Resep Kue Engkak Ketan Khas Palembang: Warisan Kuliner Legit yang Menggugah Selera

Kue Engkak Ketan, hidangan tradisional Palembang yang kaya rasa, kini bisa Anda buat sendiri di rumah. Simak detail resep kue engkak ketan khas Palembang ini.

Diterbitkan 09 Januari 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kue Engkak Ketan, sebuah warisan kuliner yang kaya akan sejarah dan cita rasa, merupakan kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan. Resep kue engkak ketan khas Palembang ini telah diwariskan secara turun-temurun, menjadi sajian istimewa dalam berbagai perayaan tradisional. Dengan tekstur yang khas dan cita rasa yang memukau, kue ini berhasil mencuri perhatian para pecinta kuliner nusantara.

Keunikan dari resep kue engkak ketan khas Palembang terletak pada proses pembuatannya yang memerlukan teknik panggang berlapis, mirip seperti kue lapis legit. Penggunaan tepung ketan sebagai bahan utama memberikan karakteristik tekstur yang padat namun lembut, dengan aroma santan kental yang menggugah selera. Setiap gigitan memberikan sensasi kenyal yang khas dan rasa manis gurih yang sempurna.

Berikut ini telah Liputan6 rangkum secara detail resep kue engkak ketan khas Palembang beserta tips dan trik untuk menghasilkan kue yang sempurna, pada Jumat (9/1). Mulai dari sejarah, bahan-bahan yang diperlukan, hingga teknik pemanggangan yang tepat akan dijelaskan secara komprehensif. Mari kita pelajari bersama resep kue engkak ketan khas Palembang yang autentik dan mudah dipraktikkan di rumah.

Resep Kue Engkak Ketan Khas Palembang Autentik

Bahan-Bahan Esensial

  • 500 gram tepung ketan putih berkualitas tinggi
  • 15 butir telur ayam ukuran sedang
  • 450 gram gula pasir halus
  • 1 liter santan kental segar
  • 100 gram margarin, cairkan
  • 1/2 sendok teh garam halus
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk
  • Pewarna makanan (opsional)

Panduan Langkah Demi Langkah

Persiapan Adonan:

  1. Dalam mangkuk besar, kocok telur dan gula menggunakan whisk hingga gula larut sempurna dan adonan sedikit berbusa. Tidak perlu dikocok hingga mengembang, cukup pastikan gula larut merata.
  2. Tuangkan santan kental dan garam ke dalam campuran telur-gula, aduk perlahan hingga tercampur rata. Pastikan tidak ada bagian yang menggumpal.
  3. Masukkan tepung ketan secara bertahah sambil terus diaduk menggunakan spatula. Tambahkan vanili bubuk dan pewarna (jika digunakan). Aduk hingga adonan benar-benar halus tanpa gumpalan.
  4. Saring seluruh adonan menggunakan saringan halus untuk memastikan tekstur yang mulus dan bebas gumpalan tepung.
  5. Tuangkan margarin cair ke dalam adonan, aduk perlahan hingga tercampur merata.

Teknik Pemanggangan Berlapis:

  1. Panaskan oven pada suhu 170°C. Siapkan loyang berukuran 20x20 cm, olesi dengan margarin dan lapisi kertas roti.
  2. Tuang adonan setebal 1-1.5 cm (sekitar 100-150 ml atau 2 centong sayur) ke dalam loyang. Panggang dengan elemen pemanas bawah (atau api atas bawah untuk lapisan pertama) selama 10-20 menit hingga permukaan matang dan mengeras.
  3. Setelah lapisan pertama matang, ubah pengaturan oven ke elemen atas (grill). Tuang lapisan adonan berikutnya dengan ketebalan yang sama. Panggang dengan elemen atas hingga permukaan berwarna kecokelatan cantik (5-10 menit). Tekan-tekan adonan dengan penekan kue lapis agar rata dan padat.
  4. Ulangi langkah 3 hingga adonan habis, pastikan setiap lapisan matang sempurna sebelum menambah lapisan baru.
  5. Setelah lapisan terakhir, panggang kue dengan elemen atas dan bawah pada suhu 150°C selama 15-20 menit untuk memastikan kematangan menyeluruh.
  6. Dinginkan kue sepenuhnya dalam loyang sebelum dikeluarkan dan dipotong-potong.

Sejarah Engkak Ketan: Warisan Kuliner Palembang

Engkak Ketan adalah salah satu kue tradisional tertua yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Kue ini telah menjadi bagian dari tradisi kuliner Palembang sejak lama dan sering disajikan dalam berbagai acara penting, seperti perayaan hari raya, pernikahan, dan upacara adat. Pada masanya, Engkak Ketan bahkan dianggap sebagai hidangan mewah yang tidak semua orang bisa menikmatinya.

Nama "Engkak" dalam bahasa Palembang merujuk pada proses pembuatannya yang dilakukan secara berlapis-lapis. Proses pembuatan kue ini yang membutuhkan waktu lama dan teknik pemanggangan berlapis-lapis juga mencerminkan nilai kesabaran dan ketelitian yang dijunjung tinggi dalam budaya setempat.

Engkak Ketan seringkali disamakan dengan kue lapis legit karena bentuknya yang berlapis-lapis. Namun, perbedaan mendasar terletak pada bahan dasarnya; Engkak Ketan menggunakan tepung ketan sebagai bahan utama, yang menghasilkan tekstur kenyal namun lembut. Sementara itu, kue lapis legit umumnya terbuat dari tepung terigu. Selain di Palembang, kue ini juga populer di Lampung.

Karakteristik Unik Kue Engkak Ketan

Engkak Ketan memiliki tekstur yang sangat khas, yaitu lembut dan kenyal, dengan rasa yang manis dan gurih. Kombinasi santan kental dan telur menghasilkan kelembaban yang tahan lama, sementara proses pemanggangan berlapis memberikan aroma karamelisasi yang menggugah selera. Santan juga berperan penting dalam memberikan kelembutan pada tekstur kue dan mencegahnya menjadi lengket saat disantap.

Secara visual, kue ini menampilkan gradasi warna kuning kecokelatan yang memikat, hasil dari teknik pemanggangan berlapis. Meskipun beberapa variasi mungkin menggunakan pewarna pandan untuk menghasilkan warna hijau muda yang cantik, varian klasik umumnya mempertahankan warna alami dari bahan-bahannya.

Tips dan Trik Membuat Engkak Ketan Sempurna

Kualitas Bahan Baku

Penggunaan tepung ketan dengan kualitas terbaik sangat dianjurkan untuk mendapatkan hasil optimal. Santan sebaiknya dibuat segar dari kelapa parut untuk memperoleh kekentalan dan aroma yang maksimal. Telur juga harus dalam kondisi segar untuk menghasilkan tekstur kue yang lembut.

Teknik Pemanggangan yang Tepat

Kunci keberhasilan dalam membuat Engkak Ketan terletak pada kesabaran selama proses pemanggangan berlapis. Penting untuk tidak terburu-buru menambah lapisan berikutnya sebelum lapisan sebelumnya benar-benar matang. Pengaturan suhu oven yang tepat akan sangat membantu dalam menghasilkan warna dan tekstur yang sempurna.

Penyimpanan yang Efektif

Engkak Ketan dapat bertahan hingga 3-4 hari pada suhu ruang jika disimpan dalam wadah kedap udara. Untuk penyimpanan yang lebih lama, kue ini bisa disimpan di kulkas dan dihangatkan sebentar sebelum disajikan. Kue ini memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingkan kue lapis legit.

 

Q&A Seputar Engkak Ketan

Q: Mengapa adonan Engkak Ketan perlu disaring?

A: Penyaringan adonan bertujuan untuk menghilangkan gumpalan tepung ketan yang sulit larut, memastikan tekstur akhir yang halus dan merata.

Q: Bisakah menggunakan santan kemasan sebagai pengganti santan segar?

A: Bisa, namun hasilnya akan sedikit berbeda dari segi aroma dan kekentalan. Jika menggunakan santan kemasan, pilih yang memiliki kadar lemak tinggi.

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat Engkak Ketan?

A: Secara keseluruhan membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam, tergantung jumlah lapisan dan ukuran loyang yang digunakan.