Liputan6.com, Jakarta - Perkedel kentang merupakan salah satu hidangan favorit di Indonesia, dikenal luas sebagai lauk pendamping yang lezat atau camilan gurih yang disukai banyak orang. Hidangan ini memiliki daya tarik tersendiri dengan teksturnya yang lembut di bagian dalam dan renyah di luar, menjadikannya pilihan sempurna untuk berbagai kesempatan makan. Minat terhadap resep perkedel kentang pakai santan menunjukkan adanya keinginan untuk mengeksplorasi variasi rasa yang lebih kaya dan lembut pada hidangan klasik ini.
Asal-usul perkedel sendiri bukanlah dari Indonesia, melainkan merupakan adaptasi dari hidangan Belanda yang dikenal sebagai frikadel. Pada masa kolonial, frikadel awalnya dibuat dengan bahan dasar daging cincang. Namun, masyarakat lokal dengan cerdik memodifikasinya menggunakan kentang sebagai bahan utama, mengingat kentang lebih mudah dijangkau dan lebih ekonomis pada saat itu. Transformasi inilah yang kemudian melahirkan perkedel kentang khas Nusantara, sebuah hidangan yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan kuliner Indonesia.
Meskipun resep perkedel kentang tradisional umumnya tidak menyertakan santan, penambahan santan dapat menghadirkan dimensi rasa baru yang menarik. Santan dikenal mampu memberikan kekayaan rasa gurih dan tekstur yang lebih lembut, menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Berikut resep perkedel kentang pakai santan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (2/3/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan Perkedel Kentang Pakai Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4992102/original/083637400_1730812292-Screenshot_2024-11-05_200451.jpg)
Perkedel kentang pakai santan menghadirkan cita rasa gurih yang lebih kaya dan tekstur yang lembut. Hidangan ini cocok disajikan sebagai lauk pendamping maupun camilan keluarga.
Bahan-Bahan:
- 500 gram kentang, kupas dan potong
- 100 ml santan kental
- 2 butir telur
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 siung bawang merah, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt pala bubuk (opsional)
- 1 sdt garam atau secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Advertisement
Langkah Mudah Membuat Perkedel Kentang Pakai Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4201299/original/075802800_1666579550-perkedel_lisasurya.jpg)
Proses pembuatan perkedel kentang dengan santan memerlukan beberapa tahapan penting agar hasilnya maksimal. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan perkedel yang sempurna dengan tekstur dan rasa yang optimal.
Cara Membuat:
- Goreng kentang hingga matang, lalu haluskan selagi hangat.
- Campurkan kentang halus dengan bawang putih, bawang merah, daun bawang, merica, pala, garam, dan santan, aduk rata.
- Masukkan 1 butir telur, aduk kembali hingga adonan tercampur sempurna.
- Bentuk adonan menjadi bulat pipih sesuai selera.
- Kocok lepas 1 butir telur, celupkan perkedel ke dalam telur.
- Goreng dalam minyak panas hingga kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
- Sajikan perkedel kentang santan selagi hangat.
6 Varian Perkedel Kentang untuk Berbagai Selera
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506275/original/063058900_1771423897-unnamed__10_.jpg)
Perkedel kentang adalah hidangan yang sangat fleksibel dan dapat diadaptasi dengan berbagai bahan tambahan untuk menciptakan variasi rasa yang menarik. Penambahan bahan lain ini tidak hanya memperkaya cita rasa, tetapi juga menambah tekstur dan nilai gizi pada hidangan populer ini.
- Perkedel Kentang Daging: Varian ini melibatkan penambahan daging sapi atau ayam cincang ke dalam adonan kentang. Daging biasanya ditumis terlebih dahulu dengan bumbu hingga matang sebelum dicampurkan dengan kentang halus, memberikan rasa gurih yang mendalam.
- Perkedel Kentang Kornet: Menggunakan kornet sapi sebagai campuran utama, varian ini menawarkan rasa gurih yang khas dan tekstur yang sedikit berbeda. Kornet dapat langsung dicampur ke dalam adonan kentang halus tanpa perlu ditumis terpisah.
- Perkedel Kentang Keju: Penambahan keju parut atau potongan keju kecil ke dalam adonan, atau bahkan sebagai isian di tengah perkedel, akan memberikan sensasi rasa asin dan lumer yang nikmat saat perkedel masih hangat.
- Perkedel Kentang Jagung: Untuk tekstur renyah dan rasa manis alami, jagung pipil dapat ditambahkan ke dalam adonan. Jagung sebaiknya direbus atau dikukus sebentar sebelum dicampur agar matang sempurna.
- Perkedel Kentang Pedas: Bagi pencinta rasa pedas, varian ini sangat cocok. Tambahkan cabai rawit halus atau chili flakes ke dalam adonan untuk sensasi pedas yang menggigit.
- Perkedel Kentang Sayuran: Untuk meningkatkan kandungan gizi dan mempercantik tampilan, sayuran seperti wortel parut atau buncis cincang halus bisa ditambahkan. Sayuran ini sebaiknya direbus atau ditumis sebentar sebelum dicampur ke dalam adonan kentang.
Advertisement
Tips Membuat Perkedel Kentang Anti Hancur dan Gurih Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468328/original/069421600_1767947213-Gemini_Generated_Image_108b68108b68108b.png)
Menciptakan perkedel kentang yang sempurna, padat, tidak mudah hancur, dan memiliki rasa gurih optimal memerlukan beberapa trik khusus. Mengikuti tips berikut akan membantu Anda mencapai hasil terbaik dalam setiap pembuatan perkedel.
- Pilih kentang yang tepat: Gunakan kentang tua atau kentang kuning karena teksturnya lebih pulen dan kandungan airnya rendah, sehingga adonan perkedel lebih padat dan tidak mudah hancur.
- Goreng kentang sebelum dihaluskan: Menggoreng kentang membantu mengurangi kadar air secara signifikan, menghasilkan adonan yang tidak lembek dan lebih stabil saat digoreng.
- Haluskan kentang saat masih hangat: Kentang yang dihaluskan dalam kondisi hangat akan menghasilkan tekstur lebih lembut dan mudah tercampur dengan bumbu.
- Padatkan adonan saat dibentuk: Tekan adonan secukupnya agar bentuk perkedel lebih kokoh dan tidak pecah ketika digoreng.
- Gunakan kuning telur sebagai pengikat: Tambahkan kuning telur ke dalam adonan dan gunakan putih telur sebagai pelapis untuk membantu menjaga perkedel tetap utuh.
- Perhatikan suhu minyak: Goreng dalam minyak yang sudah panas dengan api sedang, serta hindari membolak-balik terlalu sering agar perkedel tidak hancur dan tidak menyerap minyak berlebih.
Pertanyaan Umum Seputar Perkedel Kentang
Mengapa perkedel kentang sering hancur saat digoreng?
Perkedel kentang sering hancur karena beberapa faktor, seperti kandungan air kentang yang terlalu banyak (misalnya jika direbus), adonan kurang padat saat dibentuk, atau teknik menggoreng yang salah (api terlalu kecil atau terlalu sering dibolak-balik).
Apakah kentang harus digoreng atau direbus untuk perkedel?
Disarankan untuk menggoreng kentang daripada merebusnya. Menggoreng kentang mengurangi kadar airnya secara signifikan, menghasilkan adonan yang lebih padat dan tidak mudah lembek, yang merupakan kunci perkedel anti hancur.
Apa fungsi telur pada adonan perkedel?
Kuning telur berfungsi sebagai pengikat adonan, membantu menyatukan semua bahan. Sementara itu, putih telur kocok yang digunakan sebagai pelapis sebelum digoreng membantu mencegah perkedel hancur dan membuat permukaannya menjadi lebih renyah.
Bagaimana cara membuat perkedel tidak menyerap banyak minyak?
Untuk menghindari perkedel menyerap banyak minyak, pastikan adonan sudah padat, gunakan pelapis telur secara merata, dan goreng dengan minyak panas serta api sedang. Hindari menggoreng dengan api yang terlalu kecil karena dapat menyebabkan perkedel menyerap lebih banyak minyak.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390489/original/006123400_1761278823-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__96_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303719/original/037691400_1784689210-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-22T095811.672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5223071/original/022059900_1747476334-Screenshot_2025-05-17_170231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518050/original/014886200_1772455766-WhatsApp_Image_2026-03-02_at_19.46.03.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486354/original/095967800_1769583830-soy-sauce-that-is-placed-wood-with-raw-soybean-seeds-scattered-around.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471236/original/098012300_1768281286-Screenshot_2026-01-13_115754.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516227/original/012963800_1772267603-IMG-20260228-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516759/original/052059500_1772345865-rendang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517630/original/073888700_1772434233-abon_lele_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516591/original/082507500_1772335400-1b373dd3-eda4-4331-bcc7-cdc4305bdf3e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517279/original/092332900_1772422525-063_2250218721.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517462/original/009809800_1772429496-cropped-afe4cfcd-7d75-43ab-b202-0da3d1f99930.jpg)