Ramadan 2026, Ini Tips Ahli Gizi untuk Menjaga Keseimbangan Energi

Asupan energi dan gula bagi setiap individu perlu mendapat perhatian.

Diterbitkan 14 Februari 2026, 12:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Puasa Ramadan 2026 tinggal menghitung hari. Dokter spesialis gizi Klinik Bamed, Karina Marcella mengatakan bahwa asupan energi dan gula bagi setiap individu perlu mendapat perhatian.

Menurut Karina, asupan yang berlebihan dapat mengaktifkan jalur insulin dan IGF-1 atau pengatur pertumbuhan sel secara kronis, yang mendorong proliferasi sel tanpa jeda dan mempercepat akumulasi kerusakan DNA.

Selain itu dampak lainnya adalah aktivasi berlebihan jalur mTOR atau sensor nutrisi sel, yang sensitif terhadap asupan protein dan kalori, dapat menghambat proses autofagi (pembersihan sel rusak), yaitu mekanisme alami tubuh untuk membersihkan komponen sel yang rusak.

“Ketika autofagi terhambat, kerusakan sel akan menumpuk dan mempercepat proses penuaan. Sebaliknya, keseimbangan energi yang tepat dapat mengaktifkan jalur AMPK (pengatur energi sel) dan sirtuin (penjaga umur sel) yang berperan dalam memperbaiki DNA, meningkatkan efisiensi mitokondria, serta memperlambat aging,” kata Karina dalam seminar kesehatan yang digelar Bamed. Dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (14/2/2026)

Dalam konteks anti-aging, nutrisi anti-inflamasi dan antioksidan memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan jaringan tubuh. Nutrisi anti-inflamasi dan antioksidan menjaga kesehatan kulit dan jaringan tubuh dengan menyediakan bahan baku regenerasi, mengendalikan inflamasi, melindungi sel dari stres oksidatif, menjaga struktur dan fungsi jaringan jangka panjang.

Lebih lanjut, Karina menekankan bahwa nutrisi berperan besar dalam kesehatan secara holistik, mulai dari energi harian, kualitas tidur, kesehatan mental, hingga daya tahan tubuh. Metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak bekerja secara terintegrasi untuk menjaga keseimbangan energi dan fungsi organ.

“Ketidakseimbangan mikrobiota usus dapat berdampak pada mood, kecemasan, dan gangguan tidur, sementara sistem imun juga sangat sensitif terhadap status nutrisi,” pungkasnya.

  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Bulan Ramadan adalah periode suci bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa, meningkatkan ibadah, dan mempererat tali silaturahmi, dengan panduan lengkap mencakup jadwal, fiqih, gaya hidup, ekonomi, dan kesehatan.
    Ramadan
  • Ramadhan 2026