Sukses

Jaga Kebugaran Tubuh, 5 Fakta Lari Ini Wajib Anda Ketahui

Liputan6.com, Jakarta - Tubuh bugar menjadi pendukung utama melewati hari-hari yang penuh dengan beragam kegiatan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk tetap fit seperti mengonsumsi makanan-makanan sehat serta berolahraga seperti lari.

Lari adalah salah satu olahraga cardio yang saat ini tengah populer di berbagai usia. Bukan tanpa alasan, tetapi karena latihan fisik ini dapat Anda lakukan kapan saja dan di mana saja.

Ingin memiliki tubuh bugar dengan berolahraga lari? Namun sebelumnya, apakah Anda sudah mengetahui beberapa fakta dari olahraga ini? Yuk, simak fakta-faktanya lewat rangkuman berikut.

1. Membuat Otot Lebih Kuat

Berlari secara tidak sadar Anda juga tengah melakukan latihan untuk membuat otot menjadi lebih kuat. Otot Anda akan kian energik jika secara rutin melakukan lari dalam jangka waktu tertentu. Hal tersebut sangat berguna agar Anda tak cepat lelah.

2. Dapat Atasi Kesedihan

Lari adalah satu cara untuk mengatasi rasa sedih. Mengapa? Karena, ketika melakukan cardio, tubuh mengeluarkan hormon endorfin yang berguna memberikan energi positif. Itu akan berpengaruh pada suasana hati yang akan lebih senang.

2 dari 2 halaman

Wajib Ketahui Fakta-fakta Seputar Lari

3. Memaksimalkan Kinerja Otak

Kinerja otak akan kian menurun seiring dengan bertambahnya usia. Hal tersebut akan mengakibatkan Anda cepat lupa hingga adanya kemungkinan piku. Namun berlari secara rutin dapat mengurangi resiko tersebut.

4. Memperpanjang Usia

Anda aktif berlari? Ada kemungkinan Anda dapat memperpanjang usia dengan berlari karena dapat meremajakan fisik. Ada baiknya berlari secara teratur minimal 30 menit dan lakukan 3 kali seminggu.

5. Menurunkan Metabolisme

Selain empat fakta di atas, ada satu fakta lain yang wajib Anda ketahui. Jika Anda tengah berupaya menurunkan berat badan, lari bukanlah olahraga yang efektif. Salah seorang pakar nutrisi di Jakarta, Alvin Hartanto menyebut jika metabolisme akan menurun jika terlalu sering berlari dalam durasi lama karena massa otot akan mengecil. Namun jika masih dalam batas wajar, lari tetap menekan asupan kalori yang masuk ke tubuh.

Loading
Artikel Selanjutnya
Demi Almamater dan Emak-Emak, Ridwan Kamil Lari Maraton 10K
Artikel Selanjutnya
Selain Sehat Jasmani, Olahraga Cegah Ejakulasi Dini