Liputan6.com, Jakarta Membaca doa ayat kursi bahasa Indonesia beserta memahami maknanya dapat memberikan keberkahan dan perlindungan dalam kehidupan sehari-hari. Firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 255 ini mengandung keutamaan luar biasa yang telah dijelaskan dalam berbagai hadits sahih.
Mengamalkan bacaan doa ayat kursi bahasa Indonesia secara rutin menjadi amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Menurut Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya, ayat kursi adalah firman Allah SWT yang memiliki kedudukan agung dan mendatangkan kebaikan bagi yang membacanya.
Dalam sebuah hadits shahih disebutkan bahwa ayat kursi merupakan ayat paling utama dalam Kitabullah. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (30/9/2025).
Advertisement
Bacaan Ayat Kursi Arab, Latin, dan Terjemahan
Sebelum memahami makna mendalam dari ayat kursi, penting untuk mengetahui bacaan lengkapnya dalam tiga bentuk: Arab, Latin, dan terjemahan bahasa Indonesia. Ketiga bentuk bacaan ini memudahkan umat Muslim untuk mempelajari dan mengamalkan ayat kursi sesuai kemampuan masing-masing.
Bacaan Ayat Kursi Arab:
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Bacaan Ayat Kursi Latin:
Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā biiżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min 'ilmihī illā bimā syā, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm
Doa Ayat Kursi Bahasa Indonesia:
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Menurut hadits riwayat Ahmad, Nabi SAW pernah bertanya kepada Ubay ibnu Ka'b tentang ayat manakah yang paling agung dalam Kitabullah, dan Ubay menjawab ayat kursi. Nabi SAW kemudian bersabda: "Selamatlah dengan ilmu yang kamu miliki, hai Abdul Munzir."
Advertisement
Keutamaan Membaca Ayat Kursi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374406/original/051837800_1679988684-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)
Mengamalkan doa ayat kursi bahasa Indonesia memiliki berbagai keutamaan yang telah dijelaskan dalam hadits-hadits Rasulullah SAW. Keutamaan ini mencakup perlindungan spiritual dan pahala yang besar bagi pembacanya. Berikut beberapa keutamaan mmebaca ayat kursi seperti dilansir dari laman BAZNAS:
Setara Seperempat Al-Qur'an: Membaca ayat kursi memiliki keutamaan setara dengan membaca seperempat Al-Qur'an, sehingga pahalanya sangat besar.
Perlindungan Saat Tidur: Seseorang yang membaca ayat kursi sebelum tidur akan terhindar dari gangguan setan dan berada dalam penjagaan Allah SWT hingga pagi hari.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Bila engkau akan beranjak ke tempat tidurmu maka bacalah ayat kursi karena sesungguhnya ia (dapat menjadikanmu) senantiasa mendapatkan penjagaan dari Allah SWT dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi hari." (HR Bukhari)
Perlindungan Setelah Sholat Wajib: Dalam buku Fadhilah dan Tafsir Ayat Kursi karya Fadhl Ilahi dijelaskan bahwa membaca ayat kursi setelah sholat wajib akan memberikan perlindungan hingga sholat berikutnya.
Hadits At Thabrani menyebutkan: "Barang siapa membaca ayat kursi seusai sholat wajib, maka dia berada dalam perlindungan Allah hingga sholat berikutnya lagi."
Jaminan Masuk Surga: An-Nasai dan Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abu Umamah bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa membaca ayat kursi setelah setiap sholat wajib, tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian."
Mendapat Keberkahan Hidup: Membaca ayat kursi secara rutin memberikan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Waktu yang Dianjurkan Membaca Ayat Kursi
Meskipun ayat kursi dapat dibaca kapan saja, terdapat waktu-waktu tertentu yang lebih dianjurkan untuk mengamalkannya. Pemahaman tentang waktu-waktu istimewa ini membantu memaksimalkan keberkahan dari bacaan doa ayat kursi bahasa Indonesia.
- Sebelum Tidur: Waktu yang paling dianjurkan adalah sebelum tidur di malam hari untuk mendapatkan perlindungan dari gangguan setan hingga pagi hari.
- Setelah Sholat Wajib Lima Waktu: Membaca ayat kursi setelah setiap sholat fardhu memberikan perlindungan hingga waktu sholat berikutnya dan merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
- Saat Pagi dan Petang: Membaca ayat kursi di waktu pagi setelah sholat Subuh dan petang setelah sholat Ashar termasuk dalam dzikir pagi petang yang membawa keberkahan.
- Ketika Keluar Rumah: Membaca ayat kursi sebelum bepergian atau keluar rumah memberikan perlindungan dalam perjalanan.
- Saat Menghadapi Kesulitan: Ayat kursi dapat dibaca ketika menghadapi masalah atau kesulitan sebagai bentuk memohon pertolongan kepada Allah SWT.
- Sebelum Memulai Aktivitas Penting: Membaca ayat kursi sebelum memulai pekerjaan atau aktivitas penting dapat mendatangkan kemudahan dan keberkahan.
Mengutip dari berbagai kitab hadits, para ulama menegaskan bahwa konsistensi dalam membaca ayat kursi pada waktu-waktu tersebut akan memberikan manfaat spiritual yang luar biasa bagi kehidupan seorang Muslim.
Advertisement
Tafsir Ayat Kursi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
Ayat Kursi mengandung makna yang sangat mendalam tentang keesaan, kekuasaan, dan sifat-sifat Allah SWT. Tafsirnya menjelaskan berbagai aspek keagungan Ilahi yang patut direnungkan oleh setiap Muslim. Menurut tafsir Kementerian Agama (Kemenag), bacaan Ayat Kursi menjelaskan tentang keagungan Allah SWT, bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan berhak disembah, kekal, serta mengatur segala urusan makhluk-Nya tanpa kelalaian.
Berikut adalah beberapa poin tafsir dan makna mendalam dari Ayat Kursi:
- Keesaan dan Keabadian Allah: Ayat ini menegaskan tauhid, bahwa hanya Allah yang berhak disembah. Dia adalah Dzat yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, mengurus segala sesuatu tanpa henti.
- Kesempurnaan Sifat Allah: "Tidak mengantuk dan tidak tidur" menunjukkan kesempurnaan sifat Allah yang tidak memiliki kelemahan atau kelalaian sedikit pun dalam mengurus alam semesta.
- Kekuasaan dan Kepemilikan Mutlak: "Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi" menegaskan bahwa segala sesuatu di alam semesta adalah milik Allah dan berada di bawah kekuasaan-Nya.
- Syafaat Hanya dengan Izin-Nya: Tidak ada yang bisa memberikan pertolongan atau syafaat kecuali atas izin Allah SWT. Ini mencakup syafaat para malaikat, nabi, dan orang-orang saleh pada hari kiamat.
- Ilmu Allah yang Maha Luas: Ilmu Allah meliputi segala sesuatu, baik yang telah terjadi maupun yang akan terjadi, sementara manusia hanya mengetahui sebagian kecil dari ilmu-Nya.
- Kursi Allah Meliputi Alam Semesta: Ditafsirkan oleh Imam Jalalain sebagai ilmu-Nya atau kekuasaan-Nya yang meliputi seluruh alam semesta.
- Kemudahan Allah dalam Memelihara: Pemeliharaan langit dan bumi tidaklah memberatkan Allah, menunjukkan kemahatinggian dan kemahabesaran-Nya.
Hikmah di Balik Ayat Kursi
Ayat kursi mengandung hikmah mendalam yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi kehidupan umat Muslim. Memahami hikmah-hikmah ini memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas spiritual seseorang.
Pertama, ayat kursi mengajarkan tentang tauhid yang murni dengan menegaskan bahwa hanya Allah yang berhak disembah. Ini menjadi pengingat bagi setiap Muslim untuk tidak menyekutukan Allah dengan apapun dan menjaga kemurnian keimanan. Kedua, penjelasan tentang sifat-sifat Allah dalam ayat ini menumbuhkan rasa kagum dan keagungan terhadap Sang Pencipta yang memiliki kekuasaan mutlak atas segala sesuatu.
Hikmah lainnya adalah pemahaman tentang keterbatasan manusia dibandingkan dengan keluasan ilmu Allah SWT. Kesadaran ini mengajarkan kerendahan hati dan mendorong manusia untuk selalu bergantung kepada Allah dalam setiap urusan. Ayat kursi juga mengingatkan bahwa segala perlindungan dan pertolongan hanya datang dari Allah, sehingga manusia harus senantiasa memohon kepada-Nya.
Dari segi praktis, mengamalkan bacaan doa ayat kursi bahasa Indonesia secara rutin membentuk karakter yang lebih baik. Seseorang yang konsisten membaca ayat kursi akan terbiasa mengingat Allah dalam berbagai situasi, sehingga kehidupannya lebih terjaga dari perbuatan maksiat. Selain itu, keyakinan akan perlindungan Allah memberikan ketenangan jiwa dan mengurangi rasa cemas dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Advertisement
FAQ
1. Apa itu ayat kursi? Ayat kursi adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah yang merupakan ayat paling agung dalam Al-Qur'an yang menjelaskan kebesaran Allah SWT.
2. Kapan waktu terbaik membaca ayat kursi? Waktu terbaik membaca ayat kursi adalah setelah sholat wajib lima waktu dan sebelum tidur di malam hari.
3. Apakah boleh membaca ayat kursi tanpa wudhu? Boleh membaca ayat kursi tanpa wudhu, namun lebih utama jika dalam keadaan suci.
4. Berapa kali sebaiknya membaca ayat kursi dalam sehari? Minimal lima kali setelah setiap sholat wajib dan satu kali sebelum tidur, namun boleh lebih sesuai kemampuan.
5. Apa keutamaan utama membaca ayat kursi? Keutamaan utamanya adalah mendapat perlindungan Allah dari gangguan setan dan jaminan masuk surga bagi yang rutin membacanya setelah sholat wajib.
6. Apakah ayat kursi bisa dibaca untuk orang lain? Ya, ayat kursi dapat dibaca dan dihadiahkan pahalanya untuk orang lain yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.
7. Bagaimana cara mengajarkan ayat kursi kepada anak? Ajarkan secara bertahap mulai dari terjemahan bahasa Indonesia, lalu bacaan latin, kemudian bacaan Arab dengan menggunakan metode pengulangan dan pembiasaan rutin.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885024/original/ACg8ocLv0DeWDi_zcmWgoosg5RDoRFw9Nc-S86AyMIxpXrIAjQY-eA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4573773/original/021416200_1694591354-20230913111830__fpdl.in__quran-being-held-hands-close-up_23-2148444089_normal.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)