Sukses

Kreasi Ibu Hadirkan Menu Andalan yang Pesanannya Tembus 100 pax sehari

Liputan6.com, Jakarta Menjalankan usaha memang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Itulah yang dirasakan Inneke Dorry, pemilik usaha Kreasi Ibu. 

Sebelum akhirnya menggunakan label Kreasi Ibu, ternyata Inneke sempat berulang kali ganti nama ketika menjalankan bisnis kulinernya. Alasannya karena label usaha sebelumnya, dinilai kurang ear catching

"Walau banyak yang complain nama yang kurang pas untuk kuliner, namun nama itu sendiri mewakili orang yang nggak bisa diam. Banyak ide dan jarang menunda untuk membuat produk baru," jelas Inneke kepada tim Manisdansedap.com. 

Inneke bercerita, awalnya dia memulai usahanya dengan berjualan tahu bakso tuna dan tahu organik. Kini Inneke mulai membuat beragam menu lainnya seperti tahu walik dan katsu yang produksinya tembus 100pax per hari.

Berawal dari Sosialisasi Menu Organik

Selain memperkenalkan peluang kerja untuk anak asuh, Inneke juga memanfaatkan usaha kulinernya untuk sosialisasi menu organik. Diawali dengan menawarkan tahu bakso tuna dan tahu organik, kedua menu ini kini hanya bisa dipesan untuk minimal order 50pax. 

"Bisa kapan saja untuk PO, biasanya H-1 atau tergantung ketersediaan bahan," jelasnya. Alasannya, bahan baku seperti tuna harus dibeli dari nelayan langsung, begitu juga tahu organik yang butuh proses pembuatan 1-2 hari. 

Andalkan Tahu Walik dan Katsu

 

Uniknya, Inneke mengaku mampu melayani menu yang diminta pembeli dengan minimal order.

"Kecuali masakan Jawa ndeso, pembeli bisa request apa saja selama kami mampu, kami siap," tambahnya. 

Menambah varian menu, Kreasi Ibu menawarkan tahu walik dan katsu dengan berbagai pilihan saos seperti asam manis, kari, teriyaki, Korean hingga bulgogi. Tersedia dalam kemasan frozen maupun siap santap, produksinya mencapai 100pax per hari meskipun belum ada setahun dirilis.

Ingin Punya Tempat Tetap

 

Walaupun menu-menu ini diterima cukup baik oleh penikmat kuliner di Yogyakarta, Inneke mengaku tantangan terbesar dari kesulitannya mencari tempat yang menetap.

"Saya belum punya tempat sendiri, akhirnya beberapa kali berpindah tempat meskipun masih di kota yang sama. Sayangnya, setiap pindah artinya membentuk market baru," jelasnya.

Owner Kreasi Ibu ini pun berharap memiliki tempat tetap yang luas untuk memproduksi beragam menu andalannya, juga bisa dine-in dengan parkir yang memadai. Yuk, dukung harapan Inneke dan pemilik UMKM lainnya dengan membeli produk kuliner rumahan.

Caranya gampang banget, tinggal buka ManisdanSedap.com. Platform online ini memudahkan siapa saja untuk menemukan dan memesan beragam pre-order kuliner dari seluruh Nusantara dalam sekejap. Merupakan bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network, ManisdanSedap.com juga menjadi ‘etalase’ bagi UMKM kuliner.

Artinya, platform ini memajang jualan mereka, sekaligus menambahkan fitur yang memudahkan pembeli memesan langsung ke seller. Mudah berinteraksi dan bertransaksi, jadi makin praktis menggaet pembeli dan meningkatkan penjualan. Yuk, dapatkan semua keuntungan ini dengan mendaftar ke ManisdanSedap.com tanpa dipungut biaya apapun.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

(*)