Liputan6.com, Jakarta - Manusia adalah tempatnya salah dan lupa, namun sebaik-baik hamba yang bersalah adalah mereka yang bersegera memohon ampunan (istighfar) kepada Allah SWT, sebagaimana dicontohkan Nabi SAW. Untuk itu umat Islam perlu mengetahui dan mengamalkan doa mohon ampunan dosa yang sering dibaca Rasulullah SAW.
Perlu dicatat, Rasulullah SAW yang telah dijamin ma'sum (terpelihara dari dosa) dan dijamin surga, justru merupakan sosok yang paling banyak beristighfar setiap harinya. Hal ini bukan karena tumpukan dosa, melainkan sebagai bentuk rasa syukur dan wujud penghambaan yang paling murni.
Merujuk Ebook Sunnah-Sunnah Sehari-hari karya Abdullah Hamud al Furaij dan Buku Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW karya Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih, terdapat beberapa doa permohonan ampun yang sangat sering dirutinkan oleh Rasulullah SAW. Berikut adalah uraian lengkapnya.
Advertisement
1. Penghulu Segala Istighfar (Sayyidul Istighfar)
Ini adalah lafaz permohonan ampun yang paling agung, mencakup pengakuan tauhid, pengakuan atas nikmat Allah, sekaligus pengakuan atas kelemahan diri.
Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin:Allahumma anta rabbī lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu, a‘ūdzu bika min syarri mā shana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abū’u laka bidzanbī, faghfir lī fa innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.
Arti: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau."
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam Buku Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menjelaskan bahwa doa ini dinamakan Sayyidul Istighfar (penghulu istighfar) karena maknanya yang sangat komprehensif.
Beliau menegaskan keutamaan hadis ini: barangsiapa membacanya di siang atau malam hari dengan penuh keyakinan lalu ia meninggal pada hari itu, maka ia dijamin termasuk penghuni surga.
2. Istighfar Harian Rasulullah SAW (100 Kali Sehari)
Ini adalah dzikir ringan di lisan namun sangat berat timbangannya, yang selalu membasahi bibir Rasulullah SAW setiap hari.
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Latin: *Astaghfirullāha wa atūbu ilaih.
Arti: "Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya."
Rasulullah SAW bersabda, "Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari sebanyak seratus kali." (HR. Muslim dari Al-Agharr Al-Muzani).
Abdullah Hamud al Furaij dalam Ebook Sunnah-Sunnah Sehari-hari memaparkan bahwa rutinitas Nabi membaca ini hingga 100 kali dalam sehari adalah teguran keras bagi umatnya. Jika Nabi yang tanpa dosa saja terus memperbarui taubatnya, maka umat manusia yang rentan berbuat salah jauh lebih butuh untuk merutinkan kalimat ini di sela-sela aktivitas harian.
3. Doa Memohon Ampunan Sebelum Salam dalam Shalat
Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada sahabat Abu Bakar As-Siddiq radhiyallahu 'anhu ketika beliau meminta diajarkan doa untuk dibaca dalam shalatnya.
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Latin: Allahumma innī zhalamtu nafsī zhulman katsīran, wa lā yaghfirudz-dzunūba illā anta, faghfir lī maghfiratan min 'indika, warḥamnī, innaka antal ghafūrur-raḥīm.*
Arti:"Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan hikmah yang mendalam dari doa ini. Dibaca pada penghujung ibadah shalat (sebelum salam), doa ini menumbuhkan sikap tawadhu. Mengajarkan agar seorang hamba tidak merasa sombong setelah beribadah, melainkan tetap merasa penuh kekurangan dan sangat bergantung pada rahmat serta ampunan Allah. Waktu Terbaik Membaca Doa Mohon Ampunan
Meskipun memohon ampunan disyariatkan kapan saja, syariat menetapkan waktu-waktu emas di mana pintu langit terbuka lebar untuk menerima taubat hamba-Nya:
1. Sepertiga Malam Terakhir (Waktu Sahur): Ini adalah waktu paling mustajab. Allah SWT memuji hamba-hamba-Nya yang "memohon ampunan di waktu sahur" (QS. Az-Zariyat: 18). Pada waktu ini, Allah turun ke langit dunia dan menawarkan ampunan secara langsung.
2. Setelah Melaksanakan Shalat Fardhu:Rasulullah SAW mencontohkan untuk langsung membaca "Astaghfirullah" sebanyak tiga kali sesaat setelah mengucapkan salam dari shalat fardhu. Ini untuk menutupi kelalaian atau hilangnya khusyu' selama mendirikan shalat.
3. Di Pagi dan Petang Hari: Khususnya untuk membaca Sayyidul Istighfar, waktu pagi dan petang (sebagai bagian dari dzikir *Ma'tsurat*) adalah momen yang sangat dijanjikan keutamaannya untuk meraih surga.
4. Saat Sedang Sujud: Sujud adalah posisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya. Memperbanyak istighfar dalam sujud sangat dianjurkan karena probabilitas dikabulkannya doa sangat tinggi. Hikmah Merutinkan Doa Mohon Ampunan Dosa
Istighfar bukan sekadar penghapus dosa, ia adalah solusi langit untuk berbagai problematika bumi. Berikut adalah hikmah singkat merutinkannya:
Pembersih Noda Hati: Setiap dosa meninggalkan titik hitam di hati. Istighfar mengilapkan kembali hati tersebut sehingga mudah menerima cahaya kebenaran.
Kunci Pembuka Rezeki dan Keturunan: Sebagaimana nasihat Nabi Nuh AS dalam Al-Qur'an (QS. Nuh: 10-12), istighfar mendatangkan curahan hujan yang berkah, memperbanyak harta, dan mengaruniakan keturunan.
Penolak Bala dan Bencana: Allah berjanji tidak akan mengazab suatu kaum selama mereka masih memohon ampun (istighfar) (QS. Al-Anfal: 33).
Menghadirkan Solusi Keresahan Hidup: Barangsiapa memperbanyak istighfar, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesedihan, dan kelapangan dari setiap kesempitan hidup.
Meraih Kecintaan Allah: Allah sangat mencintai orang-orang yang senantiasa bertaubat (*At-Tawwabin*) dan menyucikan diri. Rasa cinta ini bermuara pada perlindungan-Nya di dunia dan surga-Nya di akhirat.
Pertanyaan Seputar Doa Mohon Ampunan Dosa yang Sering Dibaca Rasulullah SAW
Apa bacaan yang harus sering kita baca supaya mendapatkan ampunan dari Allah SWT?
“Astaghfirullahal 'adzim alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih” (Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang Mengatur Segala Sesuatu, dan aku bertaubat kepada-Nya).
Mengapa kita dianjurkan memperbanyak doa dan meminta ampunan kepada Allah subhanahu wa ta'ala?
Kita kadang hanya meminta ampun, tetapi doa ini mengajarkan sesuatu yang lebih dalam, yaitu memohon agar Allah benar-benar menghapus dosa kita,” jelasnya. Ainun menambahkan, doa tersebut juga menunjukkan adab seorang hamba ketika berdoa.
Apa doa agar segala kesalahan dimaafkan oleh Allah?
Doa terbaik untuk memohon agar segala kesalahan dan dosa diampuni adalah dengan membaca doa Sayyidul Istighfar dan memperbanyak zikir mohon ampun.
Apa kalimat yang dapat diucapkan untuk memohon ampun kepada Allah SWT?
Astaghfirullah al-'Adzim al-ladhi la ilaha illa Huwa al-Hayyul-Qayyum wa atubu ilayh. Terjemahan : "Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Mahakuasa, yang tiada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup, Yang Mahapemelihara kehidupan, dan aku bertaubat kepada-Nya."
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4373091/original/033031400_1679908390-top-view-islamic-new-year-with-quran-book.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3281497/original/094550300_1603955124-037192400_1552637059-098603900_1476093234-Oknum_Polisi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8595539/original/069700400_1782565975-68166.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593553/original/034876000_1782562153-20260627_105015.jpg)