Sukses

Protokol Layanan Baru di Melia Bali, Tak Berbagi Pulpen hingga QR Code Pengganti Buku Menu

Liputan6.com, Jakarta - Hotel Melia Bali menyambut baik agenda pemerintah menjadikan kawasan Nusa Dua, tepatnya ITDC, sebagai pilot project penerapan program Cleanliness, Health, and Safety (CHS) yang disusun tim Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

General Manager Melia Bali, Eduardo Perera Castro mengatakan Nusa Dua memiliki segala hal untuk menjadi area pertama yang dibuka bagi sektor pariwisata di Bali dan mampu menjamin keamanan para tamu yang mengunjungi Bali.

"Nusa Dua-ITDC memiliki hampir semua hotel terbaik di pulai ini plus beragam fasilitas seperti Bali Collection Mall, Bali National Golf, yang tidak diragukan sebagai lapangan golf terbaik di Bali, salah satu yang terbaik bila bukan yang terbaik, BIMC dari grup Siloam, convention center, pantai-pantai cantik, dan banyak hotel bermerek yang bisa menjamin keamanan tamu-tamu kami," kata Castro kepada Liputan6.com dalam pesan elektronik di Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020.

Castro mengatakan pihaknya mengikuti arahan induk perusahaan untuk membuka kembali secara bertahap hotel-hotelnya di fase pemulihan Covid-19. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan lembaga sertifikasi ternama di dunia, Buraeu Veritas, untuk memastikan telah memenuhi dan melaksanakan standar kesehatan dan keamanan yang ketat sesuai rekomendasi WHO.

"Di Melia Bali, seratus persen staf kami telah disertifikasi dan dilatih oleh BIMC, rumah sakit terdekat, bagian dari Grup Siloam, untuk situasi khusus ini," kata Castro lagi.

Pada Mei ini, Melia Bali tidak menerima reservasi baru dan lebih berfokus untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang sesuai standar pemerintah agar bisa kembali beroperasi pada bulan depan. Sementara untuk beberapa bulan ke depan, hotel telah menerima beberapa reservasi baru, khususnya dari pasar domestik. Melia juga menyatakan tidak mensyaratkan lampiran surat keterangan sehat atau data-data khusus terkait Covid-19 untuk para tamunya nanti.  

"Melia Bali akan mulai beroperasi kembali pada Juni mendatang. Namun dari lima restoran yang terdapat di Melia Bali, tidak seluruhnya akan dibuka normal mengingat masih terbatasnya tingkat hunian saat ini. Sedangkan untuk layanan dan fasilitas lainnya seperti bar, kopi petani, spa, gym, pool service, room service, dll, akan kembali beroperasi normal dengan standar baru yang diterapkan sesuai langkah pencegahan Covid-19," terang Castro.

2 dari 3 halaman

Standar Layanan Baru untuk Tamu

Apa saja protokol layanan baru di Melia Bali? Berikut di antaranya:

1. Para tamu akan menjalani pengecekan suhu dan prosedur screening sebelum check-in.

2. Penyediaan hand sanitizer disediakan di area check-in.

3. Implementasi jaga jarak fisik.

4. Sterilisasi pulpen dan menghindari berbagi pulpen.

5. Tim front office akan membersihkan permukaan meja sesering mungkin.

6. Bell boy akan mendisinfeksi troli koper setelah menggunakannya.

7. Seluruh sopir akan menyemprotkan disinfektan setelah melayani tamu.

8. Setiap staf wajib menggunakan hand sanitizer sebelum berinteraksi dengan para tamu.

9. Lembar tagihan dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan administrasi menginap akan dikirimkan ke email tamu.

10. Kamar akan diisolasi sekurang-kurangnya 24 jam sebelum bisa digunakan kembali oleh tamu berikutnya.

11. Setiap kamar disiapkan peralatan kebersihan masing-masing.

12. Pengaturan AC di ruangan diatur antara 23-25 derajat Celcius.

13. Pembersihan mendalam semua ruang setelah tamu pulang.

14. Meja restoran diatur sesuai aturan jaga jarak aman dan menempatkan tanda di lantai.

15. Para tamu harus menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki restoran dan bar.

16. Membersihkan meja dengan disinfektan dan tisu kertas segera setelah tamu meninggalkan meja.

17. Menghilangkan segala elemen dekoratif.

18. Menerapkan QR Code untuk melihat menu restoran.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: