Anggota Komisi VIII Dorong Layanan Haji 2026 Optimal Sejak Kloter Pertama

Fase awal ini menjadi krusial karena akan menentukan kualitas penyelenggaraan haji secara keseluruhan.

Diterbitkan 20 April 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia tahun 2026 pada Selasa (21/4/2026), Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin, mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk memastikan seluruh layanan kepada jemaah berjalan optimal sejak awal keberangkatan.

Ia menegaskan, fase awal ini menjadi krusial karena akan menentukan kualitas penyelenggaraan haji secara keseluruhan.

“Kloter pertama ini akan menjadi tolok ukur kesiapan layanan secara menyeluruh. Karena itu, kami di Komisi VIII DPR RI mendorong agar Kemenhaj memberikan pelayanan optimal dan memastikan tidak ada kendala baik dari sisi transportasi, akomodasi, maupun layanan kesehatan jemaah,” ujar Azis, Senin (20/4/2026).

Politisi muda PDI Perjuangan ini meminta Kemenhaj memastikan semua persiapan penyelenggaraan Haji sudah selesai, final 100 persen. Ia berharap Kemenhaj selaku pelaksana utama dapat mengorkestrasi pelaksanaan dengan baik.

"Saya menekankan pentingnya koordinasi yang solid antarpetugas, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, agar proses keberangkatan hingga kedatangan jemaah berjalan lancar," ujar Azis.

"Saya tidak ingin masalah-masalah di pelaksanaan Haji sebelum-sebelumnya terulang di pelaksanaan Haji tahun ini," sambung Azis.

 

Jemaah Lansia

Azis juga menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap jemaah lanjut usia yang jumlahnya cukup signifikan dalam musim haji tahun ini. Ia meminta agar pendampingan dan layanan kesehatan bagi jemaah lansia dipastikan berjalan maksimal.

“Jemaah lansia harus menjadi prioritas. Mulai dari proses keberangkatan, selama di tanah suci, hingga kepulangan, semuanya harus mendapatkan perhatian ekstra,” tegas Anggota DPR RI asal dapil Jawa Barat III (Kabupaten Cianjur-Kota Bogor) ini.

Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi VIII DPR RI, lanjut Azis, akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah haji 2026 agar berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan. Ia berharap, penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah Indonesia.

“Kami ingin memastikan jemaah bisa menjalankan ibadah dengan tenang, khusyuk, dan tanpa dibebani persoalan teknis yang seharusnya bisa diantisipasi sejak awal,” pungkasnya.