Liputan6.com, Jakarta - Mempersiapkan teks penutup khutbah jumat tema taubat yang menyentuh hati membutuhkan pemahaman mendalam, sekaligus aturan syariat. Pada bagian penutup khutbah tersebut, khatib sangat dianjurkan memanjatkan doa kebaikan akhirat, terutama permohonan ampunan atas segala dosa.
Merujuk Buku Rukun dan Syarat Sah Khutbah Jum'at Menurut Madzhab al-Syafi'iyyah, karya Ahmad Zarkasih, Lc menjelaskan, Imam Nawawi menyebutkan bahwa rukun kelima adalah mendoakan orang mukmin pada khutbah kedua. Dalil utamanya adalah ittiba', yakni secara konsisten mengikuti praktik ibadah yang telah dicontohkan oleh Nabi SAW.
Selain pesan mendalam sesuai tema, doa 'Allahumma-ghfir lil-mukminin' selalu diucapkan sebagai bentuk perwujudan taubat secara kolektif bagi umat Islam, sebagaimana rukun kelima khutbah Jumat, mendoakan umat Islam.
Advertisement
Berikut ini adalah tujuh contoh teks penutup khutbah Jumat tema taubat yang menyentuh hati yang disampaikan pada khutbah kedua, sesudah pujian kepada Allah (hamdalah) dan sebelum doa taubat dan takwa untuk seluruh umat Islam. Berikut ini ulasan selengkapnya.
Teks Penutup Khutbah Jumat 1: Pintu Ampunan yang Selalu Terbuka
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أجمعين. أما بعد. معاشر المسالمين اتقوا الله تعالى .
Jamaah sekalian yang dirahmati Allah, tidak ada satupun dari kita yang luput dari salah dan dosa. Namun, sebaik-baik hamba yang bersalah adalah mereka yang mau bertaubat.
Jangan biarkan tumpukan dosa mengeraskan hati kita. Selama napas masih berhembus, pintu ampunan Allah selalu terbuka lebar menanti hamba-hamba-Nya yang ingin pulang dan memperbaiki diri. Mari kita bersimpuh memohon ampunan-Nya.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Teks 2: Menyesali Waktu yang Terbuang
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أجمعين. أما بعد. معاشر المسالمين اتقوا الله تعالى .
Sidang Jumat yang mulia, setiap detik yang berlalu mengantarkan kita semakin dekat pada liang lahat. Umur kita semakin berkurang, namun apakah dosa-dosa kita ikut berkurang? Sungguh merugi jika sisa waktu ini kita biarkan terbuang dalam kelalaian.
Mari jadikan hari ini sebagai momentum tangisan penyesalan. Kembalilah kepada Allah sebelum kita dikembalikan kepada-Nya dalam keadaan menyesal tiada arti.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Advertisement
Teks 3: Bahaya Menunda Taubat
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أجمعين. أما بعد. معاشر المسالمين اتقوا الله تعالى .
Hadirin yang dirahmati Allah, salah satu tipu daya setan yang paling mematikan adalah membuat kita menunda-nunda taubat. Kita sering berkata 'besok saja', padahal kematian tidak pernah mengirimkan surat pemberitahuan.
Ampunan Allah itu sangat luas, diturunkan bagi hamba-Nya yang bersedia merendahkan hati hari ini. Jangan tunggu esok, karena esok belum tentu milik kita.
Rukun Doa Penutup:اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Teks 4: Air Mata Penghapus Dosa
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أجمعين. أما بعد. معاشر المسالمين اتقوا الله تعالى .
Jamaah shalat Jumat yang berbahagia, di tengah gemerlapnya dunia yang menipu ini, pernahkah kita menangis mengingat dosa-dosa kita di keheningan malam?
Ketahuilah, tetesan air mata yang jatuh karena takut dan rindu kepada ampunan Allah kelak akan menjadi tameng dari panasnya api neraka. Mari kita akui segala kelemahan kita di hadapan Yang Maha Pengampun.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Teks 5: Mewujudkan Taubatan Nasuha
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أجمعين. أما بعد. معاشر المسالمين اتقوا الله تعالى .
Saudara-saudaraku seiman, mari kita jadikan hari Jumat yang penuh barakah ini untuk berikrar melakukan taubatan nasuha, taubat yang sebenar-benarnya.
Taubat bukan sekadar ucapan di lisan, namun penyesalan mendalam di hati, dan tekad bulat untuk memutus rantai maksiat yang membelenggu jiwa. Berlarilah menuju Allah, niscaya Dia menyambut kita dengan ampunan-Nya.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Advertisement
Teks 6: Malu di Hadapan Sang Pencipta
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أجمعين. أما بعد. معاشر المسالمين اتقوا الله تعالى .
Wahai saudaraku, betapa sering Allah menutupi aib dan dosa-dosa kita dari pandangan manusia, sehingga kita terlihat mulia. Namun, alangkah tidak malunya diri ini jika kita justru berani bermaksiat saat tidak ada manusia yang melihat, seolah Allah tidak mengawasi.
Mari kita hancurkan keangkuhan diri, dan memohon agar Allah menutupi aib kita di akhirat sebagaimana Dia menutupinya di dunia.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Teks 7: Rahmat yang Mengalahkan Murka-Nya
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أجمعين. أما بعد. معاشر المسالمين اتقوا الله تعالى .
Di penghujung khutbah ini, mari kita ketuk pintu rahmat Allah yang tak terbatas. Sebanyak dan sebesar apapun dosa yang pernah kita lakukan, percayalah bahwa kasih sayang dan rahmat Allah jauh lebih besar dari kesalahan kita.
Datanglah kepada-Nya dengan hati yang hancur karena penyesalan. Sesungguhnya Allah sangat mencintai hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertaubat dan menyucikan diri.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Rukun Khutbah Jumat
Terdapat lima rukun khutbah Jumat yang harus dipenuhi:
- Pujian kepada Allah (Hamdallah): Khutbah wajib diawali dengan memuji Allah s.w.t.. Redaksinya sudah ditentukan secara spesifik (seperti mengucapkan Alhamdulillah) dan rukun ini wajib dibaca baik pada khutbah pertama maupun khutbah kedua.
- Shalawat kepada Nabi Muhammad s.a.w. : Setelah mengucapkan hamdalah, khatib wajib bershalawat kepada Nabi. Meskipun redaksinya tidak seketat rukun hamdalah, kalimat yang diucapkan tetap harus bermakna shalawat dan dibaca pada kedua khutbah.
- Wasiat Taqwa: Khatib wajib menyampaikan ajakan, nasehat, serta peringatan untuk menaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Rukun ini tidak mengharuskan redaksi baku dan wajib disampaikan di kedua khutbah.
- Membaca Ayat al-Qur'an: Terdapat kewajiban membaca sekurang-kurangnya satu ayat al-Qur'an di dalam salah satu dari dua khutbah. Ayat tersebut bebas dipilih, dan ulama madzhab Syafi'iyah sangat menganjurkan agar ayat al-Qur'an dibaca pada khutbah pertama.
- Doa untuk Orang Mukmin di Khutbah Kedua: Pada khutbah kedua, harus dipanjatkan doa kebaikan yang ditujukan bagi orang-orang mukmin. Doa yang sangat dianjurkan adalah memohon ampunan dosa untuk urusan akhirat, serta disunnahkan turut mendoakan kebaikan dan keadilan bagi para pemimpin kaum muslim.
Advertisement
Syarat Sah Khutbah Jumat
Agar rukun-rukun yang dibaca tidak menjadi percuma, terdapat delapan syarat sah khutbah yang menyertainya:
- Menggunakan Bahasa Arab: Seluruh penyampaian rukun khutbah wajib diucapkan dalam bahasa Arab, terutama tiga rukun pertama yang juga harus diucapkan secara berurutan.
- Dilakukan Setelah Zawal: Khutbah Jumat hanya sah apabila disampaikan setelah tergelincirnya matahari (zawal), yang menandakan sudah masuknya waktu salat Zuhur.
- Berdiri Bagi yang Mampu: Khatib wajib menyampaikan khutbah dalam keadaan berdiri apabila ia secara fisik mampu melakukannya.
- Duduk di Antara Dua Khutbah: Harus ada jeda untuk duduk sejenak di antara dua khutbah. Duduk tersebut disyaratkan harus thuma'ninah dengan durasi setidaknya selama ucapan bacaan tasbih (Subhanallah).
- Memperdengarkan Khutbah Kepada 40 Orang: Rukun-rukun khutbah tersebut harus diperdengarkan kepada sedikitnya 40 orang yang wajib melaksanakan ibadah Jumat. Syarat ini tetap sah tidak peduli apakah para jemaah mengerti maknanya ataupun tidak.
- Semua Rukun Khutbah Bersambung (Muwalat): Penyampaian antar-rukun harus bersambung. Tidak diperbolehkan ada jeda diam yang terlampau panjang atau menyisipkan kalimat-kalimat lain yang bisa menghalangi persambungan antarrantai rukun.
- Suci dari Hadats dan Najis: Syarat mutlak bagi khatib adalah harus dalam kondisi suci dari hadats besar dan kecil. Selain itu, tempat, pakaian, maupun badannya wajib terbebas dari berbagai jenis najis.
- Menutup Aurat: Khatib diwajibkan tertutup auratnya sebagaimana ketentuan yang diberlakukan bagi seseorang yang sedang melaksanakan salat.
People Also Ask:
Apa bedanya istighfar dan taubat?
Istighfar diartikan meminta ampun atas dosa-dosa yang telah dikerjakan, atau diartikan memohon ampun atas dasar keimanannya. Sedangkan taubat diartikan menyesal dan kembali agar tidak mengulangi dosa yang dilakukan, atau diartikan tawassul, yakni mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Mengapa Rasulullah mengucap istigfar setiap hari?
Melalui istighfar, Nabi Muhammad SAW menunjukkan ketundukannya kepada Allah. Beliau memahami bahwa hanya Allah yang memiliki kuasa untuk mengampuni dosa-dosa hamba-Nya. Ini mengajarkan umat Islam untuk selalu merendahkan diri di hadapan Allah dan menyadari ketergantungan kita kepada-Nya.
Apa saja 6 rukun khutbah?
Lima Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi Seorang KhatibMemuji Allah. ...Membaca Shalawat Nabi. ...Berwasiat Takwa. ...Membaca Ayat Suci Al-Quran. ...Mendoakan Kaum Mukmin.
Apakah taubat bisa dengan istighfar?
Syaikh Taqiyuddin rahimahullahu Ta'ala menyebutkan bahwa ada dua sebab, yang dengannya penghapusan dosa dapat terwujud. Yang pertama adalah taubat, dan yang kedua adalah istighfar. Istighfar tidak mesti diiringi dengan taubat karena bisa jadi ada taubat tanpa disertai istighfar.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3081755/original/098010500_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563133/original/087268300_1776847793-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824122/original/040369300_1715055236-ekrem-osmanoglu-WRbNWOMA-Xk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5665479/original/095333400_1778345632-WhatsApp_Image_2026-05-09_at_20.27.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564849/original/002322100_1777002140-20260423_094337.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5105694/original/040260200_1737546428-sfdsgdgdhfhj.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561824/original/094267400_1776761768-haji1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5640306/original/068350000_1778244673-komisi-viii-minta-kemenag-transparan-soal-dana-haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253148/original/029233700_1750011370-WhatsApp_Image_2025-06-14_at_16.52.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230999/original/080913900_1748060207-WhatsApp_Image_2025-05-24_at_10.24.51.jpeg)