Liputan6.com, Jakarta - Ibadah Umroh merupakan salah satu bentuk ketaatan seorang Muslim kepada Allah SWT. Salah satu aspek penting dalam ibadah ini adalah doa niat Umroh lengkap, yang menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah yang dilakukan.
Memahami dan melafalkan doa niat Umroh lengkap dengan benar adalah langkah awal yang sangat penting bagi setiap jamaah. Wahbah Az-Zuhaili dalam Kitab Fiqih Islam wa Adillatuhu menerangkan tempat niat berada di dalam hati, sehingga tidak cukup apabila hanya melafalkannya tanpa disertai kehendak hati.
Mengutip dari buku Petunjuk Praktis Manasik Haji dan Umrah, Abu Abdillah (2019) menjelaskan bahwa setiap doa dan amalan dalam Umroh memiliki makna mendalam. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (1/10/2025).
Advertisement
Bacaan Doa Niat Umroh Lengkap (Arab, Latin, dan Artinya)
Niat Umroh adalah bagian integral dari proses ihram, yang menandai dimulainya ibadah Umroh . Niat ini dilafalkan setelah mengenakan pakaian ihram dan sebelum memulai tawaf. Melafalkan niat ini dengan penuh kesadaran akan makna yang terkandung di dalamnya sangat dianjurkan.
Dilansir dari buku Umrah: Panduan Ibadah Umrah Praktis Lahir Batin karya Ahmad Alaqiy, berikut adalah bacaan niat Umroh yang dapat dilafalkan:
1. Niat Umroh
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى. لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Latin: Nawaitul 'umrata wa ahramtu bihi lillahi ta'ala. Labbaika Allahumma 'umratan
Artinya: "Aku berniat melaksanakan umrah dengan berihram karena Allah Ta'ala. Aku memenuhi panggilan-Mu untuk mengerjakan umrah."
Setelah berniat ihram Umroh, jamaah dianjurkan untuk melanjutkan dengan membaca Talbiyah. Talbiyah adalah seruan yang menunjukkan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT dan kesiapan untuk memenuhi panggilan-Nya.
2. Bacaan Talbiyah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Latin: Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wanni'mata laka wal mulk. Laa syarika laka
Artinya: "Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu."
Advertisement
Waktu dan Tempat Melafalkan Niat Umroh (Miqat)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3062884/original/002425400_1582862191-20200227-Mekah-Pasca-Penghentian-Sementara-Ibadah-Umrah-AFP-1.jpg)
Niat Umrah memiliki waktu dan tempat khusus untuk dilafalkan, yang dikenal dengan istilah miqat. Miqat adalah batas yang telah ditetapkan syariat bagi jamaah haji atau Umrah untuk memulai ihram, yaitu mengenakan pakaian ihram dan melafalkan niat. Melampaui miqat tanpa berihram akan mengharuskan jamaah membayar dam (denda).
Mengutip dari buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari karya Muh. Hambali, niat Umrah dilaksanakan saat melakukan ihram. Batas pelaksanaan ihram Umrah dibagi menjadi dua jenis, yaitu miqat zamani dan miqat makani. Miqat zamani merujuk pada batas waktu, sedangkan miqat makani merujuk pada batas tempat.
Miqat zamani untuk Umrah dapat dilakukan kapan pun sepanjang tahun, kecuali pada hari-hari tertentu yang dimakruhkan seperti hari Arafah (9 Dzulhijjah), hari Nahr (10 Dzulhijjah), serta hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Hal ini dijelaskan dalam buku Saya Bisa Manasik Haji karya A Latief Utsman (2011).
Sementara itu, miqat makani adalah batas tempat untuk memulai ihram. Bagi jamaah dari Madinah, miqat makani mereka adalah Zulhulaifah atau Bir Ali. Untuk jamaah Umrah dari Indonesia yang datang melalui jalur udara, miqat makani dapat dilakukan dari dalam pesawat saat posisi sejajar dengan Qarnul Manazil atau Yalamlam, atau di bandara kedatangan seperti King Abdulaziz International Airport (KAIA) Jeddah jika tidak memungkinkan di udara.
Kumpulan Doa Penting Lainnya Selama Umrah
Selain doa niat Umroh lengkap, terdapat beberapa doa penting lainnya yang dianjurkan untuk dibaca selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah Umrah. Doa-doa ini membantu jamaah untuk senantiasa mengingat Allah dan memohon keberkahan di setiap tahapan ibadah.
Mengutip dari buku Petunjuk Praktis Manasik Haji dan Umrah, Abu Abdillah (2019), berikut adalah kumpulan doa yang dapat dipanjatkan:
Doa Keluar Rumah Sebelum Berangkat
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانِي بِالإِسْلَامِ وَأَرْشَدَنِي إِلَى آدَاءِ مَنَاسِكِيْ حَاجًا بِبَيْتِهِ وَمُعْتَمِرًا بِمَشَاعِرِهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْأُتِي وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ. بِسْمِ اللهِ آمَنْتُ بِاللَّهِ. بِسْمِ اللَّهِ تَوَجَّهْتُ لِلهِ. بِسْمِ اللَّهِ اعْتَصَمْتُ بِاللَّهِ. بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ.
Latin: Alhamdu lillaahil ladzii hadaanii bil- islaami wa arsyadanii ilaa adaa-i manaasikii haajjan bibaitihi wa mu'tamiran bimasyaa'irihi. Allaahumma shalli 'alan nabiyyil ummiyyi wa'alaa aalihi wa ashhaabihi ajma'iina. Bismillaahi aamantu billaahi. Bismillaahi tawajjahtu lillaahi. Bismillaahi'tashamtu billaahi. Bismillaahi tawakkaltu 'alallaahi laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan Islam dan memberi bimbingan kepadaku untuk menunaikan manasik hajiku di rumah-Nya, dan mengerjakan umrah di tempat lambang-lambang keagungan-Nya (Masya'ir). Ya Allah, berilah selawat atas Nabi yang tidak bisa baca dan tulis (ummi) dan atas keluarga dan para sahabatnya sekalian. Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah. Dengan nama Allah aku berlindung kepada Allah. Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah tiada daya upaya dan tiada kekuatan melainkan atas izin Allah Yang Maha Luhur lagi Maha Agung."
Doa Ketika Tiba di Tempat Tujuan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا.
Latin: Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira ahlihaa wakhaira maa fiihaa wa a'uudzu bika min syarrihaa wasyarri ahlihaa wasyarri maa fiihaa.
Artinya: "Ya Allah, saya mohon pada-Mu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada di dalamnya. Dan saya berlindung pada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan yang ada di dalamnya."
Doa Sesudah Selesai Berihram
اللَّهُمَّ أُحَرِّمُ شَعْرِي وَبَشَرِي وَجَسَدِيْ وَجَمِيعَ جَوَارِحِيْ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ حَرَّمْتَهُ عَلَى الْمُحْرِمِ ابْتَغِي بِذَالِكَ وَجْهَكَ الْكَرِيمَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.
Latin: Allaahumma uharrimu sya'rii wabasyarii wajasadii wajamii'a jawaarihii min kulli syai-in harramtahu 'alal muhrimi abtaghii bidzaalika wajhakal kariima yaa rabbal 'aalamiin.
Artinya: "Ya Allah aku haramkan rambut, kulit, tubuh dan seluruh anggota tubuhku dari semua yang Kau haramkan bagi seorang yang sedang berihram, demi mengharapkan diri-Mu semata, wahai Tuhan pemelihara alam semesta."
Doa Memasuki Kota Mekkah
اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِي وَدَمِي وَشَعْرِي وَبَشَرِي عَلَى النَّارِ وَآمِنِيْ مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادِكَ وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ
Latin: Allaahumma haadzaa haramuka wa amnuka faharrim lahmii wadamii wasya'rii wabasyarii 'alan naari wa aaminnii min 'adzaabika yauma tab'atsu 'ibaadika waj'alnii min auliyaa-ika wa- ahli thaa'atika.
Artinya: "Ya Allah, kota ini adalah tanah haram-Mu dan tempat aman-Mu, maka hindarkanlah daging, darah, rambut dan kulitku dari neraka. Dan selamatkanlah diriku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali hamba-Mu, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang selalu dekat dan taat kepada-Mu."
Doa Masuk Masjidil Haram
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ وَإِلَيْكَ يَعُودُ السَّلَامُ فَحَيْنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ. بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ
Latin: Allaahumma antas salaamu waminas salaamu wailaika ya'uudus salaamu fahayyinaa rabbanaa bis-salaami wa- adkhilnal jannata daaras salaami tabaarakta rabbanaa wata'aalaita yaa dzal jalaali wal-ikraami. Allaahummaftah lii abwaaba rahmatika. Bismillaahi walhamdu lillaahi wash-shalaatu was- salaamu 'alaa rasuulillaahi.
Artinya: "Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan daripada-Mulah datangnya keselamatan dan kepada-Mu kembalinya keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan, dengan selamat sejahtera dan masukkanlah kami ke dalam surga negeri keselamatan. Maha banyak anugerah-Mu dan Maha Tinggi Engkau wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu (aku masuk masjid ini) dengan nama Allah disertai dengan segala puji bagi Allah serta selawat dan salam untuk Rasulullah."
Doa Ketika Melihat Ka'bah
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَمَهَابَةٌ. وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَعَظَّمَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَبِرًا.
Latin: Allahumma zid haadzal baita tasyriifan wata'zhiiman wamahaabatan. Wazid man syarrafahu wa'azhzhamahu wakarramahu mimman hajjahu ami'tamarahu tasyriifan wata'zhiiman watakriiman wabirran.
Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan wibawa pada Bait (Ka'bah) ini. Dan tambahkan pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan dan menghormatinya di antara mereka yang berhaji atau yang berumrah dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kebaikan."
Doa Minum Air Zam-Zam
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَامٍ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin: Allahumma inni as-aluka i'lman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wasyifaa-an min kulli daa-in, wa saqamin birahmatika yaa arhamarraahimiin.
Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari tiap penyakit dengan rahmatMu. Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
Advertisement
Tata Cara Pelaksanaan Umroh Sesuai Sunnah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2875201/original/066634400_1565157463-20190807-Kakbah-6.jpg)
Pelaksanaan Umrah memiliki serangkaian tata cara yang harus diikuti agar ibadah sah dan mabrur. Setiap tahapan memiliki makna dan doa tersendiri yang dianjurkan untuk dibaca.
Mengutip dari buku Panduan Muslim Sehari-hari karya Hamdan Rasyid & Saiful Hadi El-Sutha, berikut adalah tata cara Umrah sesuai sunnah:
- Mandi dan Bersuci: Sebelum memulai ihram, jamaah dianjurkan untuk mandi terlebih dahulu untuk menghilangkan hadats kecil dan besar, kemudian berwudhu, bersisir, dan memakai wangi-wangian. Ini adalah persiapan fisik dan spiritual sebelum memasuki keadaan ihram.
- Mengenakan Pakaian Ihram dan Niat: Setelah bersuci, jamaah mengenakan pakaian ihram. Pakaian ihram untuk laki-laki terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan, sedangkan wanita mengenakan pakaian yang menutup seluruh aurat kecuali wajah dan telapak tangan. Setelah itu, jamaah melaksanakan sholat sunnah ihram dua rakaat dan melafalkan doa niat Umroh lengkap seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
- Bertolak ke Makkah dan Membaca Talbiyah: Setelah berihram, jamaah bertolak menuju Makkah dan dianjurkan untuk terus mengucapkan Talbiyah sepanjang perjalanan hingga tiba di Masjidil Haram. Talbiyah ini merupakan bentuk pengagungan dan penyerahan diri kepada Allah.
- Memasuki Masjidil Haram: Saat memasuki Masjidil Haram, jamaah disunnahkan melangkahkan kaki kanan terlebih dahulu seraya membaca doa masuk masjid. Doa ini memohon rahmat dan ampunan Allah saat memasuki rumah-Nya yang suci.
- Tawaf: Setelah masuk Masjidil Haram, jamaah berhenti membaca Talbiyah dan memulai tawaf, yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali. Tawaf dimulai dari Hajar Aswad, dengan posisi Ka'bah selalu berada di sebelah kiri. Setiap putaran dianjurkan untuk mencium Hajar Aswad jika memungkinkan, atau cukup melambaikan tangan ke arahnya sambil mengucapkan:بِسْمِ اللهِ ، وَاللهُ أَكْبَر اللَّهُمَّ إِيمَاناً بِكَ ، وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ ، وَاتِّبَاعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عليه وسلم - Latin: Bismillaah, wallaahu Akbar. Allaahumma iimaanan bika, wa tashdiiqan bi kitaabika, wa wafaa'an bi 'ahdika wat-tibaa'an li sunnati nabiyyika Muhammadin Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam - Artinya: "Dengan menyebut nama Allah. Allah Maha Besar. Ya Allah. (kami berthawaf) karena beriman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu dan mengikuti sunnah Nabi-Mu, Muhammad SAW."
- Sholat di Belakang Maqam Ibrahim: Setelah menyelesaikan tawaf, disunnahkan untuk melaksanakan sholat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim. Ini adalah tempat yang mulia dan dianjurkan untuk berdoa di sana.
- Sa'i: Selanjutnya adalah sa'i, yaitu berjalan atau berlari kecil sebanyak tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwa. Sa'i dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di Marwa. Ketika menaiki bukit Shafa, disunnahkan membaca doa seraya mengangkat tangan dan menghadap ke arah kiblat:لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ وَ نَصَرَ عَبْدَهُ وَ هَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ - Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syaiin qadiir. laa ilaaha illallahu wahdahu, Shadaqa wa'dahu wa nashara 'abdahu wa hazamal Ahzaaba wahdahu - Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya bagi-Nya kerajaan, hanya bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah semata, Allah telah menepati janji-Nya, telah menolong hamba-Nya dan telah mengalahkan musuh-musuh yang bersekutu sendirian."
- Tahallul: Tahapan terakhir adalah tahallul, yaitu memotong rambut. Bagi laki-laki, disunnahkan mencukur gundul atau memendekkan seluruh rambut. Bagi wanita, cukup memotong sebagian kecil ujung rambut. Tahallul menandai berakhirnya ibadah Umrah, dan jamaah diperbolehkan kembali mengenakan pakaian biasa serta melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang saat ihram.
FAQ
1. Apa itu niat Umroh?
Niat Umroh adalah kehendak hati untuk memulai ibadah Umroh dengan mengucapkan doa khusus sebagai syarat sah ibadah.
2. Kapan niat Umroh dilafalkan?
Niat Umroh dilafalkan setelah mengenakan pakaian ihram, sebelum memasuki Makkah, tepatnya di miqat.
3. Apa bacaan doa niat Umroh lengkap?
Bacaannya: Nawaitul 'umrata wa ahramtu bihi lillahi ta'ala. Labbaika Allahumma 'umratan. Artinya: "Aku berniat melaksanakan Umrah dengan berihram karena Allah Ta'ala. Aku memenuhi panggilan-Mu untuk mengerjakan Umrah."
4. Apa hukum niat dalam Umroh?
Niat merupakan rukun pertama yang wajib; tanpa niat yang benar, Umroh tidak sah.
5. Apa perbedaan miqat zamani dan miqat makani?
Miqat zamani adalah batas waktu pelaksanaan ihram (boleh sepanjang tahun), sedangkan miqat makani adalah batas tempat dimulainya ihram.
6. Apa yang dilakukan setelah niat Umroh?
Setelah niat, jamaah melanjutkan dengan membaca Talbiyah sebagai tanda kesiapan memenuhi panggilan Allah.
7. Mengapa niat Umroh harus dilakukan dengan tulus?
Karena niat ikhlas membedakan ibadah dari sekadar kebiasaan, serta menentukan diterima atau tidaknya Umroh di sisi Allah SWT.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1507756/original/017237400_1487093799-AHY2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)