Liputan6.com, Jakarta - Ramadan menghadirkan momentum spiritual yang tak ternilai, terutama melalui ibadah malam yang penuh kemuliaan. Dzikir setelah sholat malam di bulan Ramadan memohon keberkahan hidup menjadi salah satu ibadah yang dianjurkan.
Merujuk Buku Qiyamul Lail dan Ramadhan karya Isnan Ansory, Lc., M.Ag, di tengah kesibukan siang dengan puasa, malam menjadi saat yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui qiyamul lail, shalat tarawih, dan witir. Namun, ibadah malam tidak berhenti pada shalat saja. Dzikir dan doa setelahnya menjadi penyempurna yang menghantarkan keberkahan hidup.
Berikut ini dzikir-dzikir dan doa yang diajarkan Rasulullah SAW dan dianjurkan salafu salih, berdasar dalil yang kuat, lengkap dengan tata cara dan adabnya.
Advertisement
1. Dzikir Setelah Shalat malam di Bulan Ramadan, Memohon Keberkahan Hidup
Bagian paling esensial dari artikel ini adalah dzikir setelah shalat malam. Dalam kitabnya, Isnan Ansory secara khusus membahas "Dzikir Setelah Witir". Dzikir ini bersumber dari hadits shahih dan menjadi amalan yang terus dijaga oleh Rasulullah SAW.
Lafadz Dzikir:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Latin: Subhaanal malikil quddus (3 kali)
Artinya: "Maha Suci Allah, Raja Yang Maha Suci."
Dalam riwayat lain, ditambahkan:
رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Rabbil malaa'ikati war ruuh
Artinya: "Tuhan (pemelihara) para malaikat dan Jibril."
Dzikir ini didasarkan pada hadits shahih dari sahabat Ubay bin Ka'ab radhiyallahu 'anhu, ia berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا سَلَّمَ فِي الْوِتْرِ قَالَ: سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Artinya: "Rasulullah SAW apabila telah salam dalam shalat witir, beliau mengucapkan: 'Subhaanal malikil quddus'." (HR. Abu Dawud, an-Nasa'i, dan Ahmad)
Imam al-Khattabi dalam kitabnya Ma'alim as-Sunan menjelaskan hikmah di balik dzikir ini. Pengulangan tiga kali menunjukkan penegasan dan pengagungan. 'Al-Malik' (Maha Raja) menegaskan kekuasaan Allah mutlak atas seluruh alam, sementara 'al-Quddus' (Maha Suci) menunjukkan kesucian-Nya dari segala kekurangan dan sifat makhluk.
Dzikir ini mengingatkan hamba akan kebesaran Rabb-nya di penghujung malam, memohon keberkahan dengan mengakui kemahasucian-Nya."
Sementara itu, dalam al-Mausu'ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyyah (27/299-300) disebutkan bahwa para ulama sepakat akan kesunnahan membaca dzikir setelah witir, meskipun redaksinya dapat bervariasi selama masih dalam koridor yang diajarkan.
Advertisement
2. Dzikir dan Doa setelah Sholat Malam (Tahajud)
Berikut doa setelah sholat tahajud yang antara lain dapat ditemukan dalam al-Adzkar karya Imam an-Nawawi halaman 25.
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْححَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِييُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Latin: Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wasallama haq. Was sa‘atu haq.
Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. la ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.
Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.
Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku.
3. Doa Memohon Ampunan (Istighfar)
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atubu ilaih.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
atau Sayyidul Istighfar:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكُ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِن شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكِ َعَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فاَغْفِر لِيْ فَإِنهَّ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allahumma anta robbi la illa ha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas tatho’tu a’udzubika min syarri ma shona’tu abu u laka bini’matika ‘alayya wa wa abu u dibdzanbi fahgfirli fa innahu la yaghfirudz dzunaba illa anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Dan aku atas tanggungan dan janji-Mu selama aku masih mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat yang Kau berikan kepadaku. Aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.
Advertisement
4. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbana atina fid dunya hasanatan wa fil akhirati hasanatan wa qina ‘adzaban naar.
Arti: “Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”
Doa ini mencakup semua aspek keberkahan: kesehatan, keluarga, rezeki, dan keselamatan akhirat.
5. Doa Memohon Rahmat dan Hidayah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي بِهَا قَلْبِي وَتَجْمَعُ بِهَا أَمْرِي وَتَلُمُّ بِهَا شَعْثِي وَتَرْفَعُ بِهَا ذِكْرِي وَتُزَكِّي بِهَا عَمَلِي وَتُلْهِمُنِي بِهَا رُشْدِي وَتَرُدُّ بِهَا أُلْفَتِي وَتَعْصِمُنِي بِهَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ
Latin: Allahumma inni as-aluka rahmatan min ‘indika tahdi biha qalbi wa tajma’u biha amri wa talummu biha sya’thi wa tarfa’u biha dzikri wa tuzakki biha ‘amali wa tulhimuni biha rusydi wa taruddu biha ulfati wa ta’shimuni biha min kulli suu’.
Arti: “Ya Allah, aku memohon rahmat dari-Mu yang dapat menuntun hatiku, mengumpulkan urusanku, memperbaiki kesulitanku, mengangkat sebutanku, membersihkan amalanku, memberiku ilham petunjuk, mengembalikan keakraban, dan melindungiku dari segala keburukan.”
Advertisement
6. Doa-doa Tambahan Setelah Shalat Malam
Selain dzikir di atas, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa setelah shalat malam, terutama di bulan Ramadan. Para ulama menganjurkan doa-doa berikut berdasarkan keumuman dalil:
Doa Memohon Keberkahan Hidup
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي عُمْرِي، وَفِي أَهْلِي، وَفِي مَالِي، وَفِي دِينِي، وَاجْعَلْنِي مُبَارَكًا أَيْنَمَا كُنْتُ
Latin: Allahumma baarik lii fii 'umrii, wa fii ahlī, wa fii maalī, wa fii dīnī, waj'alnii mubaarakan aynamaa kuntu.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah umurku, keluargaku, hartaku, dan agamaku, serta jadikanlah aku pribadi yang membawa keberkahan di mana pun aku berada."
Doa Memohon Kemudahan
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Latin: Allahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlan, wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlan.
Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan) jika Engkau kehendaki pasti menjadi mudah."
Adab Berdzikir dan Berdoa Setelah Shalat Malam
Agar dzikir dan doa lebih berpeluang dikabulkan, perhatikan adab-adab berikut:
- Ikhlas karena Allah: Niatkan semata-mata mengharap ridha-Nya.
- Menghadap Kiblat: Setelah salam, duduklah dengan tenang menghadap kiblat.
- Mengangkat Tangan: Saat berdoa, angkatlah tangan dengan penuh harap.
- Suara Lembut: Tidak berlebihan dalam mengeraskan suara.
- Khusyuk dan Hadirkan Hati: Fokuskan pikiran pada makna dzikir.
- Yakin Akan Dikabulkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan."
- Istigfar dan Shalawat: Sebelum berdoa, dahului dengan istigfar dan shalawat.
Imam an-Nawawi dalam al-Majmu' Syarah al-Muhadzdzab (4/32) menekankan bahwa waktu setelah shalat witir termasuk waktu mustajab, terutama bagi mereka yang konsisten menjaganya.
Advertisement
Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Malam di Bulan Ramadan
1. Mengikuti Tuntunan Langsung Rasulullah SAW
Dzikir yang diajarkan memiliki dasar yang kuat dalam sunnah. Isnan Ansory dalam kitabnya (halaman 57-58) secara khusus membahas "Dzikir Setelah Witir" yang bersumber dari hadits shahih riwayat Abu Dawud, An-Nasa'i, dan Ahmad. Dzikir yang dibaca Rasulullah SAW setelah salam dari shalat witir adalah:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Subhaanal malikil quddus (3 kali)Artinya: "Maha Suci Allah, Raja Yang Maha Suci."
Dengan istiqamah membaca dzikir ini, seorang muslim berarti menghidupkan sunnah Nabi di penghujung malam.
2. Penyucian Jiwa dan Pengagungan Kepada Allah
Dzikir "Subhaanal malikil quddus" mengandung pengakuan akan kebesaran Allah sebagai Al-Malik (Maha Raja) dan kesucian-Nya sebagai Al-Quddus (Maha Suci) dari segala kekurangan . Kalimat ini bukan sekadar bacaan, tetapi juga bentuk perendahan diri dan pengagungan kepada Sang Pencipta, yang menjadi inti dari ibadah malam.
3. Mendapatkan Pahala yang Berlipat Ganda
Bulan Ramadhan adalah bulan dilipatgandakannya pahala. Begitu pula dengan amalan dzikir. Malam hari, terutama setelah shalat, adalah waktu yang mustajab untuk berdzikir. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Qaf ayat 39-40 yang menjelaskan perintah bertasbih di malam hari dan setiap selesai shalat .
4. Waktu yang Paling Mustajab
Doa di malam hari, khususnya di bulan Ramadhan dan terlebih lagi di sepertiga malam terakhir, merupakan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Pada waktu ini, Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon . Sehingga, menggabungkan shalat malam dengan doa yang sungguh-sungguh adalah kombinasi ibadah yang sangat dahsyat.
5. Menggapai Ampunan di Malam Lailatul Qadar
Di antara doa yang paling dianjurkan untuk dibaca pada malam-malam Ramadhan, terutama saat mencari Lailatul Qadar, adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA :
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai orang yang meminta maaf, maka maafkanlah aku." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)
Doa ini adalah inti dari permohonan ampunan di malam yang penuh kemuliaan.
6. Memohon Diterimanya Amal Ibadah
Setelah berusaha maksimal beribadah di bulan Ramadhan, seorang muslim dianjurkan untuk berdoa agar amalannya diterima oleh Allah SWT. Ini adalah target tertinggi setelah menjalankan ibadah, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS setelah membangun Ka'bah.
People also Ask:
Doa minta berkah di bulan Ramadhan?
(Allahumma sallimni li Ramadhana, wa sallim Ramadhana li, wa tasallamhu minni mutaqabbala) "Ya Allah, selamatkanlah aku (sampaikanlah usiaku) menuju Ramadhan, dan selamatkanlah Ramadhan untukku (agar aku bisa beribadah di dalamnya), dan terimalah amal ibadahku di bulan tersebut."
Dzikir apa saja setelah sholat malam?
1. Dzikir Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil. Setelah selesai mengerjakan Sholat Tahajud, disarankan untuk berdzikir dengan membaca Tasbih (Subhanallah), Tahmid (Alhamdulillah), Takbir (Allahu Akbar), dan Tahlil (La ilaha illallah).
Dzikir apa yang bisa mengabulkan keinginan kita?
AGAR DOA DIKABULKAN
Untuk mempercepat doa dikabulkan, amalkan dzikir seperti "Ya Hayyu Ya Qayyum", Shalawat, istighfar, dan Asmaul Husna seperti "Al-Mujib", serta gabungkan dengan adab seperti berdoa di waktu mustajab (sepertiga malam, setelah salat), menghadap kiblat, dan bersungguh-sungguh. Dzikir seperti "Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar" juga sangat dianjurkan.
Bagaimana cara kamu mendapatkan keberkahan di bulan Ramadan?
5 Target Ibadah untuk Ramadan yang Produktif dan Penuh Berkah. ...Memperbaiki Kualitas Shalat dengan Khusyuk. ...Meningkatkan Tadarus Al-Qur'an Setiap Hari. ...Menyempurnakan Ibadah Puasa dengan Sedekah Rutin. ...4. Fokus pada Perbaikan Diri dan Introspeksi. ...Menyusun Tujuan Ibadah untuk Setelah Ramadan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4397214/original/081553500_1681628826-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3243886/original/008227900_1600662631-20200921-Pertalite-Harga-Premium-7.jpg)