Sukses

Indonesia Peringkat 16 dari 183 Negara Ramah Vegetarian, Siapa Juaranya?

Potensi Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata vegetarian perlu dioptimalkan agar banyak yang berkunjung ke Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta Data The Global Vegetarian Index yang dikeluarkan Oliver’s Travel mengungkap, Indonesia menempati peringkat 16 dari 183 negara yang ramah vegetarian, atau masuk dalam top-20 sebagai Vegetarian-Friendly Countries. Hal tersebut menunjukkan, Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang besar menjadi salah satu negara destinasi wisata vegetarian kelas dunia.

Menanggapi hal ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya menurut keterangan resmi yang diterima Liputan6.com, Rabu (2/5/2018), mengatakan, potensi Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata vegetarian perlu dioptimalkan agar banyak yang berkunjung ke Indonesia. Catatan Arief Yahya menunjukkan, ada lima negara sebagai top-5 pasar wisata vegetarian, yaitu China, Eropa, Australia, Singapura, dan India.

“Komunitas vegetarian dari Tiongkok sebanyak 50 juta dan India 350 juta, merupakan pasar yang besar dan akan mendorong tumbuhnya restoran vegetarian di Indonesia khususnya kota-kota besar yang menjadi destinasi wisata unggulan kita,” kata Arief Yahya.

Arief Yahya menyayangkan jumlah restoran vegetarian di Indonesia yang relatif masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Data The Global Vegetarian Index yang dikeluarkan oleh Oliver’s Travel menunjukkan, jumlah restoran vegetarian  di Indonesia hanya 438, sedangkan Malaysia 1.185, Thailand 908, dan Singapura memiliki 654 restoran.

Dalam posisi Top-20 Vegetarian-Friendly Countries, Seychelles berada di urutan teratas, sedangkan Thailand di urutan kedua, dan Malaysia di urutan ketiga.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Konser Budaya Alam Nusantara

Untuk mendukung perkembangan destinasi wisata vegetarian, Kementerian Pariwisata mengapresiasi Konser Budaya Alam Nusantara (KBAN) 2018, yang digelar di Rumah Alam Bahagia, Ciputra Artpreuner Kuningan, Jakarta, pada Minggu, 6 Mei 2018.

Mengusung tema “Harmonis Merangkai Keragaman Menuju Dunia Satu Keluarga” konser dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan komunitas vegetarian, siap mendukung pengembangan kepariwisataan Indonesia dan pencapaian target tahun ini kedatangan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 270 juta pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) di Tanah Air.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi pagelaran KBAN 2018 sebagai upaya mendukung program membangun destinasi digital vegetarian di 8 lokasi di berbagai daerah. Belum lama ini dilakukan soft launching di Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Selain itu mendukung pengembangan pasar wisata vegetarian di Indonesia maupun mancanegara.

 

3 dari 3 halaman

Mendukung Komunitas Vegan di Indonesia

Penyelenggaraan KBAN 2018 dimaksudkan untuk membangkitkan rasa cinta Tanah Air, cinta budaya dan alam, bangga menjadi rakyat Indonesia, serta memperkenalkan keindahan alam Nusantara melalui seni dan budaya.   

Menurut panitia penyelenggara KBAN,  tujuan konser budaya ini untuk mewujudkan visi Rumah Alam Bahagia, yakni ingin membangun masa depan cemerlang bagi dunia dan umat manusia serta misinya, yang di antaranya mewujudkan keharmonisan dalam beragam suku dan bangsa serta menjadikan Indonesia sebagai pusat wisata vegetarian dunia.

Konser musik KBAN menampilkan perpaduan budaya nusantara dan tembang alam dalam bentuk orkestra, tarian, dan tarik suara dengan menampilkan artis penyanyi, penari, serta kelompok orkestra antara lain Cakra Khan, Egi Fedly, Gus Tedja, Exuberant Forest and Prismatic Light Youth Team, Surya Orchestra & Surya Vocalia, Nusantara Parade, dan Batavia Dancer.

Simak juga video menarik berikut ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.