Liputan6.com, Jakarta - Perdana Menteri India, Narendra Modi, meresmikan Bandara Internasional Navi Mumbai (NMI) sebagai bandara kedua di kota itu pada Rabu, 8 Oktober 2025. Bandara berbentuk teratai itu digadang-gadang akan bisa membantu mengatasi keterlambatan penerbangan yang kerap dialami Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (CSMI) yang lebih dulu beroperasi di Mumbai.
"Pada 2014, kami hanya memiliki 74 bandara. Sekarang, kami memiliki lebih dari 160 bandara. Dengan bandara baru ini, para petani Maharashtra akan dapat terhubung dengan supermarket di Eropa dan Timur Tengah. Dan hasil panen para nelayan dapat dengan cepat mencapai pasar global," kata PM India saat peresmian.
Melansir CNN, Rabu, 15 Oktober 2025, Bandara Navi Mumbai dibangun hampir 20 tahun melewati berbagai proses, termasuk meratakan bukit, mengalihkan sungai, dan menjembatani anak sungai. Pada tahap pertama, terminal yang sudah dibangun ditargetkan bisa menangani 20 juta penumpang per tahun.
Advertisement
Kemampuan itu diyakini secara signifikan mengurangi beban Bandara Chhatrapati Shivaji Maharaj yang saat ini melayani lebih dari 54 juta penumpang per tahun. Sejumlah bandara terbaik Asia menjadi tolok ukur pengembangan bandara tersebut, khususnya Bandara Changi Singapura yang berulang kali dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia.
"NMI dirancang untuk melampauinya dalam kapasitas maksimal, sekaligus menyamai tulang punggung digitalnya," kata Jeet Adani, Direktur Bandara Adani Group, penyandang dana utama NMI.
Rencana Operasional Bandara Kedua di Mumbai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382263/original/076767500_1760549067-000_783V7RX.jpg)
Mengutip Times of India, Terminal 1 Bandara NMI akan mulai beroperasi pada Desember 2025. Menurut pejabat bandara, para pelancong dapat menikmati antrean yang lebih pendek, check-in yang lebih cepat dengan biometrik, dan koneksi yang lebih lancar seiring maskapai mulai memperluas rute mereka.Â
Sejumlah maskapai sudah mulai memindahkan operasionalnya ke bandara tersebut. Air India Group mengatakan bahwa maskapai berbiaya rendahnya, Air India Express, akan mulai menawarkan 20 keberangkatan harian dari bandara baru tersebut, yang mencakup tujuan internasional.
IndiGo, maskapai penerbangan terbesar di India, akan memindahkan puluhan penerbangan harian ke bandara tersebut setelah operasi dimulai, dan menambahkan rute internasional pada November 2025. Maskapai penerbangan murah lokal, Akasa Air, juga akan pindah, dengan lebih dari 100 penerbangan mingguan secara bertahap.Â
Operasi kargo akan sama pentingnya. Bandara ini akan memulai debutnya dengan kapasitas tahunan 800.000 ton, vital bagi peran Mumbai sebagai pusat farmasi dan e-commerce. Terminal penerbangan umum akan menampung hingga 75 jet bisnis, fasilitas terbesar di India.
Advertisement
Biaya Pembangunan Bandara Navi Mumbai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3268752/original/050381700_1602768831-Chhatrapati_Shivaji_Maharaj_Airport_Mumbai.jpg)
NMI menjadi proyek terbesar India yang memakan biaya sebesar Rs 19.650 crore, setara Rp 1,965 triliun. Proyek bandara yang menghabiskan waktu selama datu dekade ini kemudian dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta.
Zaha Hadid Architects bertanggung jawab merancang terminal berbentuk teratai. Inspirasinya dari motif India kuno yang melambangkan kemurnian dan ketahanan. Kanopi kelopak emas menghiasi atapnya, sementara interiornya memadukan kisi-kisi jaali dengan kaca dan cahaya modern untuk menciptakan pengalaman penumpang yang lebih lembut dan tenang.
Keberlanjutan tercermin di seluruh desainnya — mulai dari pendinginan alami hingga energi terbarukan dan daur ulang air. Di dalamnya, bandara yang memiliki bangunan seluas 1.160 hektare itu menjanjikan lounge modern, tempat makan, dan layanan berbasis teknologi yang bertujuan untuk mengurangi kerumitan dalam perjalanan.
NMI juga dikabarkan akan memiliki fasilitas pesawat terbang terbesar di India yang mencakup fasilitas perawatan, perbaikan, dan pemeliharaan mesin rutin. Fasilitas itu bertujuan menjadikan bandara sebagai pusat kargo yang signifikan. Pada 2032, bandara ini diperkirakan akan memiliki empat terminal berkapasitas 90 juta penumpang per tahun — menempatkan Mumbai setara dengan pusat-pusat multi-bandara global seperti London, New York, dan Dubai.
Tantangan Aksesibilitas dari dan ke Bandara Navi Mumbai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377667/original/042122100_1760143654-skyler-smith-9xdho4stJQ8-unsplash.jpg)
"Bandara ini luar biasa. Lokasinya sangat strategis," kata Mark D. Martin, seorang analis penerbangan yang berbasis di India. "Namun, wilayah ini belum dikembangkan. Kelangsungan dan keberlanjutan bandara di India sepenuhnya bergantung pada aksesnya ke masyarakat."
Konektivitas ke Bandara Internasional Navi Mumbai (NMI) sama ambisiusnya dengan terminalnya sendiri — tetapi di lapangan, gambarannya lebih rumit. Mumbai Trans Harbour Link, jembatan laut terbesar di India, secara teknis telah memangkas waktu tempuh menjadi 20 menit dari Mumbai Selatan. Namun, lalu lintas pada jam sibuk di jalan penghubung dapat memperpanjang perjalanan tersebut hingga beberapa jam.
Perluasan metro dan rute bus ekspres masih dalam tahap pengerjaan. Layanan antar-jemput akan bergantung pada koordinasi yang cermat dengan jadwal kereta api dan bus — yang tidak selalu tersedia dalam jaringan transportasi Mumbai yang rumit. Tanpa koneksi metro langsung dari distrik komersial utama saat peluncuran, sebagian besar penumpang kemungkinan akan beralih ke mobil dan taksi, yang menambah beban jalan yang sudah macet.
Menurut Devandra Fadnavis, Kepala Menteri negara bagian Maharashtra, layanan taksi air akan beroperasi antara monumen Gerbang India dan NMI. Ia tidak merinci rencana spesifik atau jadwalnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4046909/original/011112400_1654697565-PPKM_2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377666/original/048588100_1760143653-banner-scaled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1414756/original/067005500_1479895058-Mumbai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411690/original/061832400_1479707390-India.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)