Sukses

Ada Jam Gadang sampai Martabak di Tumbler Terbaru Starbucks, Sambut HUT ke-77 RI

Liputan6.com, Jakarta - Sederet pihak berbondong-bondong ikut merayakan HUT ke-77 RI, dan Starbucks Indonesia jadi salah satu di antaranya. Mereka meluncurkan koleksi merchandise lokal terbaru bertajuk "Beauty of Indonesia" yang terinspirasi dari kekayaan budaya Tanah Air.

Keberadaan koleksi merchandise ini mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Selain, melibatkan dua seniman Indonesia dalam prosesnya, yakni Naela Ali dan Hari Prasetyo.

Menurut Liryawati selaku CMO PT Sari Coffee Indonesia, pemegang lisensi Starbucks di Indonesia, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia selalu menginspirasi orang-orang untuk lebih mencintai negaranya. Itulah yang kemudian jadi dasar alasan kemunculan koleksi merchandise teranyar pihaknya.

"Dengan kolaborasi kreatif ini, kami berharap bisa memperkuat misi kami untuk selalu menginspirasi dan menumbuhkan semangat kemanusiaan di tengah komunitas yang kami layani," terang Liryawati dalam acara jumpa pers di Starbucks Community Store Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, 8 Agustus 2022

Ide Starbucks Indonesia untuk menuangkan kekayaan budaya Nusantara ini disambut baik tangan kreatif Naela. Kerja sama mereka melahirkan koleksi "People of Indonesia" yang menggambarkan keragaman suku bangsa di Tanah Air. Juga, "Flora and Fauna of Indonesia" yang menggambarkan flora dan fauna Indonesia yang unik nan eksotik.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Banyak Pilihan

Sementara itu,karya seni  Hari Prasetyo, atau yang biasa disebut Hari Prast, dapat ditemukan pada desain "Landmark of Indonesia" yang mewakili landmark terkenal dan ikonis di Indonesia. Selain, ada juga "Culture of Indonesia" yang menampilkan beragam makanan dan budaya Indonesia.

Hari mengatakan, ada banyak landmark ikonis maupun kuliner khas Indonesia. Ia membuat daftar bangunan maupun budaya, serta kuliner yang diyakini dikenal luas di masyarakat dan kemudian diseleksi bersama dengan pihak Starbucks untuk memilih item apa saja yang akan ditampilkan di tumbler dan mug.

"Ada banyak pilihan gambar yang bisa ditampilkan karena kita kan punya banyak bangunan ikonis di hampir tiap daerah. Apalagi di bidang kuliner, tiap daerah punya kuliner khas. Jadi saya berusaha ambil yang sekiranya sangat populer dan masih dikenal luas sampai sekarang, seperti nasi tumpeng dan martabak," terang Hari.

"Saya excited bisa terlibat di proyek ini. Saya memang selalu semangat untuk membuat karya yang berhubungan dengan budaya Indonesia, karena lewat gambar landmark dan budaya ikonis seperti ini, bisa lebih memperkenalkan budaya kita ke anak-anak muda sekarang. Hal ini bagi saya penting supaya mereka tetap mengenal budaya atau ciri khas dari negaranya sendiri, bukan negara orang lain," sambungnya.

Selain itu, pemerintah menganggap merchandise ini dapat menciptakan inovasi dan kreativitas budaya di kalangan generasi muda. "Kami berterima kasih atas usaha, antusiasme Starbucks dalam memperkenalkan dan mempopulerkan budaya Indonesia melalui koleksi merchandise-nya. Ini konsisten dengan tujuan kami untuk mendorong inovasi dan kreativitas budaya para kaum muda," ucap Fitra Arda, Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek.

Ia menyambung, "Kami berharap agar semakin banyak pelaku usaha yang terinspirasi untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia secara berkelanjutan di masa yang akan datang."

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Empat Desain

Koleksi merchandise unik ini terdiri dari empat desain tumbler dan dua desain mug. Semua koleksi tumbler tersedia mulai 8 Agustus 2022, sedangkan mug akan tersedia mulai 12 Agustus di semua gerai Starbucks di Indonesia, selama persediaan masih ada.

Berikut empat desain kebudayaan Indonesia yang tertuang dalam tumbler dan mug rantai kedai kopi tersebut.

1. People of Indonesia

Koleksi ini menceritakan tentang keragaman suku bangsa di Indonesia, dari Sumatra hingga Papua. Anda dapat menemukan desain dalam tumbler stainless steel dan mug keramik eksklusif. Merchandise ini didesain oleh Naela Ali.

2. Flora and Fauna of Indonesia

Koleksi ini mewakili keunikan flora dan fauna Indonesia, seperti orangutan, bunga raksasa Rafflesia Arnoldi, dan harimau Sumatera. Anda bisa menemukan desain ini di tumbler stainless steel. Merchandise ini didesain Naela Ali.

3. Landmark of Indonesia

Koleksi ini mewakili landmark yang terkenal dan ikonis di Indonesia, mulai dari Monas, Jam Gadang Bukittinggi, hingga Jembatan Merah Ampera di Palembang. Anda dapat menemukan desain dalam tumbler stainless steel dan mug keramik eksklusif. Merchandise ini didesain Hari Prasetyo.

4. Culture of Indonesia

Koleksi ini menggambarkan kombinasi makanan dan elemen budaya di Indonesia, mulai dari batik, angklung, nasi tumpeng, kuda lumping, sampai sate ayam. Anda dapat menemukan desain di tumbler stainless steel. Merchandise ini didesain Hari Prasetyo.

 

4 dari 4 halaman

Coffee Experience Center

Starbucks Indonesia memang terus berinovasi dengan melakukan sejumlah terobosan. Salah satunya dengan membuka Coffee Experience Center yang merayakan kekayaan warisan kopi Indonesia dan menunjukkan bagaimana proses penyangraian dapat meningkatkan kualitas, keunikan, serta beragam profil rasa kopi Indonesia.

Berlokasi di dalam kompleks Starbucks Dewata, Coffee Experience Center (CEC) yang dibuka pada awal 2022 ini merupakan tambahan fasilitas terbaru dalam serangkaian pengalaman interaktif yang merayakan perjalanan seed-to-cup, menyatukan sumber kopi, penyangraian, penyeduhan, dan penyajian untuk dijelajahi pelanggan di satu tempat.

Gedung berlantai satu ini menyambut para pelanggan dari hari Senin hingga Minggu pukul 08.00 sampai 22.00 Wita dengan kapasitas hingga 30 kursi. Desainnya terinspirasi kekayaan warna tembaga dan keranjang Besek tradisional Bali, dibuat dari bahan yang sama dengan Dewata Coffee Sanctuary, termasuk bata terakota dan lantai teraso.

Para pelanggan yang mengunjungi CEC dapat melihat bagaimana kopi disangrai, berinteraksi dengan partner (sebutan untuk karyawan) yang mengoperasikan alat penyanggraian, dan menjelajahi kopi melalui aktivitas interaktif yang diselenggarakan di tempat. Pembukaan ini juga menandai 20 tahun kehadiran ritel Starbucks di Indonesia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS