Iduladha 2026, Dompet Dhuafa Distribusikan Hewan Kurban hingga Palestina

Distribusi kurban ke luar negeri tetap sah secara syariat dan menjadi salah satu upaya untuk menjangkau masyarakat yang berada dalam kondisi krisis pangan.

Diterbitkan 25 April 2026, 23:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini menyampaikan, program kurban 2026 dirancangnya untuk memberi kemudahan sekaligus memastikan dampak yang lebih luas. Karenanya, pada tahun ini pihaknya menjalankan program distribusi ke penerima manfaat ke berbagai daerah, termasuk wilayah krisis global.

“Kami ingin memastikan bahwa ibadah kurban tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga menjadi sarana distribusi kebaikan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, kami menyediakan berbagai pilihan agar masyarakat dapat berpartisipasi sesuai kemampuannya,” ujar Ahmad melalui siaran pers diterima, Minggu (26/4/2026).

Ahmad meyakini, lewat program dijalankan, semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi dan merasakan kemudahan dalam beribadah, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi sesama di berbagai penjuru dunia.

"Program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk menyalurkan kurban ke wilayah yang membutuhkan, seperti Somalia, Sudan, Myanmar, dan Palestina," imbuhnya.

 

Distribusi

Ahmad memastikan, distribusi kurban ke luar negeri tetap sah secara syariat dan menjadi salah satu upaya untuk menjangkau masyarakat yang berada dalam kondisi krisis pangan.

“Banyak wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses pangan, sehingga kurban dari masyarakat Indonesia dapat menjadi sumber gizi penting bagi mereka. Ini menjadi nilai tambah dari ibadah kurban yang dilakukan,” Ahmad menandasi.

Sebagai informasi, Dompet Dhuafa kembali menghadirkan program kurban dengan berbagai pilihan harga dan wilayah distribusi, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah sekaligus memperluas manfaat bagi penerima di berbagai daerah, termasuk wilayah krisis global.