Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

LanjutkanStop di Sini

4 Cara Membuat Agar-Agar Telur Lembut, Halus, dan Anti Gagal untuk Pemula

Ingin tahu cara membuat agar-agar telur lembut yang lumer di mulut? Simak panduan lengkap resep dan tips anti gagal untuk menciptakan hidangan penutup istimewa

Diterbitkan 19 Februari 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat agar-agar telur lembut sering kali menjadi pertanyaan banyak orang yang ingin menghadirkan dessert istimewa di rumah. Teksturnya yang halus, lembut, dan lumer di mulut memang memberikan sensasi berbeda dibandingkan agar-agar biasa. Perpaduan telur, susu, dan gula menciptakan rasa gurih-manis yang seimbang serta tampilan yang menggoda.

Dessert berbasis telur dan agar-agar ini populer di berbagai negara Asia hingga Eropa, mulai dari puding busa, creme caramel, hingga steamed egg pudding. Rahasianya terletak pada teknik pengocokan, perbandingan bahan, dan kontrol suhu saat memasak atau mengukus.

Dengan memahami teknik yang tepat, siapa pun bisa menghasilkan agar-agar telur dengan tekstur silky, tidak amis, dan tidak berpori. Berikut panduan lengkap beserta variasi resep yang telah dirangkum Liputan6.com, Kamis (19/2/2026).

 

1. Puding Busa Susu Keju

Resep ini menghasilkan teksturnya unik karena memadukan agar-agar dengan putih telur kocok yang menghasilkan lapisan busa lembut.

Bahan Utama Puding:

  • 2 bungkus agar-agar plain
  • 4 putih telur
  • 450 gram gula pasir
  • 900 ml air

Bahan Vla:

  • 5 kuning telur
  • 600 ml santan
  • 1 kaleng susu kental manis
  • 100 gram keju parut
  • 3 sdm maizena
  • vanili dan garam

Cara Membuat Singkat:

  1. Masak semua bahan vla hingga meletup, tuang ke wadah.
  2. Kocok putih telur dan sebagian gula hingga kaku.
  3. Masak agar-agar dengan air dan sisa gula hingga mendidih.
  4. Campurkan 2/3 agar panas ke putih telur, aduk cepat.
  5. Susun lapisan bening, lalu busa di atas vla.
  6. Dinginkan dan beri taburan keju.

Teknik mencampurkan agar panas ke putih telur inilah yang menghasilkan tekstur lembut berpori halus seperti busa.

2. Easy Creme Caramel / Steamed Egg Pudding (The Big Sweet Tooth – Rafeeda)

Menurut Rafeeda dari blog The Big Sweet Tooth, rasio ideal adalah 1 telur untuk 125 ml susu. Rasio ini sangat penting dalam cara membuat agar-agar telur lembut versi custard.

Bahan (Untuk 6 Ramekin Ukuran Kecil)

Bahan Custard:

  • 4 butir telur ukuran besar (suhu ruang)
  • 500 ml susu cair full cream
  • ¼ cup gula pasir (sekitar 50–60 gram)

Bahan Karamel:

  • 2/3 cup gula pasir (sekitar 130 gram)
  • 2 sdm air

Cara Membuat Karamel

  1. Siapkan 6 ramekin atau mangkuk tahan panas. Tidak perlu dioles mentega, tetapi boleh jika ingin lebih mudah dilepas.
  2. Masukkan gula dan air ke dalam panci kecil.
  3. Masak dengan api sedang tanpa diaduk menggunakan sendok (cukup goyangkan panci perlahan).
  4. Biarkan gula meleleh dan berubah warna menjadi cokelat keemasan.
  5. Segera tuang sedikit karamel ke dasar masing-masing ramekin.
  6. Diamkan hingga mengeras.
  7. Catatan: Jangan terlalu lama memasak karamel karena bisa terasa pahit.

Cara Membuat Custard

  1. Pecahkan telur ke dalam mangkuk besar.
  2. Kocok perlahan menggunakan whisk atau garpu hingga tercampur rata (tidak perlu berbusa).
  3. Dalam panci terpisah, panaskan susu dan gula dengan api kecil hingga gula larut. ⚠ Jangan sampai mendidih. Cukup hangat saja.
  4. Tuang susu hangat sedikit demi sedikit ke dalam telur sambil terus diaduk perlahan (ini mencegah telur matang mendadak).
  5. Setelah tercampur rata, saring adonan untuk menghilangkan busa dan serat putih telur.

Proses Pengukusan / Water Bath

  1. Metode yang digunakan adalah teknik bain-marie (water bath) agar panas merata dan tekstur halus.
  2. Tuang adonan custard ke dalam ramekin yang sudah diberi karamel.
  3. Tutup masing-masing ramekin dengan aluminium foil.
  4. Susun ramekin dalam panci besar atau loyang tahan panas.
  5. Tuang air panas ke dalam panci hingga mencapai setengah tinggi ramekin.
  6. Tutup panci dan kukus dengan api kecil–sedang selama 10–15 menit.

Tanda matang: Bagian atas terlihat set namun bagian tengah masih sedikit bergoyang jika digoyang pelan.

Pendinginan dan Penyajian

  1. Angkat dari kukusan dan biarkan hingga suhu ruang.
  2. Simpan di kulkas minimal 2 jam agar benar-benar set.
  3. Untuk menyajikan, jalankan pisau tipis di sisi ramekin.
  4. Balikkan ke piring saji dan ketuk perlahan hingga puding terlepas.
  5. Karamel akan mengalir menutupi bagian atas custard.

 

3. Butter Moss Pudding / Puding Lumut Mentega (WhatToCookToday – Adaptasi Tintin Rayner)

Puding lumut mentega adalah dessert khas Indonesia yang memadukan telur, agar-agar, santan, dan mentega. Disebut “lumut” karena muncul gumpalan hijau yang menyerupai lumut.

Bahan Lapisan Lumut (Lapisan Atas)

  • 7 gram agar-agar bubuk plain
  • 80 gram gula pasir
  • 2 butir telur ukuran besar
  • 125 ml santan
  • 550 ml air
  • 50 ml air pandan (opsional, untuk aroma dan warna alami)
  • 1 sdt vanili
  • ¼ sdt garam

 Bahan Lapisan Mentega (Lapisan Bawah)

  • 7 gram agar-agar bubuk plain
  • 45 gram gula pasir
  • 550 ml air
  • 100 gram susu kental manis
  • 100 gram mentega leleh
  • 3 kuning telur
  • 1 sdt vanili

Cara Membuat Lapisan Lumut

  1. Campurkan agar-agar bubuk dan gula dalam panci.
  2. Tambahkan telur, santan, air, air pandan, vanili, dan garam. Aduk rata lalu saring agar halus.
  3. Masak dengan api sedang-kecil sambil terus diaduk.
  4. Saat mulai mendidih, gumpalan “lumut” akan muncul. Terus masak 2–3 menit agar agar-agar benar-benar larut.
  5. Matikan api dan dinginkan 20–25 menit hingga suhu sekitar 40–42°C (hangat kuku). Ini penting agar lumut tidak tenggelam saat dituangkan.
  6. Tuang ke loyang, biarkan set di suhu ruang (jangan langsung masuk kulkas).

 Cara Membuat Lapisan Mentega

  1. Dalam mangkuk, campur kuning telur, mentega leleh, susu kental manis, dan vanili. Aduk rata.
  2. Di panci lain, campur agar-agar, gula, dan air. Masak hingga mendidih dan larut.
  3. Ambil beberapa sendok larutan agar panas, tuang sedikit demi sedikit ke campuran kuning telur sambil diaduk cepat (teknik tempering).
  4. Setelah suhu telur naik, tuang kembali ke panci agar-agar. Masak lagi 2 menit sambil diaduk.
  5. Diamkan 2 menit agar uap panas berkurang.
  6. Tuang perlahan dengan sendok di atas lapisan lumut (jangan langsung sekaligus agar tidak merusak lapisan).

 Penyelesaian

  1. Diamkan 1 jam di suhu ruang.
  2. Simpan di kulkas minimal 2 jam sebelum dipotong.
  3. Untuk mengeluarkan dari cetakan, lap bagian luar loyang dengan kain hangat lalu balikkan.

Tekstur akhir: padat, berlapis cantik, lembut, dan kaya rasa mentega.

 

4. Steamed Egg Pudding (Huang Kitchen – Angie Liew)

Dessert klasik Hong Kong ini terkenal dengan teksturnya yang sangat halus dan mulus.

Bahan

  • 4 butir telur ukuran sedang
  • 500 ml susu segar
  • 120 gram gula batu (bisa diganti gula pasir)
  • 125 ml air

Cara Membuat

  1. Rebus gula dan air dengan api kecil hingga gula larut. Matikan api.
  2. Tuang susu ke larutan gula hangat. Aduk rata lalu biarkan hingga hangat kuku (jangan panas).
  3. Pecahkan telur ke mangkuk. Kocok perlahan dengan garpu atau whisk manual hingga tercampur rata. Jangan menggunakan mixer agar tidak berbusa.
  4. Tuang campuran susu sedikit demi sedikit ke telur sambil diaduk perlahan.
  5. Saring minimal satu kali untuk menghilangkan busa dan serat putih telur. Ini penting agar permukaan puding mulus.
  6. Isi sekitar ¾ bagian mangkuk.
  7. Tutup dengan aluminium foil atau plastik tahan panas agar uap air tidak menetes ke permukaan.
  8. Kukus dalam panci yang sudah beruap dengan api sedang selama 12 menit.Patokan matang: bagian atas terlihat set namun masih sedikit bergoyang di tengah.
  9. Biarkan suhu ruang sebelum disimpan di kulkas 1–2 jam.

 

Tips Anti Gagal Membuat Agar-Agar Telur Lembut

Agar-agar telur yang lembut, halus, dan tidak berpori sebenarnya sangat bergantung pada teknik. Berikut panduan lengkap yang sudah dirangkum agar Anda tidak gagal saat praktik:

1. Gunakan telur suhu ruang

Telur yang tidak dingin lebih mudah tercampur rata dengan susu atau larutan agar sehingga tidak menggumpal dan menghasilkan tekstur lebih halus.

2. Jangan mengocok berlebihan

Kocok telur secukupnya menggunakan whisk atau garpu, hindari mixer. Terlalu banyak busa akan membuat permukaan puding berlubang dan tidak mulus.

3. Selalu saring adonan

Saring minimal satu kali sebelum dimasak atau dikukus untuk menghilangkan gelembung udara dan serat telur yang tidak tercampur sempurna.

4. Pastikan agar-agar benar-benar larut

Masak agar-agar hingga mendidih sambil diaduk agar bubuk larut sempurna. Jika tidak larut, tekstur puding bisa tidak set atau terasa kasar.

5. Kontrol suhu dengan baik

Gunakan api kecil hingga sedang. Jangan mencampurkan telur ke cairan yang terlalu panas karena dapat membuat telur matang sebagian dan berbutir.

6. Jangan mendidihkan susu bersama telur

Susu cukup dihangatkan untuk melarutkan gula, bukan direbus bersama telur agar tekstur tetap lembut seperti custard.

7. Diamkan sebelum masuk kulkas

Biarkan puding mencapai suhu ruang terlebih dahulu sebelum didinginkan agar tekstur stabil dan tidak berair.

8. Hindari freezer

Membekukan agar-agar telur akan merusak struktur gel dan membuat tekstur menjadi kasar serta berair saat mencair kembali.

Dengan mengikuti tips di atas, hasil agar-agar telur akan lebih konsisten, lembut, dan tampak mengilap. Teknik yang tepat adalah kunci utama dalam menghasilkan puding telur yang sempurna setiap kali membuatnya.

 

FAQ Seputar Telur dalam Agar-Agar

1. Mengapa agar-agar telur saya berpori dan tidak halus?

Biasanya karena terlalu banyak busa saat mengocok atau tidak disaring sebelum dimasak/kukus.

2. Kenapa teksturnya keras?

Rasio telur dan cairan kurang tepat atau terlalu lama dikukus.

3. Apakah bisa mengurangi bau amis telur?

Bisa. Tambahkan vanili, pandan, kayu manis, atau kulit lemon.

4. Bolehkah menggunakan mixer?

Tidak disarankan. Gunakan whisk atau garpu agar tidak terlalu berbusa.

5. Mengapa lapisan puding terpisah?

Karena lapisan pertama sudah terlalu set sebelum lapisan kedua dituangkan.