Sukses

Jika Anda Mengalami 6 Hal Ini, Dia Bukan Jodoh Anda

Liputan6.com, Jakarta Menemukan orang yang tepat untuk dijadikan pasangan adalah hal yang sulit. Mencari jodoh seringkali terasa berlarut-larut dan harus melalui proses yang panjang, yang benar-benar hanya terjawab melalui trial and error.

Hal berarti bahwa satu-satunya cara untuk mengetahui apakah hubungan yang Anda jalani bukan kesalahan adalah dengan terus maju dan menjalaninya. Ini mungkin tidak tampak seperti pilihan yang paling logis, tetapi tentu efektif, seperti yang dilansir dari Dailyvibes.org pada Senin (29/8/2016).

Beberapa minggu atau bulan di awal hubungan adalah masa yang membingungkan. Kepala dan hati Anda hanya berisi dengungan kebahagiaan yang berasal dari reaksi kimia di otak, masa-masa di mana semuanya terasa indah. Hubungan mana pun pasti melewati fenomena ini, namun pada akhirnya perasaan menggebu-gebu tersebut akan pudar jika tak ada koneksi substansial antara Anda dan pasangan. Bukan tak mungkin hubungan Anda justru berjalan dengan buruk dan penuh dengan masalah.

Jika Anda mengalami 6 hal ini dalam hubungan Anda dengan pasangan, mungkin Anda harus menerima bahwa dia bukan jodoh yang tepat bagi Anda. Saatnya move on dan mencari seseorang yang memang jodoh Anda.

1. Anda sering merasa jengkel dan penuh dendam

Setiap pasangan yang sedang menjalani suatu hubungan akan menghadapi pertengkaran dan merasa terganggu satu sama lain, namun yang Anda rasakan hanyalah rasa kesal yang bertumpuk dan frustrasi dengan hal-hal kecil yang tidak pernah Anda rasakan sebelumnya. Jika Anda terus merasa marah dan terganggu karena hal-hal yang tidak dapat berubah dari pasangan, seperti kebiasaan hidup atau hal-hal yang di luar kendali mereka, Anda perlu mempertimbangkan kembali hubungan Anda.

2. Tidak ada percakapan tanpa saling menyalahkan

Seperti setiap percakapan yang terjadi hanyalah sebuah pertengkaran, dan Anda tidak dapat berhenti dan terus menyalahkan pasangan Anda untuk setiap hal kecil yang salah. Saat pasangan berpikir mengapa hubungan Anda berdua tidak dapat berjalan mulus, ia hanya melihat masalah-masalah Anda, dan Anda pun berpikir hal yang sama. Di titik ini, apa pun yang menjadi pertengkaran Anda, yang terjadi hanyalah sikap saling menyalahkan satu sama lain.

3. Anda tidak bisa menemukan persamaan antara Anda dan pasangan

Pasti ada saat-saat dimana ada topik pembicaraan atau aktivitas yang Anda dan pasangan bisa nikmati bersama, namun kini Anda tak dapat mengingat hal apa pun yang menyenangkan untuk dilakukan bersama. Setiap kali Anda mengusulkan suatu kegiatan atau acara yang dapat dihadiri bersama, pasangan terlihat tidak tertarik, dan apa pun yang mereka usulkan juga tidak membuat Anda tertarik. Mungkin Anda dan pasangan memiliki chemistry yang kuat di awal hubungan, namun sepertinya kini tak ada lagi yang tersisa.

4. Anda merasa tidak mengenali diri sendiri

Anda menghabiskan semua waktu dan energi untuk mencoba bagaimana agar hubungan Anda dapat berhasil, dan sebagian besar waktu Anda merasa sangat menderita. Anda tentu tahu jika Anda mulai bersikap berbeda dan tidak tahu apakah hal tersebut disebabkan oleh perasaan Anda yang selalu tegang atau tidak bahagia, atau karena Anda telah berubah menjadi orang lain demi menyenangkan pasangan.

Suatu hubungan yang sehat seharusnya membantu Anda bertumbuh menjadi orang yang lebih baik namun tetap menjadi diri Anda sendiri, bukan menjadi orang lain yang tidak Anda kenali.

5. Anda tak dapat mencegah pikiran tentang orang lain

Anda mungkin mencoba untuk tidak membayangkan orang lain, namun pikiran tersebut terus menghantui Anda kapan saja. Walaupun hal ini bukan suatu perselingkuhan, namun pikiran tentang orang lain di kepala Anda adalah salah satu pertanda yang jelas bahwa Anda sudah tak ingin lagi melanjutkan hubungan dengan pasangan Anda. Anda mungkin tak dapat mencegah pikiran ini namun terus terjadi karena ini adalah cara otak Anda melarikan diri dari perasaan tidak bahagia.

6. Anda menyerah

Satu tanda bahwa hubungan telah berakhir bukanlah rasa benci atau emosi yang sangat kuat, namun perasaan masa bodoh. Jika Anda masih merasakan rasa sakit atau kesedihan saat membayangkan hubungan Anda berakhir, Anda mungkin masih ada kesempatan untuk memperjuangkan hubungan Anda. Namun jika bayangan tersebut tidak membuat Anda merasakan apa pun, mungkin saatnya Anda mengakhirinya.

Sikap apatis murni terhadap pasangan atau hubungan Anda menunjukkan kurangnya rasa keterikatan Anda. Jika ini adalah perasaan Anda, hal paling baik yang dapat Anda lakukan adalah mengakhirinya sebelum Anda membuang waktu Anda atau mereka.

Anda berdua layak mendapatkan kesempatan untuk mencari jodoh yang tepat, dan itu tidak akan tercapai jika Anda memaksakan diri untuk terus bersama.