Sukses

Mengenali Tanda-Tanda Wanita Tak Bahagia Soal Hubungan Cinta

Liputan6.com, Jakarta – Banyak kendala yang dihadapi seseorang yang dalam menjalani hubungan cinta. Dengan banyak persoalan yang dihadapinya itu, tentu akan mengurangi kadar kebahagiaan.

Tak sekadar mengurangi kadar kebahagiaan, tapi juga menimbulkan ketidakbahagiaan. Dilansir dari Allwomenstalk, Jumat, 28 Desember 2018, berikut tanda-tanda wanita tak bahagia menjalani hubungan cintanya.

Mencari yang Lain

Ketidakbahagiaan seseorang dalam menjalani hubungan cintanya adalah munculnya dorongan mencari kebahagiaan lain. Meski tak selalu berakhir dengan perselingkuhan, tapi Anda secara konstan berpaling ke arah lain.

Tak Enak Hati

Munculnya rasa kesal atau merasa terganggu. Itu adalah tanda umum yang menunjukkan jika Anda sedang tak menikmati hubungan. Anda akan memilih menghindari untuk berkomunikasi dibanding menghadapinya langsung.

Tak Ada Ketertarikan Seksual

Ketika Anda menyukai pasangan, maka timbul ketertarikan secara fisik maupun seksual. Saat Anda sudah tak bahagia dengan hubungan itu, maka tak ada lagi keinginan untuk dekat secara fisik.

Tak Ingin Waktu Bersama

Jiak Anda memiliki waktu luang, dia bukanlah seseorang yang Anda hubungi. Anda lebih memilih pergi bersam teman, keluarga, atau memilih sendiri. Itu terjadi karena Anda sudah tak punya keinginan untuk menghabiskan waktu bersama yang menyenangkan.

Tak Ada yang Dibicarakan

Anda merasa seperti tak ada lagi yang bisa dibicarakan, meski sebenarnya banyak hal yang bisa dikomunikasikan. Hal itu karena Anda merasa komunikasi sudah tak menyenangkan.

Lalu, bagaimana solusinya? Anda dan pasangan perlu terbuka dalam berkomunikasi, sikap mementingkan diri sendiri perlu dijauhkan, jika memang ingin mempertahankan hubungan tersebut. Jika memilih untuk berpisah, tentu harus dipikirkan masak-masak (Febi Anindya Kirana/Fimela)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pengungsi hingga Filantropi, 5 Perempuan Hebat Masa Kini yang Ubah Sejarah Dunia
Artikel Selanjutnya
Benarkah Kehadiran Robot Bisa Ancam Tenaga Kerja Perempuan?