Sukses

Berkemah di Tepi Sawah Desa Wisata Cisande Sukabumi

Liputan6.com, Jakarta - Desa Wisata Cisande keluar sebagai juara kelima sebagai desa wisata terbaik kategori toilet umum di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia atau ADWI 2021. Selain itu, pesona alam desa ini juga sayang untuk dilewatkan.

Beragam paket wisata dan atraksi seru disuguhkan Desa Wisata Cisande. Desa yang berada di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini mengembangkan beragam potensi wisata.

Dikutip dari Jejaring Desa Wisata Kemenparekraf, Rabu, 19 Januari 2022, desa wisata ini menawarkan panorama alam yang indah. Hadir pula wisata edukasi, budaya bercocok tanam, susur sungai, hingga trekking.

Salah satu kegiatan petualangan air yang tersedia adalah River Tubing dengan harga mulai Rp120 ribu. Wisatawan dapat menikmati keseruan menyusuri sungai dengan menggunakan ban besar.

Kegiatan di alam ini menikmati derasnya Sungai Cimahi. Perjalanan yang seru dan menantang akan tersaji selama dua jam. Ada pula atraksi rebana Sunda dan pencak silat yang bisa disaksikan di Desa Wisata Cisande.

Bagi wisatawan yang ingin trekking, bisa melihat keindahan alam Sukabumi di Bukit Cemara 1. Panorama dapat dilihat dengan trekking selama 2--3 jam perjalanan dengan tarif mulai Rp20 ribu.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Paket Wisata

Salah satu paket wisata yang menarik adalah berkemah di tepi sawah. Biaya untuk keseruan ini mulai Rp120 ribu dengan fasilitas makan tiga kali, river tubing, camilan, hingga bermain flying fox.

Atraksi flying fox bisa dinikmati dengan harga mulai Rp20 ribu. Kegiatan wisata ini dilakukan dari ketinggian 150 meter.

Kegiatan bercocok tanam juga dihadirkan untuk anak-anak dari PAUD hingga Sekolah Dasar. Bagi orangtua yang ingin menyertakan buah hati dalam atraksi ini dengan tarif mulai Rp10 ribu.

3 dari 4 halaman

Produksi Kriya

Cisande juga menyuguhkan ragam aktivitas dengan nilai-nilai edukasi peternakan untuk wisatawan. Kegiatan yang dilakukan seperti budidaya ikan hias dan lele.

Ada pula kegiatan menghias layang-layang caping, menanam padi, panahan, hingga taman kuliner. Wisatawan juga bisa melihat produksi kriya di desa ini.

Warganya membuat sandal jepit, permainan tradisional hingga anyaman bambu. Untuk paket kuliner, tersedia angkringan kopi raden hingga Liwet khas Sunda dengan tarif mulai Rp150 ribu.

4 dari 4 halaman

Infografis: 4 Unsur Wisata Ramah Lingkungan atau Berkelanjutan