Liputan6.com, Jakarta - Riviera Travel baru-baru ini merilis Safest Destinations Index yang berisi penilaian kota-kota teraman di Eropa 2025 berdasarkan tingkat kejahatan saat ini dan pertumbuhan kejahatan lima tahun terakhir. Semakin rendah skornya, semakin aman kota tersebut.
"Hasil ini menegaskan bahwa Eropa menawarkan budaya dan keindahan yang luar biasa, sekaligus keamanan yang tinggi. Dari pesona abad pertengahan Dubrovnik hingga langit penuh menara di Praha dan keindahan Zurich, destinasi teraman di Eropa memungkinkan pengunjung menjelajah dengan tenang," ujar Joanne Lynn, kepala Produk Eropa di Riviera Travel, mengutip Euronews, Kamis, 14 Agustus 2025.
1. Dubrovnik, Kroasia
Dubrovnik, Kroasia berada di posisi pertama dengan skor keselamatan 44,1. Kota ini dijuluki “Mutiara Adriatik” karena kota tuanya yang terawat dan arsitektur abad pertengahan yang membuatnya menjadi situs Warisan Dunia UNESCO.
Advertisement
Meskipun terkenal sebagai destinasi pesta, tingkat kejahatan sangat rendah, termasuk kekerasan yang jarang terjadi. Jalanan Old Town terang benderang, sehingga pengunjung bisa menjelajah malam hari dengan aman.
Dubrovnik juga terkenal memiliki komunitas lokal yang kuat dan ramah, sehingga pengunjung merasa terlindungi. Petty crime seperti pencopetan atau jebakan turis mungkin ada, tapi secara umum lingkungan kota ini aman dan nyaman untuk wisatawan.
2. Tallinn, Estonia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314672/original/021343100_1755135575-hongbin-G58T5XKHO14-unsplash.jpg)
Tallinn menempati posisi kedua dengan skor keselamatan 55,8. Old Town Tallinn adalah situs Warisan Dunia UNESCO, terkenal sebagai contoh kota perdagangan abad pertengahan yang terawat. Kota ini termasuk ibu kota paling aman di Eropa Utara. Banyak penduduk fasih bahasa Inggris, memudahkan wisatawan jika membutuhkan bantuan.
Beberapa layanan transportasi, seperti aplikasi Bolt, menawarkan fitur “Women for Women”, memungkinkan penumpang wanita memilih sopir wanita, meningkatkan rasa aman. Sistem publik dan e-government yang efisien juga membuat pengunjung mudah mengakses informasi dan layanan, sehingga keselamatan terjaga.
3. Warsawa, Polandia
Warsawa berada di posisi ketiga dengan skor keselamatan 60,2. Tingkat kejahatan di kota ini meningkat secara moderat dalam lima tahun terakhir, namun tetap terbilang rendah. Rekonstruksi pasca-perang dan distrik modern menarik banyak wisatawan, sementara kehadiran polisi yang banyak dan ruang publik yang terang membuat pengunjung merasa aman, termasuk saat berjalan malam hari.
Pertumbuhan ekonomi dan penurunan pengangguran juga berkontribusi menurunkan tingkat kejahatan, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi wisatawan yang ingin menikmati sejarah dan budaya kota.
Advertisement
4. Praha, Republik Ceko
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314673/original/025426300_1755135576-william-zhang-6En4WYsNYXM-unsplash.jpg)
Praha menempati posisi keempat dengan skor keselamatan 50,9. Kota ini dijuluki “City of a Hundred Spires” karena banyaknya menara yang menghiasi skyline-nya. Meskipun terjadi kenaikan moderat dalam kejahatan lima tahun terakhir, saat ini tingkat kejahatan tetap rendah.
Penegakan hukum aktif menangani pencopetan dan kejahatan lain, serta kota memiliki sistem pengawasan yang baik. Kurangnya ketegangan sosial dan dukungan sistem sosial yang kuat juga mendukung rasa aman.
5. Kraków, Polandia
Kraków berada di posisi kelima dengan skor keselamatan 64,3. Kota ini memiliki tingkat kejahatan rendah dengan kenaikan moderat dalam lima tahun terakhir.
Kehadiran polisi tinggi di area wisata menciptakan rasa aman bagi pengunjung. Kawasan wisata ramai dan terang benderang, sehingga berjalan malam tetap nyaman. Layanan publik dan transportasi umum relatif aman, bahkan saat malam hari. Kraków menekankan keramahan terhadap wisatawan, memastikan pengunjung dapat menikmati kota tua dan atraksi utama tanpa khawatir soal keamanan.
6. Amsterdam, Belanda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314674/original/086509400_1755135577-adrien-olichon-QRtym77B6xk-unsplash.jpg)
Amsterdam menempati posisi keenam dalam daftar ini. Meskipun tingkat kejahatan di kota ini mengalami pertumbuhan yang sedang dalam lima tahun terakhir, secara keseluruhan kota tetap memiliki tingkat kejahatan yang rendah karena warga Amsterdam memiliki kepercayaan tinggi pada kepolisian, sehingga pelaporan kejahatan menjadi lebih mudah dilakukan dan membantu menurunkan angka kejahatan.
Kota ini juga cukup toleran dan liberal terhadap beberapa aktivitas sosial, seperti pekerjaan seks dan penggunaan ganja, yang secara tidak langsung membantu mengurangi potensi konflik. Suasana kota yang santai dan terbuka menciptakan lingkungan yang aman bagi pengunjung, sehingga wisatawan dapat merasa nyaman saat berjalan di kota atau menggunakan transportasi umum.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4144620/original/059012700_1662108777-220901_6_Desa_Wisata_yang_Wajib_Dikunjungi_S.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884944/original/019587800_1757534087-IMG_20250718_162553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314671/original/067973300_1755135573-ivan-ivankovic-M0uDTaOUZmw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)