidih selama 5 hingga 10 menit. Buang air rebusan pertama ini karena biasanya mengandung sisa lemak dan bau yang sangat pekat. Perebusan awal ini berfungsi sebagai proses penyucian tambahan sebelum usus siap diolah lebih lanjut.

  • Perebusan dengan Rempah

Rebus kembali usus dengan air bersih yang baru, tambahkan rempah-rempah seperti daun salam, jahe yang dimemarkan, serai, dan lengkuas. Rempah-rempah ini akan membantu membuat usus empuk sekaligus mengurangi aroma menyengat. Masukkan usus saat air masih dingin atau baru mulai hangat agar sari kotoran yang tersisa bisa keluar secara perlahan.

Buang busa putih atau kotoran yang mengapung di permukaan air saat proses perebusan berlangsung. Waktu yang dibutuhkan untuk merebus usus biasanya berkisar antara 30 hingga 60 menit, tergantung pada jenis dan ketebalan usus. Untuk hasil yang lebih cepat, bisa menggunakan panci presto.

Trik Mengolah Usus Sapi Agar Empuk dan Bebas Bau

Mengolah usus sapi agar empuk dan bebas bau memerlukan beberapa trik khusus. Kunci utama untuk menghindari bau amis adalah memastikan usus benar-benar bersih dari kotoran, lendir, dan lemak sejak awal proses pembersihan. Salah satu trik efektif adalah metode perebusan bertahap. Rebus usus sapi sebanyak dua hingga tiga kali, dengan setiap kali mengganti air rebusan.

Air rebusan pertama dibuang untuk menghilangkan sisa bau dan lemak yang kuat.Selain itu, teknik 5-30-7 juga bisa diterapkan untuk membuat usus lebih empuk. Rebus air hingga mendidih, masukkan usus sapi selama 5-10 menit, matikan kompor dan biarkan selama 30 menit, lalu nyalakan kembali kompor dan rebus selama 7 menit. Selalu tambahkan rempah-rempah aromatik seperti jahe, daun salam, serai, dan lengkuas pada rebusan kedua untuk membantu menetralisir bau dan memberikan aroma harum.

Sebaiknya masukkan jeroan ke dalam air dingin, lalu nyalakan api hingga mendidih, bukan langsung ke air mendidih agar tidak merusak tekstur dan rasa. Menggosok bagian dalam usus dengan sikat atau pisau setelah dibalik juga dapat membantu menghilangkan kotoran yang menempel kuat.

Resep Olahan Usus Sapi: Usus Sapi Bumbu Kuning

Usus sapi bumbu kuning adalah salah satu olahan yang lezat dan populer. Berikut resep lengkapnya untuk Anda coba di rumah.

Bahan-bahan:

  • 400-500 gram usus sapi yang sudah direbus dan dipotong sesuai selera
  • 3 sdm minyak goreng
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk
  • 450 ml air
  • 1 sdt garam (sesuai selera)
  • 1 buah tomat, iris (opsional)

Bumbu Halus:

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 cm kunyit
  • 3 butir kemiri
  • 1 sendok teh ketumbar
  • Cabe merah keriting dan cabe rawit (sesuai selera pedas)
  • Gula dan penyedap rasa (secukupnya)

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum.
  2. Masukkan serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk, aduk rata.
  3. Tambahkan usus sapi yang sudah direbus dan dipotong, aduk hingga tercampur rata dengan bumbu.
  4. Tuangkan air dan tambahkan garam, aduk kembali.
  5. Tutup wajan, kecilkan api, dan masak hingga bumbu meresap serta air menyusut.
  6. Jika menggunakan tomat, masukkan irisan tomat, aduk sebentar.
  7. Angkat dan sajikan usus sapi bumbu kuning selagi hangat.

Pertanyaan Umum Seputar Cara Cuci Usus Sapi Supaya Amisnya Hilang

  1. Bagaimana cara cuci usus sapi supaya amisnya hilang? Usus sapi bisa dicuci menggunakan garam, jeruk nipis, atau cuka sambil diremas hingga lendir dan bau amis berkurang.
  2. Apakah usus sapi harus dibalik saat dicuci? Ya, membalik usus sapi membantu membersihkan bagian dalam dari sisa kotoran dan lemak.
  3. Bahan apa yang efektif menghilangkan bau amis usus sapi? Garam, air jeruk nipis, cuka, dan jahe sering digunakan untuk membantu mengurangi bau amis.
  4. Berapa kali usus sapi perlu dicuci? Usus sapi sebaiknya dicuci beberapa kali sampai air bilasan terlihat bersih dan tidak berbau menyengat.
  5. Apakah usus sapi perlu direbus sebelum dimasak? Ya, perebusan membantu menghilangkan bau amis sekaligus membuat teksturnya lebih empuk.
  6. Kenapa usus sapi masih amis setelah dicuci? Biasanya karena lendir dan lemak belum dibersihkan secara menyeluruh.
  7. Apakah usus sapi bisa langsung dimasak setelah dicuci? Bisa, tetapi hasilnya akan lebih baik jika direbus terlebih dahulu bersama rempah-rempah.