Liputan6.com, Jakarta - Kencur yang bernama latin Kaempferia galanga merupakan salah satu jenis tanaman rempah yang banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Selain digunakan sebagai bumbu dapur, kencur juga sering dijadikan bahan jamu tradisional karena mengandung unsur minyak atsiri dan alkaloid yang berfungsi sebagai stimulan bagi tubuh.
Salah satu olahan jamu yang populer adalah jamu beras kencur yang dikenal dapat membantu menyegarkan tubuh. Melansir GDM Organik, Kamis, 5 Maret 2026, selain digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan jamu, kencur juga sering dimanfaatkan sebagai penambah nafsu makan pada anak-anak. Kencur ini juga dapat dikonsumsi secara langsung karena khasiatnya akan lebih terasa.Â
Kencur termasuk dalam tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang cukup mudah ditanam dan dirawat, termasuk bila ditanam di dalam pot di rumah. Tanaman ini tidak membutuhkan lahan luas karena dapat ditanam di dalam pot dan diletakkan di teras rumah.
Advertisement
Selain itu, tanaman kencur juga dapat dipindahkan dengan mudah menyesuaikan kondisi musim, baik saat musim hujan maupun musim kemarau. Dalam menanam kencur di pot tentu saja terdapat hal tertentu yang perlu diperhatikan. Media tanah yang cocok digunakan untuk menanam kencur merupakan tanah yang harus memiliki karakteristik seperti lempung atau tanah liat yang cenderung berpasir.
Berikut beberapa tips dan cara menanam kencur di dalam pot secara mudah.
Memilih Bibit dan Proses Penyemaian Kencur
![[Bintang] Beras Kencur](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/NhMaKHiGx7bXslmQr2QBYBXvAfc=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1557023/original/075685700_1491366252-jamu_2.jpg)
Untuk mendapatkan tanaman kencur yang berkualitas, langkah pertama adalah memilih bibit yang baik. Gunakan rimpang kencur yang telah berusia sekitar 10 bulan dan memiliki calon tunas, idealnya terdapat dua calon tunas pada setiap rimpang.
Setelah memilih bibit, rimpang kencur dapat diletakkan di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung selama beberapa hari hingga siap ditanam. Proses penyemaian dilakukan dengan menyiapkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Tambahkan sekam padi yang telah bersih untuk membantu menjaga struktur tanah.
Media tanam tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah semai seperti polybag kecil atau tray semai yang memiliki lubang drainase. Setelah itu, rimpang kencur ditanam dengan jarak yang cukup, lalu ditutup secara perlahan menggunakan jerami dan tanah. Pastikan media tanam tetap lembap dengan penyiraman secukupnya.
Â
Advertisement
Menyiapkan Media Tanam Kencur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569570/original/026279300_1777446195-Kebun_Kencur.jpg)
Waktu terbaik untuk menanam kencur adalah pada awal musim hujan, karena air hujan dapat membantu proses pertumbuhan tunas. Tanaman kencur dapat ditanam di lahan terbuka yang mendapatkan sinar matahari cukup atau di dalam pot.
Setelah ditanam di pot, rimpang kencur biasanya mulai tumbuh dalam waktu 1–2 minggu. Pada tahap awal pertumbuhan, tanaman membutuhkan tingkat kelembapan yang cukup tinggi.
Sambil menunggu bibit tumbuh, siapkan media tanam yang terdiri dari tanah liat, pasir, bokashi, dan pot berukuran 30–40 cm. Media tanam yang tepat akan membantu pertumbuhan tanaman kencur menjadi lebih optimal.
Persiapan media tanam yang tepat sangat memengaruhi pertumbuhan tanaman kencur. Beberapa komposisi yang dapat digunakan antara lain, kombinasi pasir, tanah, dan bokashi dengan perbandingan 1/2 bagian pasir, 1 bagian tanah, dan 2 bagian bokashi. Aduk semua bahan hingga tercampur merata.
Media tanam juga dapat dibuat dari campuran tanah dan pasir dengan perbandingan 4:1. Setelah media tanam siap, masukkan ke dalam pot dan letakkan di tempat yang teduh selama 1--2 minggu agar kondisi tanah stabil sebelum digunakan untuk menanam.
Perawatan dan Pemupukan Kencur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7658453/original/009354400_1780451526-ilustrasi_kencur_by_gemini_AI.jpg)
Setelah bibit kencur yang disemai mulai bertunas, bibit siap dipindahkan ke dalam pot. Pindahkan bibit secara hati-hati bersama akarnya. Buat lubang tanam dengan kedalaman sekitar 5–7 cm. Dalam satu pot, tanam sekitar 3–4 bibit kencur. Pastikan tunas menghadap ke arah atas atau ke arah datangnya sinar matahari.
Atur jarak tanam sekitar 10–15 cm dalam satu pot. Tutup bibit dengan tanah secara perlahan dan siram secukupnya agar tanah tetap lembap.
Setelah masa tanam, tanaman kencur membutuhkan perawatan yang baik agar dapat tumbuh optimal. Beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan antara lain, membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman setiap minggu ke-2 hingga minggu ke-4 setelah penanaman.
Penyiraman dilakukan secara rutin pada pagi dan sore hari saat tidak hujan. Jika terdapat gulma atau hama di sekitar tanaman, segera bersihkan dengan cara dicabut.
Â
Advertisement
Pemupukan dan Pemanenan Kencur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7658454/original/024189500_1780451526-ilustrasi_kencur.jpg)
Terkait pemupukan, tanaman kencur baru bisa dipupuk setelah memiliki daun yang tumbuh sempurna. Pemupukan dapat dilakukan sekitar empat minggu setelah tanam menggunakan pupuk kompos.
Pemupukan kedua dilakukan ketika tanaman berusia sekitar tiga bulan. Pada tahap ini, penggemburan tanah juga dapat dilakukan bersamaan dengan proses pemupukan untuk menjaga kesuburan media tanam.
Sementara, tanda-tanda yang tepat untuk memanen kencur adalah dengan memperhatikan daun kencur yang telah mengering, menghadap tanah, dan pertumbuhan tanaman mulai berhenti. Hal ini mulai akan terlihat ketika usia dari tanaman kencur berusia sekitar 9–12 bulan.Â
Untuk memanen kencur yang baik adalah dengan menggunakan alat seperti garpu tanah untuk menggemburkan tanah di sekitar tanaman secara perlahan dan hati-hati. Hal ini bertujuan untuk mencegah rimpang patah atau rusak. Setelah rimpang berhasil diangkat, bersihkan sisa tanah yang menempel hingga kencur terlihat bersih. Selanjutnya, kencur dapat disimpan dalam keranjang atau karung untuk proses penyimpanan maupun distribusi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521870/original/057307400_1772702435-IMG-20260305-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484506/original/024457200_1769435277-arsene.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300875/original/054411300_1784416107-000_C2JW4HR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300879/original/072698600_1784417748-000_C2JX6TK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350032/original/059095500_1678233390-AP23066634640543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299990/original/071891600_1784282541-erling-haaland-1782291973237.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288278/original/042384400_1783309585-4._Core_Memory_Tak_Datang_Sendiri__Ini_5_Travel_Essential_yang_Wajib_Masuk_Koper_Sebelum_Liburan._Doc__pexels.com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5123630/original/003013200_1738824527-pexels-vlada-karpovich-7368191.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300259/original/016367600_1784343970-IMG_6566.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300242/original/049964800_1784341818-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_10.54.35_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6736383/original/018158000_1779548741-IMG-20260523-WA0054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4952835/original/011420500_1727255800-WhatsApp_Image_2024-09-25_at_10.20.23__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518867/original/040984900_1772522174-2150282780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3474733/original/046058700_1623030314-brooke-cagle-TxSVqNgnjq4-unsplash_Fotor_Fotor.jpg)