Sukses

Tasya Kamila Rajin Bacakan Buku Sejak Anaknya Berusia 2 Bulan

Liputan6.com, Jakarta - Sejak kecil, Tasya Kamila sudah suka membaca buku. Kedua orangtuanya sudah menanamkan budaya membaca sejak dini. Setelah menjadi orangtua, dia pun menanamkan hal yang sama pada buah hatinya. Ia terbiasa membacakan dengan nyaring bukan membaca dalam hati saja.

"Sekarang aku terbiasa mengajak anakku. Arrasya melakukan aktivitas membaca nyaring sejak dia berusia dua bulan," kata Tasya saat jumpa pers di Taman Kajoe, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Juli 2022.

Dari pernikahannya dengan Randi Bachtiar, Tasya Kamila memilki satu orang putra, Arrasya Wardhana Bachtiar. Kini, usia Arrasya sudah tiga tahun dan tumbuh menjadi anak yang begitu cerdas.

Tasya mengakui, memiliki anak balita memang bukan perkara yang mudah baginya. Tingkah polah sang putra dianggapnya sebagai sebuah tantangan yang luar biasa. Karena itu, ia sebagai ibu harus selalu belajar dan bersemangat supaya tumbuh kembang anaknya berjalan optimal sesuai karakter dan keunikannya.

"Tiap anak punya keunikannya masing-masing, kita sebagai orangtua harus bisa memberikan kesempatan kepada anak supaya mereka bisa mengeksplor potensi mereka, talent mereka, dan kita memberikan kesempatan kepada dia untuk bisa mengekspresikan diri," tutur Tasya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kegiatan yang Sederhana

Cara meningkatkan perkembangan otak anak yang Tasya lakukan salah satunya adalah dengan rutin mengajak sang buah hati membaca buku. "Selain membaca buku, masih banyak lagi faktor-faktor yang bisa membuat anak itu tumbuh dan berkembang dengan baik dan pasti dari nutrisi juga ada pengaruhnya," tambahnya.

Selain itu, Tasya juga selalu memberikan stimulasi yang sesuai dengan usia anak. Tasya menilai stimulasi yang diberikan kepada anak tidak harus dengan mengeluarkan banyak biaya.

"Dari kegiatan sehari-hari saja, tidak perlu dari kegiatan yang fancy. Dari barang sederhana seperti baca buku bareng, itu kan sederhana banget. Tapi kalau kita lakukan sepenuh hati, Insyaallah anak kita bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik," ujar wanita berusia 30 tahun ini.

Tasya mengatakan selalu memberikan buku yang sesuai dengan usia anaknya. "Aku memberikan buku itu sesuai dengan usianya, pas dia masih bayi aku berikannya yang soft books itu berguna untuk menstimulasi sensory, warnanya juga lebih kontras. Terus pas sudah besaran dikit aku kasih bukunya yang agak hard," ungkapnya.

 

3 dari 4 halaman

Donasi Buku

Bertepatan dengan momen Hari Anak Nasional pada 23 Juli, Tasya ikut mendukung kampanye Inspirasi Literasi McDonald’s Indonesia atau McD. Acara ini menghadirkan berbagai inisiatif, seperti penggalangan donasi buku bacaan anak renovasi Taman Baca Masyarakat (TBM) dan pelatihan kegiatan membaca nyaring atau read aloud.

"Melalui kegiatan ini tentunya banyak sekali manfaat yang didapat seperti menambah kosakata, membangun cara berpikir hingga menguatkan bonding aku dan anakku," kata Tasya.

Bersama dengan Forum TBM sebagai rekanan yang memiliki visi dan misi sama dalam meningkatkan literasi anak bangsa, mengadakan kegiatan donasi buku anak yang sudah berjalan sejak Mei 2022. Pada program tersebut, konsumen dapat menyumbangkan buku bacaan anak yang masih layak baca di kotak donasi buku yang tersedia di 180 gerai McDonald’s seluruh Indonesia.

Sebanyak 3.132 buku telah terkumpul dari konsumen hingga saat ini, dan mulai didistribusikan secara bertahap di sejumlah TBM di Indonesia. Program donasi buku ini masih akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini. 

 

4 dari 4 halaman

Taman Baca

Kegiatan read aloud yang diinisiasi oleh McDonald’s Indonesia akan dilaksanakan mulai Jumat, 22 Juli 2022 dan dilakukan secara reguler setiap dua bulan sekali di gerai-gerai McDonald’s maupun di Taman Baca Masyarakat bersama dengan para Ibu yang tergabung dalam keanggotaan McKids maupun TBM.

"Kami sadar untuk dapat meningkatkan literasi anak Indonesia tidak dapat dilakukan sendiri dan dalam waktu yang singkat," ungkap Sutji Lantyka selaku Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia.

"Sehingga, McDonald’s Indonesia mengadakan berbagai program berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak yang kredibel di bidangnya, termasuk guru dan orang tua demi mencapai tujuan tersebut," sambung dia.

Dari segi prasarana, McDonald’s Indonesia berinisiatif untuk memperbaiki bangunan Taman Baca dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, dimulai dari TBM Tebet, Manggarai pada Agustus 2022. Sementara, DKI Jakarta lebih dulu membuka Perpustakaan Jakarta dengan wajah baru.

Perpustakaan yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) semakin estetis setelah direvitalisasi sejak 2018. Fasilitasnya diperluas, mulai dari ruang baca terbuka, ruang privasi, bilik bermain anak, ruang membaca disabilitas, area multimedia, ruang podcast, ruang komunitas, dan area koleksi.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS