Doa Tahiyatul Masjid: Bacaan Niat, Tata Cara dan Keutamaannya

Sholat tahiyatul masjid bagi orang yang masuk masjid, meskipun masuknya berulang-ulang selama belum duduk

Diterbitkan 19 Oktober 2025, 20:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan ketika seseorang masuk masjid sebelum duduk, sebagai bentuk penghormatan kepada masjid. Oleh sebab itu, penting bagi seorang muslim untuk mengetahui doa tahiyatul masjid.

Dalam Fathul Muin, Syekh Zainuddin al-Malibari menjelaskan, disunahkan sholat tahiyatul masjid bagi orang yang masuk masjid, meskipun masuknya berulang-ulang selama belum duduk.

Dalam hadits riwayat Abu Qatadah, Rasulullah SAW bersbda: "Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, hendaklah sholat dua rakaat sebelum duduk." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Berdasar hadis di atas, jumhur ulama sepakat bahwa hukum sholat tahiyatul masjid adalah sunnah muakadah atau sangat dianjurkan. “Dalam hadits ini terdapat anjuran shalat dua rakaat ketika masuk masjid, dan ini disepakati para ulama, kecuali sebagian yang sangat sedikit,” demikian jelas Imam Nawawi dalam Syarh Muslim, 6/164.

Doa Sholat Tahiyatul Masjid: Niat dan Tata Caranya

Merujuk e-Book Sholat Tahiyatul Masjid karya Muhammad bin Shalih al-Khuzaim, Tahiyatul masjid disyari'atkan di setiap waktu, karena termasuk zawaatul asbab (ibadah yang terkait dengan sebab).

Setelah mengetahui kesunnahannya, maka yang perlu dipahami adalah doa tahiyatul masjid, mencakup tata cara sholat tahiyatul masjid termasuk niatnya:

Bacaan niat sholat tahiyatul masjid

أصَلِّي تَحِيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةَ لِلّهَ تَعَاَلَى

Latin: Ushalli tahiyyatal masjid rak’ataini sunnatan lillâhi ta’ala

Artinya: Saya shalat tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah Taala.

Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid

Secara umum, rukun sholat Tahiyatul Masjid dan sunnahnya serupa dengan sholat lain. Berikut tata cara sholat tahiyatul masjid merujuk Buku Risalah Tuntunan Lengkap Sholat Lengkap karya Drs Moh Rifai:

1. Membaca niat sholat tahiyatul masjid.

2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.

3. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek al-Quran (dianjurkan Surat Al-Kafirun)

4. Rukuk.

5. Itidal.

6. Sujud pertama.

7. Duduk di antara dua sujud

8. Sujud kedua

9. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua

10. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Pada rakaat kedua, setelah surat Al-Fatihah dianjurkan membaca surah Al-Ikhlas.

11. Salam.

Doa Setelah Sholat Tahiyatul Masjid dan Amalan Lainnya

Tidak ada ketentuan khusus mengenai doa setelah sholat tahiyatul masjid. Doa setelah sholat termasuk waktu yang mustajab.

Namun begitu, setelah melakukan sholat tahiyatul masjid, biasanya umat Muslim bisa membaca dan mengamalkan doa berikut, yang sering disebut sebagai doa Allahummaftah:

1. Doa Setelah Sholat Tahiyatul Masjid

اللَّهُمَّ افْتَحْ عَلَيْنَا حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَيْنَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin: Alloohummaftah ‘alainaa hikmataka wansyur ‘alainaa min khozaa-ini rohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya:“Ya Allah, anugerahilah kami hikmah dari-Mu, dan curahan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.”

2. Doa Lain Setelah Sholat Tahiyatul Masjid

Atau doa doa yang ma’tsur (diajarkan Nabi). Biasanya, setelah shalat sunnah, boleh membaca doa berikut:

 اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَارْزُقْنِي

Latin: Allahumma ighfir lii warhamnii wahdinii wa ‘aafinii warzuqnii

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, beri aku petunjuk, sehatkan aku, dan berilah aku rezeki.” (HR. Muslim no. 2697)

Wahbah az-Zuhaili dalam Al-Tafsir al-Munir menjelaskan bahwa rahmat Allah meliputi hidayah, ketenangan batin, dan perlindungan dari kesesatan. Dengan memohon “khazā’in rahmatik” (perbendaharaan rahmat-Mu), doa ini mengandung makna permintaan anugerah tak terbatas, sebab rahmat Allah tidak pernah habis dan mencakup seluruh kebutuhan manusia, baik dunia maupun akhirat.

Karena statusnya sebagai pembuka, jika masih ada kesempatan dan waktu sebelum sholat fardhu, maka bisa dilanjutkan dengan doa-doa lebih panjang atau amalan lainnya.

3. Amalan lain setelah Sholat Tahiyatul Masjid

Setelah shalat Tahiyatul Masjid, boleh duduk: Membaca Al-Qur’an, zikir, atau menunggu shalat fardhu, apabila waktu memungkinkan, sebelum muadzin iqamah.

Sunnah Masuk Masjid Sebelum Sholat Tahiyatul Masjid

Berikut ini adalah tata cara masuk masjid sebelum sholat Tahiyatul Masjid sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW:

 

1. Membaca Doa Masuk Masjid

Saat akan melangkah masuk ke dalam masjid, dahulukan kaki kanan dan baca doa berikut:

 اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Latin: Allahummaf-tah lii abwaaba rahmatik

Artinya: "Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu." (HR. Muslim no. 713)

2. Masuk dengan Mendahulukan Kaki Kanan

Masuklah ke masjid dengan mendahulukan kaki kanan, sebagaimana adab-adab masuk tempat yang mulia.

3. Tidak Bersuara Keras

Masuk dengan tenang, tidak berbicara keras, dan menjaga ketenangan masjid.

4. Shalat Tahiyatul Masjid

Setelah masuk dan sebelum duduk, lakukan shalat sunnah dua rakaat Tahiyatul Masjid. Shalat ini boleh dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang shalat.

Kondisi yang Menyebabkan Kesunahan Sholat Tahiyatul Masjid Hilang

Syekh Zainuddin Al-Malibari mengungkapkan, kesunahan sholat bisa hilang apabila seorang mukmin melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Masuk Masjid Langsung Duduk

Tidak disunnahkan sholat tahiyatul masjid jika seseorang masuk masjid langsung duduk, baik lama ataupun sebentar.

Namun begitu, kalau lupa atau tidak tahu dibolehkan langsung berdiri mengerjakan shhlat sunah tahiyatul masjid, dengan syarat duduknya tidak terlalu lama.

2. Masuk Masjid Langsung Iqamah

Sholat tahiyatul masjid makruh ditinggalkan kecuali dalam kondisi terdesak. Misalnya, pada saat masuk masjid muadzin sudah iqamah dan shalat berjamaah sebentar lagi akan dilaksanakan.

Dalam kondisi diharuskan untuk langsung sholat berjamaah untuk mendapatkan keutamaan takbiratul ihram bersama imam.

Doa Pengganti Sholat Tahiyatul Masjid

Ada solusi untuk yang tak berkesempatan melakukan sholat tahiyatul masjid seperti kondisi di atas. Keutamaan sholat tahiyatul masjid tetap dapat diperoleh dengan membaca doa berikut, sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Zainuddin al-Malibari:

 سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

Latin: Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah wallahu akbar, wa la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzim.

Artinya: Maha Suci Allah, segala bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada daya dan upaya melainkan karena Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Menurut Syekh Zainuddin, Lafal ini dibaca empat kali untuk mengganti sholat tahiyatul masjid.  

Keutamaan Sholat Tahiyatul Masjid

Berikut ini adalah keutamaan sholat tahiyatul masjid menurut hadis dan penjelasan ulama, seperti Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu', KH. Hasyim Asy’ari dalam Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim, Sayyid Sabiq dalam Buku Fiqih Sunnah:

1. Menghormati Masjid sebagai Rumah Allah

Dalil: “Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid, maka janganlah ia duduk sebelum shalat dua rakaat.” (HR. Bukhari no. 1167, Muslim no. 714). Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ menyebut sholat ini sebagai bentuk adab terhadap masjid.

2. Sunnah Muakkadah yang Ditekankan Rasulullah

Ulama sepakat sholat ini sangat dianjurkan (sunnah muakkadah). Kedudukannya sebagai sunnah yang selalu dijaga Rasulullah.

3. Mendapat Pahala Tambahan sebagai Amalan Sunnah

Amalan sunnah seperti tahiyatul masjid menambah pahala dan menyempurnakan kekurangan ibadah wajib.

4. Menghapus Dosa-Dosa Kecil

Rasulullah SAW bersabda, “Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan menghapus dosa-dosa di antara keduanya, selama dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim).

Penjelasan: Ulama menafsirkan sholat sunnah, termasuk tahiyatul masjid, termasuk amalan penghapus dosa kecil.

5. Menghadirkan Hati dan Khusyuk Saat Beribadah

Tahiyatul masjid melatih kesiapan hati untuk fokus beribadah sebelum melaksanakan sholat fardhu atau ibadah lainnya di masjid.

6. Menjadi Tanda Tawadhu’ dan Ketaatan

Memulai aktivitas ibadah dengan sholat sunnah menunjukkan sikap rendah hati seorang hamba di hadapan Allah.

People Also Ask

1. Apa doa sesudah sholat tahiyatul masjid?

idak ada doa khusus yang dianjurkan setelah sholat tahiyatul masjid; Anda bisa melanjutkan dengan berzikir, membaca doa apa saja yang diinginkan, atau mengamalkan doa seperti: "Allahummaftahli abwaba rahmatika" (ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu), seperti dilansir dari BincangSyariah. Anda juga bisa membaca dzikir lainnya seperti "Subhanallah walhamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar".

2. Apa bacaan tahiyatul masjid?

Bacaan Doa Masuk dan Keluar Masjid Lengkap dengan Artinya

Ushallî tahiyatal masjidi rak'ataini sunnatan lillîhi ta'âla Artinya, “Saya shalat Tahiyatul Masjid dua rakaat sunnah karena Allah ta'ala.”

3. Shalat tahiyatul masjid baca surat apa?

Niat Sholat Tahiyatul Masjid dan Tata Caranya

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid

Disarankan pagi yang menunaikan untuk membaca surat al-Kafirun di rakaat pertama dan al-Ikhlas di rakaat kedua setelah membaca al-Fatihah.

4. Apa beda sholat qobliyah dan tahiyatul masjid?

Ringkasan AIPerbedaan utama sholat qobliyah dan tahiyatul masjid terletak pada tujuan dan waktunya: qobliyah adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum sholat fardhu tertentu (misalnya qobliyah subuh sebelum subuh), sedangkan tahiyatul masjid adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah masuk masjid dan sebelum duduk. Dalam praktiknya, sholat qobliyah yang dikerjakan saat masuk masjid sudah mencukupi sebagai pengganti tahiyatul masjid jika waktu memungkinkan.