Liputan6.com, Jakarta - Minuman matcha kini digemari, terutama di kalangan remaja muda. Selain rasanya yang unik dan segar, matcha juga sering dianggap sebagai minuman kekinian yang estetik dan cocok untuk berbagai suasana. Lebih dari sekadar tren, matcha ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh.
Mengutip Hello Magazine, Jumat, 19 September 2025, matcha adalah sejenis teh hijau yang berasal dari tanaman yang sama dengan teh lainnya, Camellia sinensis. Namun, cara penanaman dan pengolahannya berbeda dengan teh lainnya.
Selama musim tanam, tanaman dinaungi dengan tikar bambu yang meningkatkan kandungan klorofil dan memberi matcha warna hijau cerah. Setelah dipanen, daun termuda dikukus, dikeringkan, lalu dibuang batang dan uratnya, dan daun "tencha" yang tersisa digiling menjadi bubuk halus yang kita kenal sebagai matcha.Â
Advertisement
Dr. Jenna Macciochi, Direktur Sains & Inovasi di Ancient + Brave, menjelaskan, "Matcha unik karena Anda mengonsumsi seluruh bubuk daun teh, alih-alih seduhan." "Artinya, Anda mendapatkan konsentrasi antioksidan yang lebih tinggi, terutama katekin seperti EGCG," imbuhnya.
Senyawa Aktif dalam Matcha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354368/original/091010000_1758247495-matcha-co-pC16vUGYCL4-unsplash.jpg)
Macciochi melanjutkan, matcha juga kaya kandungan L-theanine yang membantu meningkatkan kewaspadaan. "Menjadikannya ideal untuk kinerja mental yang berkelanjutan tanpa lonjakan dan penurunan yang biasanya terjadi pada minuman berkafein lainnya," ia menjelaskan.
Manfaat lain yang ditawarkan matcha antara lain mendukung kesehatan jantung, membantu kesehatan tulang, melindungi hati, meningkatkan kesehatan usus, serta mendukung manajemen berat badan secara lebih seimbang. Matcha juga bisa ditambahkan dengan kolagen dan bahan botani lainnya, seperti kayu manis, kelor, dan surai singa agar manfaatnya lebih beragam.
"Kami menambahkan kayu manis untuk menyeimbangkan gula darah, kelor untuk fitonutrien hijau yang kaya nutrisi dan membersihkan, dan surai singa, jamur nootropik yang secara tradisional digunakan untuk mendukung fungsi kognitif," kata dia.
Advertisement
Matcha Vs Kopi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354369/original/054620700_1758247497-payoon-gerinto-A1FPTdsSFM4-unsplash.jpg)
Matcha sering diminum sebagai alternatif kopi. Dr. Macciochi mengatakan bahwa terdapat "perbedaan penting" dalam cara tubuh memetabolisme setiap minuman, yang "berarti pengalaman yang sangat berbeda untuk energi dan fokus."
Ia menjelaskan, "Kopi memberikan kafein dengan cepat yang memberikan lonjakan kewaspadaan. Bagi sebagian orang, kopi juga dapat memicu rasa gelisah, diikuti oleh penurunan energi, atau perasaan terstimulasi berlebihan. Sebaliknya, matcha mengandung kafein bersama asam amino unik yang disebut L-theanine."
L-theanine bekerja dengan cara yang berbeda. Senyawa ini diserap di usus halus dan dapat melewati sawar darah-otak, memberikan efek menenangkan pada otak.
Mekanismenya membantu meningkatkan produksi GABA, dopamin, dan serotonin, tiga neurotransmitter penting yang berhubungan dengan rasa rileks, suasana hati yang stabil, dan fokus yang lebih baik. Karena itu, meskipun matcha tetap memberi dorongan energi, sensasinya jauh lebih stabil dan tidak menimbulkan "crash" seperti yang kadang dialami setelah minum kopi.
Rekomendasi Konsumsi Matcha Setiap Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354370/original/022354000_1758247499-mj-tangonan-CAUgg2lxRk0-unsplash.jpg)
Dengan kata lain, matcha mampu menjaga fokus sekaligus menghadirkan ketenangan, sehingga lebih cocok untuk aktivitas yang membutuhkan konsentrasi jangka panjang. Meski sama-sama mengandung polifenol, matcha memiliki keunggulan dari kopi dengan kadar katekin, khususnya epigallocatechin gallate (EGCG), yang jauh lebih tinggi.
Polifenol ampuh ini berfungsi sebagai antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif, menetralkan radikal bebas, dan mendukung proses penuaan sehat hingga ke tingkat sel. Tidak heran, banyak orang mulai beralih ke matcha bukan hanya karena rasa atau tren, tetapi juga karena manfaat jangka panjang yang ditawarkannya untuk kesehatan.
Seperti banyak hal lainnya, Anda mungkin mengalami efek samping jika mengonsumsi matcha secara berlebihan. Minum lebih dari dua cangkir matcha sehari dapat menyebabkan mual, sedikit peningkatan tekanan darah, dan masalah pencernaan. Batasi konsumsi satu hingga dua cangkir sehari.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3467804/original/014058400_1622251697-Teh_Artisan_Lokal_Gaet_Pasar_Kekinian.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354367/original/051604800_1758247493-jason-leung-Z-hvocTfR_s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541400/original/075682500_1774861454-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3063791/original/076772100_1582941662-person-riding-on-zip-line-1090551.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497945/original/047199000_1770694895-SnapInsta.to_631503240_18331250002268751_2206264404711371510_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776211/original/077497700_1782868227-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_07.44.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5406952/original/080820200_1762654895-000_834X3N9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556459/original/009704000_1776247205-Depositphotos_466373400_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776172/original/036236300_1782863499-viknes_warren.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776130/original/099023800_1782841199-Benjamin_Asare.jpg)