Sukses

Gaya Agnez Mo Saat Didapuk Jadi Kapten Kehormatan Klub Sepak Bola Los Angeles

Liputan6.com, Jakarta - Agnez Mo memilih tampilan chic saat secara resmi didapuk jadi kapten kehormatan klub Liga Sepak Bola Amerika Serikat (MLS) Los Angeles FC, baru-baru ini. Momen ini dibagikan di akun Instagram pribadinya.

Salah satu unggahannya berupa video singkat yang memperlihatkan Agnez berjalan menuju lapangan sepak bola hingga menerima jersey nomor 10 bertuliskan namanya. "Terima kasih @lafc telah mengundang saya dan menjadikan saya KAPTEN KEHORMATAN kalian!!!" tulis penyanyi 35 tahun itu dalam bahasa Inggris di bagian keterangan unggahan.

Ia melanjutkan, "Melakukan lemparan koin itu (dengan kuku panjang saya) dan melihat kalian menang adalah hal yang paling menarik minggu ini. Merayakan hari pertama bulan AAPI (Asian Americans and Pacific Islanders)."

Di kesempatan itu, Agnez tampil serba hitam dari ujung kepala, kecuali rambutnya yang sebagian pirang, sampai ujung kaki. Ia memilih mengenakan atasan hitam di bawah puffer jacket berwarna serasi. Dipadukan dengan celana kulit, juga berwarna hitam, ia mengalungkan syal klub sepak bola tersebut.

Sebagai pelengkap penampilan, ia memilih sepatu boots bertali putih yang kontras, selain juga memakai kalung, sepasang anting, dan menggantungkan kacamata hitam di potongan leher atasannya. Rambutnya ditata dalam bun kepang di sisi kanan dan kiri.

Agnez Mo juga menenteng tas kecil berwarna senada. Nude makeup masih jadi andalan dalam look kali ini, dengan fokus pada bagian mata yang membuat tampilannya semi bold.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Apa Itu AAPI Heritage Month?

Di keterangan unggahan yang menandai deretan prestasinya, Agnez Mo sempat menyinggung AAPI Heritage Month. Apa sebenarnya itu? 

Asian American and Pacific Islander (AAPI) Heritage Month adalah perayaan tahunan yang mengakui kontribusi sejarah dan budaya individu, serta kelompok keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik ke Amerika Serikat. Istilah AAPI mencakup budaya dari seluruh benua Asia, serta Kepulauan Pasifik Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia.

Pada 2019, ada sekitar 22,9 juta orang keturunan Asia atau Kepulauan Pasifik di Amerika Serikat. Menurut Pew Research Center, orang-orang AAPI adalah populasi yang beragam dan terus bertambah yang membentuk sekitar tujuh persen dari total populasi AS, melansir History.com.

AAPI Heritage Month 2022 akan berlangsung dari Minggu, 1 Mei 2022 hingga Selasa, 31 Mei 2022.  Namun, upaya untuk secara resmi mengakui kontribusi orang keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik ke Amerika Serikat dimulai pada akhir 1970-an, membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun untuk menjadikannya perayaan permanen selama sebulan penuh.

3 dari 4 halaman

Inisiasi AAPI Heritage Month

Pada 1977, perwakilan New York Frank Horton memperkenalkan House Joint Resolution 540, yang mengusulkan memproklamirkan 10 hari pertama bulan Mei sebagai Asian/Pacific American Heritage Week. Senator Hawaii Daniel Inouye memperkenalkan resolusi serupa pada tahun yang sama.

Ketika resolusi tidak lolos, perwakilan Horton memperkenalkan House Joint Resolution 1007 pada tahun berikutnya, yang meminta presiden menyatakan seminggu selama 10 hari pertama bulan Mei mulai 1979, termasuk 7 dan 10 Mei, sebagai Asian/Pacific American Heritage Week.

Setelah DPR dan Senat AS mengesahkan resolusi tersebut, Presiden Jimmy Carter menandatanganinya jadi Hukum Publik 95-419 pada 5 Oktober 1978. Dari tahun 1980 hingga 1990, setiap presiden mengeluarkan proklamasi tahunan untuk Asian/Pacific American Heritage Week.

Hingga pada 1990, Kongres AS memperluas perayaan dari seminggu jadi sebulan. Bulan Mei setiap tahun ditetapkan sebagai Bulan Warisan Asia/Pasifik Amerika pada 1992 di bawah pemerintahan George H. W. Bush dengan disahkannya Hukum Publik 102-540. Bulan Warisan Asia/Pasifik Amerika diubah namanya jadi AAPI Heritage Month pada 2009.

4 dari 4 halaman

Mengapa Bulan Mei?

Bulan Mei dipilih sebagai AAPI Heritage Month karena memperingati imigrasi orang Jepang pertama ke Amerika Serikat pada 7 Mei 1843. Mei juga merupakan bulan yang penting karena memperingati Hari Lonjakan Emas, 10 Mei 1869, yang menandai selesainya rel kereta lintas benua yang dibangun dengan kontribusi signifikan dari pekerja Cina.

Menurut Federal Asian Pacific American Council (FAPAC), tema AAPI Heritage Month 2022 adalah "Memajukan Pemimpin Melalui Kolaborasi." FAPAC mendorong pemerintah daerah dan nasional di AS untuk memprioritaskan kolaborasi, pengembangan, keragaman, transparansi, dan inklusi melalui pelatihan kepemimpinan orang-orang AAPI.

AAPI Heritage Month 2022 juga tercatat memperingati para korban penembakan spa tahun 2021 bersama semua orang Asia-Amerika dan Kepulauan Pasifik lain dalam isu kekerasan anti-Asia selama pandemi dan sepanjang sejarah.

Sebagaimana diketahui, pada awal pandemi COVID-19, retorika rasis dan xenofobia tentang asal-usul virus menyebabkan lonjakan rasisme dan kekerasan anti-Asia. Orang-orang AAPI dari segala usia dan budaya dilecehkan dan dibunuh secara verbal dan fisik di kota-kota di seluruh AS.

Sebagai tanggapan atas meningkatnya kekerasan anti-Asia, AAPI Equity Alliance, Chinese for Affirmative Action, dan Asian American Studies Department of San Francisco State University meluncurkan koalisi Stop AAPI Hate pada 19 Maret 2020. Koalisi tersebut melacak dan merespons kekerasan, kebencian, pelecehan, diskriminasi, pengucilan, serta intimidasi terhadap orang-orang AAPI.