Ramadan Berbagi, Legislator NasDem Salurkan 10 Ribu Paket Sembako untuk Warga Pangalengan

Bantuan disalurkan kepada warga di Desa Margaluyu dan Desa Pangalengan sebagai bagian dari kegiatan sosial jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Diterbitkan 15 Maret 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv menyalurkan 10.000 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026).

Bantuan disalurkan kepada warga di Desa Margaluyu dan Desa Pangalengan sebagai bagian dari kegiatan sosial jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Rajiv mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada momentum menjelang Lebaran.

Ia menyebut, kunjungannya kali ini merupakan yang kedua sejak dilantik sebagai anggota DPR RI pada 1 Oktober 2024.

“Hampir setiap mau lebaran setelah saya dilantik, saya pasti datang ke Kecamatan Pangalengan. Ini berarti sudah dua kali saya ke sini setelah dilantik. Ini bukti komitmen saya hadir di tengah masyarakat Pangalengan pada H-6 Lebaran Hari Raya Idulfitri,” kata Rajiv.

Menurut Rajiv, pembagian sembako ini bukan semata-mata bantuan materi, melainkan sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyempatkan waktunya untuk bersilaturahmi. Kalau sembako hanya bagian supaya pulang ada yang ditenteng, tapi yang paling penting adalah silaturahmi,” ujarnya.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini menegaskan, ingin menjadi anggota DPR yang konsisten hadir di tengah masyarakat, bukan hanya datang saat momentum politik atau menjelang pemilu saja.

“Saya ingin konsisten hadir di tengah masyarakat dengan memberikan program-program yang bermanfaat. Tidak ada artinya menjadi anggota DPR kalau tidak bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Di samping itu, Rajiv juga mendengarkan aspirasi dari kepala desa dan tokoh masyarakat di Kecamatan Pangalengan. Ia mengaku menerima sejumlah masukan terkait kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Di antaranya warga menyampaikan aspirasi mengenai keterbatasan lahan di wilayah Pangalengan yang cukup padat, sehingga menyulitkan pelaksanaan sejumlah program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat.

“Kita tahu Pangalengan ini cukup padat. Bahkan untuk membuat berbagai program seperti pertanian atau peternakan juga sering terkendala karena lahannya terbatas,” katanya.

Anggota Komisi IV DPR RI ini mengatakan wilayah Pangalengan memiliki banyak petani hortikultura. Karena itu, ia membuka peluang bagi kelompok tani untuk mengajukan bantuan alat maupun program yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kalau ada petani hortikultura seperti sayuran atau kentang, nanti bisa diajukan alatnya. Kita lihat apa yang bisa dibantu,” imbuhnya.

 

Akses Bantuan Pendidikan

Selain sektor pertanian, Rajiv juga menyoroti pentingnya peningkatan akses bantuan pendidikan bagi masyarakat. Ia mendorong agar jumlah penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayah Pangalengan dapat ditambah, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Untuk itu, Rajiv meminta pemerintah desa segera memperbarui data penerima bantuan sosial agar program bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Saya minta data masyarakat diperbaharui, baik penerima PIP maupun bantuan sosial lainnya seperti PKH. Jangan sampai yang sudah mampu masih menerima bantuan, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan belum terdata,” ujarnya.

Selain itu, Rajiv juga meminta pemerintah daerah melalui camat dan kepala desa secara rutin memperbarui data kesejahteraan masyarakat.

“Kalau ada masyarakat yang ekonominya sudah membaik, ya seharusnya tidak menerima bantuan lagi. Supaya bantuan itu bisa dialihkan kepada masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan,” tegas dia.

Oleh karena itu, Rajiv berharap bantuan sembako yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, meskipun nilainya tidak besar.

“Mungkin tidak cukup untuk kebutuhan satu bulan, tetapi paling tidak bisa membantu kebutuhan 2-3 hari ke depan menjelang Lebaran,” ucapnya.

  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Bulan Ramadan adalah periode suci bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa, meningkatkan ibadah, dan mempererat tali silaturahmi, dengan panduan lengkap mencakup jadwal, fiqih, gaya hidup, ekonomi, dan kesehatan.
    Ramadan
  • Rajiv