Sukses

Pangeran Harry Jalin Kontrak dengan Netflix, Pangeran William Kolaborasi dengan YouTube

Liputan6.com, Jakarta - Menyusul Pangeran Harry yang telah menjalin kontrak dengan Netflix, Pangeran William rupanya menjalin kesepakatan dengan Youtube. Kesepakatan itu dijalin untuk mendukung program lingkungan amal Pangeran Wales, Earthshot Prize.

Bermitra dengan Youtube, mereka akan menggelar kampanye, event, dan menggandeng kreator untuk meningkatkan kesadaran tentang krisis iklim global. Kemitraan yang berlangsung dua tahun itu akan menyatukan Earthshot Prize dan platform berbagi video dalam membuat konten yang menginspirasi pengguna untuk beraksi melawan perubahan iklim.

Kemitraan itu juga akan membantu membesarkan saluran Yotube Earthshot Prize. Tipe konten yang akan ditampilkan di situs tersebut di antaranya mini-dokumenter, Q&A, dan YouTube Shorts. Mereka juga akan berkolaborasi dengan beragam influencer.

"Di Earthshot Prize, kami ingin memberi insentif inovasi dan perubahan untuk membantu memperbaiki planet kita dan bermitra dengan YouTube, salah satu platform terbesar di dunia, memungkinkan kami melakukan itu dalam skala yang benar-benar global," kata CEO organisasi itu Hannah Jones dalam sebuah pernyataan, dikutip dari NY Post, Kamis (1/6/2023).

"Kami berharap dapat berkolaborasi dalam konten menarik yang akan menginspirasi optimisme dan tindakan yang mendesak serta membantu audiens lebih memahami tantangan iklim yang kita hadapi," tambahnya.

William meluncurkan inisiatif Earthshot Prize pada 2020 sebagai cara untuk memotivasi orang lain untuk memperbaiki dan meregenerasi planet ini. Pada tahun ini, puncak perayaannya akan berlangsung di Singapura pada Selasa, 7 November 2023.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini

2 dari 4 halaman

Perayaan Earthshot Prize 2022 di Amerika Serikat

Pada tahun lalu, upacara Earthshot Prize digelar di MGM Music Hall, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Baik William maupun Kate Middleton menghadiri acara yang dimeriahkan penampilan sejumlah penyanyi, seperti Billie Eilish, Annie Lennox, Ellie Goulding, dan Chloe x Halle tampil di pesta itu. Itu adalah perjalanan pertama pasangan kerajaan ke Amerika sejak 2014.

Sesuai tema acara, yakni ramah lingkungan, para tamu diminta tidak membeli gaun atau jas baru untuk malam itu. Kate pun mematuhi pedoman mode berkelanjutan, dilansir dari People, Sabtu, 3 Desember 2022. Ibu tiga anak ini tampil menawan dalam gaun off-the-shoulder hijau cerah dari Solace London, yang ia sewa dari HURR, platform persewaan gaun desainer di Inggris.

Kate melengkapi penampilannya dengan kalung zamrud dan berlian milik Putri Diana. Ia juga mengenakan sepasang anting berlian serasi yang dipasang dalam material platinum oleh Asprey. Sementara itu, Pangeran William memilih memakai ulang blazer beludru birunya, yang telah ia kenakan ke acara-acara kerajaan sebelumnya.

Lima pemenang dari lima kategori Earthshot masing-masing menerima 1 juta dolar AS (sekitar Rp15,4 miliar) dalam bentuk hibah untuk mencapai tujuan proyek mereka. Pemenang yang diumumkan pada Jumat malam adalah Kompor Bersih Mukuru dari Kenya; Kheyti dari India; Wanita Pribumi di Great Barrier Reef dari Australia; Notpla dari Britania Raya; dan 44.01 dari Oman.

3 dari 4 halaman

Kontrak Harry-Meghan dengan Netflix

Keputusan mundurnya Pangeran Harry dan Meghan Markle sebagai anggota senior Kerajaan Inggris membuat Netfix tertarik menawarkan kontrak untuk sebuah projek. Hal ini tentunya menguntungkan.

Dikutip dari kanal Citizen Liputan6.com, pasangan Sussex menyusul Barack Obama dan Michelle Obama yang lebih dulu menandatangani kontrak dengan Netflix untuk membuat sebuah proyek TV dan film pada 2018.

Pasangan itu menandatangani kontrak tahun berjangka dengan perusahaan layanan streaming itu pada September 2020. Mereka sepakat memproduksi serial bernaskah, serial dokumenter, dokumenter, feature, dan program anak-anak. Tapi, kesepakatan terkait finansial tidak diungkap ke publik.

Ini menjadi gebrakan selanjutnya dari pasangan Harry dan Meghan setelah mereka menjalani sesi wawancara kontroversial dengan Oprah Winfrey pada bulan lalu. Tayangan itu menjadi omongan di publik, baik yang mendukung maupun yang mengkritik, dan berhasil menarik 17,1 juta penonton di Amerika Serikat.

The Duchess of Sussex juga sempat membuat kesepakatan dengan Disney untuk bekerja sebagai sulih suara dengan imbalan sumbangan amal. Sementara, Harry telah bekerja dengan Oprah Winfrey dalam sebuah film dokumenter tentang kesehatan mental untuk Apple TV.

 

4 dari 4 halaman

Proyek Netflix Pertama

Pangeran Harry dan Meghan Markle akhirnya mengumumkan proyek Netflix pertama mereka setelah menandatangani kontrak pada tahun lalu. Heart of Invictus adalah judul serial dokumenter yang diproduksi oleh Archewell Productions, perusahaan yang didirikan oleh Duke dan Duchess of Sussex itu.

Serial tersebut dikatakan akan mengikuti perjalanan sekelompok kompetitor dari seluruh dunia, semua veteran yang terluka maupun berpenyakit hingga mengubah hidup mereka dalam perjalanan mereka menuju Invictur Games The Hague 2020. Pada Senin, 5 April 2021, Netflix menyebut bahwa serial itu akan mulai tayang pada 2022.

Dilansir dari CNN, Rabu, 7 April 2021, Pangeran Harry mendirikan Invictus Games pada 2014. Ajang kompetisi atletik itu ditujukan bagi para veteran yang terluka. Serial yang terdiri dari beberapa episode itu merupakan proyek kemitraan antara Archewell Productions dan Yayasan Invictus Games.

Orlando von Einsiedel ditunjuk sebagai sutradara dalam serial itu. Ia kembali berduet dengan Joanna Natasegara, seorang produser peraih Oscar pada 2016 atas film pendeknya berjudul The White Helmets.

"Aku tak sabar untuk perjalanan yang menanti di depan maupun lebih bangga atas komunitas Invictus yang terus menerus menginspirasi dalam penyembuhan global, potensi manusia, dan pelayanan yang terus berlanjut," ucap Harry dalam sebuah pernyataan.

Pangeran Harry akan bertindak sebagai produser eksekutif dalam serial tersebut. Ia juga akan tampil di depan kamera. Sementara, Yayasan Invictus Games juga akan bertindak sebagai produser eksekutif dan proyek tersebut, menurut Netflix, akan berkontribusi signifikan dalam mendanai organisasi tersebut.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.