Sukses

Ketagihan Makanan Manis? Ganti dengan Camilan Sehat dan Lezat

Liputan6.com, Jakarta Tak bisa lepas dari makanan manis setiap hari, seperti permen? Monster gula yang terkandung di dalamnya akan mengganggu rencana menurunkan berat badan, terutama setelah Lebaran.

Cari tahu bagaimana menghentikan siklus keinginan makanan manis setelah menyantap makanan asin. Sebagai gantinya, puaskan hasrat makanan manis dengan camilan lebih sehat dari Marisa Moore, RD, juru bicara American Dietetic Association melansir dari prevention.com, Kamis (21/6/2018).

Buah kering

Apakah Anda penggemar permen gummy yang kenyal? Cobalah beralih ke buah kering yang mengandung lebih sedikit kalori dan gula.

Namun perlu diingat jika buah kering mengandung lebih banyak kalori ketimbang buah segar. Misalnya secangkir anggur mengandung 60 kalori, tetapi 2 sendok makan kismis mengandung 80 kalori.

Campurkan blueberry atau cranberry dengan kacang untuk menambah protein dan mengurangi jumlah gula yang dikonsumsi agar tak cepat lapar.

1 dari 3 halaman

Greek yogurt with honey and fruit

Bagi Anda yang harus menyantap dessert setelah makan cobalah yogurt Yunani dengan topping buah dan madu ini.

Tak hanya memuaskan selera sweet tooth Anda, tetapi tekstur krim dingin pasti pas sebagai pencuci mulut.

"Kombinasi ini sangat sehat. Yogurt mengandung protein, buah mengandung serat dan nutrisi serta madu memiliki sifat antimikroba yang membuat kita tetap fit," ujar Moore.

2 dari 3 halaman

Frozen banana dipped in chocolate

Celupkan pisang kecil ke dalam cokelat hitam leleh lalu diamkan di freezer. Buah ini merupakan sumber potasium yang luar biasa. Biasanya dikaitkan dengan khasiat penurun risiko stroke dan tekanan darah rendah.

Cinnamon-Sugar PopcornPilih popcorn tanpa menambahkan garam, mentega, atau minyak. Siapkan sesuai petunjuk dan beri sedikit kayu manis dan gula.

"Ini manis dan rendah kalori. 3 cangkir camilan ringan ini mencapai sekitar 90 kaliori," imbuh Moore.

Penelitian menunjukkan jika kayu manis dapat menurunkan kadar glukosa pada penderita diabetes tipe dua dan pradiabetes.

 

Artikel Selanjutnya
Atasi Migrain dengan Diet Anti Sakit Kepala, Manjurkah?
Artikel Selanjutnya
Ingin Langsing Tanpa Diet dan Olahraga? Ini Rahasianya