Resep Roti Tawar Kukus Tanpa Telur, Lembut dan Praktis Tanpa Oven

Ingin menikmati roti tawar empuk dan lembut tanpa repot? Coba resep roti tawar kukus tanpa telur ini, solusi praktis bagi Anda yang mencari camilan sehat.

Diterbitkan 19 Mei 2026, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Membuat roti tawar kukus di rumah kini menjadi pilihan menarik bagi banyak orang, terutama yang mencari alternatif praktis tanpa oven. Resep roti tawar kukus tanpa telur menawarkan kemudahan luar biasa dalam proses pembuatannya, menjadikannya solusi ideal bagi individu dengan alergi telur atau yang ingin mengurangi konsumsi telur dalam diet mereka. 

Proses pembuatan roti tawar kukus ini juga dikenal lebih hemat energi karena hanya membutuhkan alat kukusan, berbeda dengan penggunaan oven yang seringkali memakan daya lebih besar. Hasilnya adalah roti dengan tekstur yang sangat empuk dan lembut, menjadikannya favorit banyak orang sebagai sarapan atau camilan. 

Selain kepraktisannya, roti tawar kukus tanpa telur juga sangat fleksibel untuk dikreasikan dengan berbagai tambahan rasa atau isian sesuai selera. Berikut resep roti tawar kukus tanpa telur, dilansir Liputan6.com pada Selasa (19/5/2026).

Bahan-Bahan Utama untuk Roti Tawar Kukus Tanpa Telur

Untuk menciptakan roti tawar kukus yang empuk dan lembut, pemilihan bahan berkualitas adalah kunci. Berikut daftar bahan dasar yang mudah ditemukan dan akan memengaruhi hasil akhir roti Anda.

  • 300 gram tepung terigu protein tinggi
  • 30-60 gram gula pasir
  • 1-1,5 sendok teh ragi instan
  • 110-190 ml susu cair hangat atau air hangat
  • 30-60 gram margarin atau minyak goreng
  • 1/4-1/2 sendok teh garam
  • 1-2 sendok makan susu bubuk (opsional)
  • 1/2 sendok teh emulsifier atau SP (opsional)

Langkah Membuat Roti Tawar Kukus Tanpa Telur

Proses pembuatan roti tawar kukus ini melibatkan beberapa tahapan penting yang harus diperhatikan. Setiap langkah perlu dilakukan dengan cermat untuk memastikan tekstur yang empuk dan mengembang sempurna.

  1. Campurkan semua bahan kering seperti tepung terigu, gula pasir, ragi instan, dan susu bubuk (jika digunakan) dalam satu wadah besar, lalu aduk hingga rata.
  2. Tambahkan susu cair hangat atau air hangat secara bertahap sambil diuleni hingga adonan mencapai setengah kalis, kemudian masukkan margarin atau minyak goreng, garam, dan emulsifier/SP (jika digunakan), lalu lanjutkan menguleni hingga adonan kalis elastis dan tidak lengket di tangan.
  3. Bulatkan adonan yang sudah kalis, letakkan dalam wadah yang telah diolesi minyak tipis, tutup dengan kain lembab, dan diamkan selama 50 menit hingga 2 jam atau sampai adonan mengembang dua kali lipat dari ukuran semula.
  4. Setelah mengembang, kempiskan adonan untuk menghilangkan gas di dalamnya, uleni sebentar, lalu gilas dan bentuk sesuai ukuran loyang roti tawar yang sudah diolesi margarin atau dialasi kertas roti.
  5. Tutup loyang berisi adonan dan biarkan adonan mengembang kembali hingga mencapai sekitar 3/4 tinggi loyang, ini adalah tahap proofing kedua.
  6. Panaskan kukusan dengan api sedang cenderung besar, lapisi tutupnya dengan kain bersih untuk mencegah uap air menetes ke adonan, lalu kukus roti selama sekitar 30 menit.
  7. Setelah matang, angkat roti dari kukusan, biarkan sedikit hangat, lalu keluarkan dari loyang dan potong-potong sesuai selera untuk disajikan.

Tips agar Hasil Roti Tawar Kukus Maksimal dan Anti Gagal

Untuk mendapatkan roti tawar kukus yang empuk, lembut, dan tidak bantat, ada beberapa tips penting yang dapat Anda terapkan. Perhatian terhadap detail dalam setiap tahapan akan sangat membantu mencapai hasil terbaik.

  • Pastikan ragi yang Anda gunakan masih aktif dengan mengujinya terlebih dahulu dalam air hangat dan sedikit gula; ragi yang aktif akan berbuih dan mengembang.
  • Uleni adonan hingga benar-benar kalis elastis agar gluten terbentuk sempurna, yang merupakan kunci untuk menghasilkan roti yang lembut dan tidak mudah sobek.
  • Hindari membuka tutup kukusan terlalu sering selama proses pengukusan untuk menjaga suhu tetap stabil dan mencegah roti menjadi bantat atau kempes.
  • Gunakan api sedang cenderung besar saat mengukus dan pastikan air kukusan tidak terlalu sedikit agar uap panas stabil dan merata.
  • Biarkan roti dingin sepenuhnya sebelum dipotong untuk menjaga tekstur dan mencegah roti menjadi padat atau hancur saat diiris.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Roti Tawar Kukus Tanpa Telur

Mengapa roti tawar kukus bisa bantat?

Roti tawar kukus dapat bantat karena beberapa faktor, seperti ragi yang tidak aktif, takaran bahan yang kurang tepat, waktu menguleni yang tidak cukup, suhu ruangan yang terlalu dingin, atau adonan terkena tetesan air saat dikukus.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengukus roti tawar?

Umumnya, roti tawar kukus membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk matang sempurna, dengan api sedang cenderung besar.

Apakah roti tawar kukus tanpa telur tetap empuk?

Ya, roti tawar kukus tanpa telur dapat tetap empuk dan lembut dengan mengikuti resep serta teknik yang tepat, seperti pengulenan yang kalis elastis dan proses pengukusan yang stabil.

Bisakah roti tawar kukus dibuat tanpa mixer?

Ya, banyak resep roti tawar kukus tanpa telur yang dapat dibuat tanpa menggunakan mixer, cukup dengan menguleni adonan secara manual hingga kalis.

Bagaimana cara menyimpan roti tawar kukus agar tetap lembut?

Untuk menjaga roti tawar kukus tetap lembut, simpan dalam wadah kedap udara atau bungkus rapat dengan plastik setelah roti dingin sepenuhnya.