Liputan6.com, Jakarta - Sholat sunnah rawatib merupakan amalan penting dalam Islam yang mengiringi sholat fardhu, salah satunya adalah sholat Qobliyah Dzuhur. Setelah menunaikan sholat sunnah ini, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa dan dzikir.
Memahami doa setelah sholat Qobliyah Dzuhur menjadi krusial untuk menyempurnakan ibadah dan memanfaatkan waktu mustajab. Waktu antara adzan dan iqamah dikenal sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga doa yang dipanjatkan pada waktu tersebut memiliki kemungkinan besar untuk dikabulkan.
Menurut Buku Kumpulan Do'a Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa setelah sholat qobliyah Dzuhur memiliki kemiripan dengan doa setelah sholat wajib. Sholat Qobliyah Dzuhur sendiri adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum sholat Dzuhur, dan merupakan bagian dari sholat sunnah rawatib.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (22/9/2025).
Sholat Qobliyah Dzuhur dan Pentingnya Doa Setelahnya
Sholat Qobliyah Dzuhur adalah sholat sunnah yang dilaksanakan sebelum sholat fardhu Dzuhur, sebagai bagian dari sholat sunnah rawatib. Sholat sunnah ini mengiringi sholat wajib, baik sebelum (qobliyah) maupun sesudah (ba'diyah) sholat fardhu. Pentingnya sholat ini ditegaskan dalam berbagai riwayat hadits Nabi Muhammad SAW, menunjukkan kedudukannya yang mulia dalam Islam.
Dalil sholat Qobliyah Dzuhur bersandar pada hadits dari Ibnu Umar RA, yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW mengerjakan dua rakaat sebelum Dzuhur. Dalam Ahkam Ash-Sholah karya Syaikh Ali Raghib, disebutkan bahwa hadits ini juga mencakup sholat sunnah sebelum dan sesudah Maghrib, Isya, serta setelah sholat Jumat. Ini menegaskan konsistensi Rasulullah dalam melaksanakan sholat sunnah rawatib.
Setelah melaksanakan sholat Qobliyah Dzuhur, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa sembari menunggu iqamah. Waktu antara adzan dan iqamah termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa, sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA bahwa doa tidak akan ditolak pada waktu tersebut. Kesempatan ini sangat berharga untuk memanjatkan permohonan kepada Allah SWT.
Dalam Doa-Doa Rasulullah Sehari-Hari dan Sepanjang Masa karya Luthfi Yansyah, penekanan pada waktu mustajab ini kembali disebutkan, mengingatkan umat Muslim untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berdoa. Dengan hati yang khusyuk, dzikir, istighfar, dan doa-doa singkat dapat menjadi amalan yang mendatangkan keberkahan setelah menunaikan sholat Qobliyah Dzuhur.
Advertisement
Bacaan Doa Setelah Sholat Qobliyah Dzuhur (Arab, Latin, dan Artinya)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3440122/original/098377300_1619432348-AP21116335216317.jpg)
Setelah menunaikan sholat Qobliyah Dzuhur, terdapat beberapa bacaan doa dan dzikir yang sangat dianjurkan untuk dilafalkan. Bacaan-bacaan ini bertujuan untuk memohon ampunan, keselamatan, dan keberkahan dari Allah SWT. Buku Kumpulan Do'a Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI menjelaskan bahwa doa setelah sholat Qobliyah Dzuhur memiliki kemiripan dengan doa setelah sholat wajib.
Membaca Istighfar 3 Kali
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمِ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوْبُ إِلَيْه
Arab latin: Astaghfirullāhal-'azhīma alladzī lā ilāha illā huwa al-ḥayyu al-qayyūmu wa atūbu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Maha Hidup, Maha Kuasa, dan kepada-Nya aku bertaubat."
Membaca Tahlil 10 Kali
لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَي كُلِّ شَيْءٍ قَدِير
Arab Latin: Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā sharīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu yuḥyī wa yumītu wa huwa 'alā kulli shay'in qadīr.
Artinya: "Tiada tuhan selain Allah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya miliknya kerajaan dan pujian, (Ia) pula yang menghidupkan dan mematikan. Dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu."
Mohon Perlindungan dari Api Neraka 3 Kali
اللَّهُمَّ أَجِرْنَا مِنَ النَّارِ
Arab latin: Allāhumma ajirnā minan-nār.
Artinya: "Ya Allah, jauhkan kami dari api neraka."
Mohon Keselamatan
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ وَإِلَيْكَ يَعُودُ السَّلامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ.
Arab latin: Allāhumma anta as-salāmu wa minka as-salāmu wa ilaika ya'ūdu as-salām, faḥyinnā rabbana bis-salām, wa adkhilnal-jannata dāras-salām, tabārakta rabbana wa ta'ālaita yā dzal-jalāli wal-ikrām.
Artinya: "Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari pada-Mulah datangnya keselamatan dan kepada-Mu kembalinya keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan, dengan selamat sejahtera dan masukkanlah kami ke dalam surga negeri keselamatan. Maha banyak anugerahMu dan Maha Tinggi Engkau Wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan."
Doa Berserah kepada Allah
اللَّهُمَّ لأَمَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَ ی الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Arab latin: Allāhumma lā māni'a limā a'ṭaita wa lā mu'ṭiya limā mana'ta wa lā rādda limā qaḍaita wa lā yanfa'u dzul-jaddi minka al-jaddu.
Artinya: "Ya Allah tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang bisa memberi apa yang Engkau cegah, dan tidak ada yang bisa menolak ketetapanmu. Tidak berguna kekayaan dan kemulian itu bagi pemiliknya. Hanya dari-Mu kekayaan dan kemulian."
Mohon Pertolongan Jadi Hamba yang Syukur
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Arab latin: Allāhumma a'innī 'alā dzikrika wa syukrika wa ḥusni 'ibādatik.
Artinya: "Ya Allah...Bantulah aku untuk senantiasa berdzikir dan bersyukur kepada-Mu, serta selalu beribadah dengan baik kepada-Mu."
Selain doa-doa di atas, dianjurkan pula membaca doa yang mencerminkan pengakuan atas keagungan dan kemurahan Allah. Doa ini berbunyi:
تمَّ نُورُكَ فَهَدَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ، عَظُمَ حِلْمُكَ فَعَفَوْتَ فَلَكَ الحَمْدُ، بَسَطْتَ يَدَكَ فَأَعْطَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ، رَبَّنَا وَجْهُكَ أَكْرَمُ الوُجُوهِ، وَجَاهُكَ أَعْظَمُ الجَاهِ، وَعَطِيَّتُكَ أَفْضَلُ العَطَايَا وَأَحْنَاهَا، تُطَاعُ رَبَّنَا فَتَشْكُرُ فَلَكَ الحَمْدُ، وَتُعْصَى رَبَّنَا فَتَغْفِرُ فَلَكَ الحَمْدُ، وَتُجِيبُ المُضْطَرَّ وَتَكْشِفُ الضُّرَّ وَتَشْفِي السَّقْمَ وَتَغْفِرُ الذَّنْبَ وَتَقْبَلُ التَّوْبَةَ، وَلاَ يَجْزِي بِنِعَمَائِكَ أَحَدٌ، وَلاَ يَبْلُغُ مِدْحَتَكَ قَوْلُ قَائِلٍ
Tamma nuuruka fahadaita falakal hamdu ‘azhuma hilmuka fa’afawta falakal hamdu basth-ta yadaka fa-a’thoita falakal hamdu robbanaa wajhuka akromul wujuuh, wa jaahuka a’zhomul jaah, wa ‘athiyyatuka afdholul ‘athiyyati wa ahnaahaa, tuthoo’u robbanaa fatasykur, falakal hamdu, wa tu’shoo robbanaa fataghfir, falakal hamdu, wa tujiibul mudhthorro wa taksyifudh dhorro wa tasyfis saqma wa taghfirudz dzanba wa taqbalut taubata wa yajzii bi aalaa-ika ahadun wa laa yablughu midhataka qowlu qoo-il.
Artinya: "Cahaya–Mu sempurna, maka Engkau menunjuki; segala puji bagi–Mu. Kesabaran–Mu luar biasa, maka Engkau mengampuni; segala puji bagi–Mu. Engkau ulurkan tangan–Mu, maka Engkau memberi; segala puji bagi–Mu. Tuhan kami, wajah–Mu adalah yang termulia dari semua wajah yang paling mulia, kehormatan–Mu adalah kehormatan tertinggi, dan hadiah–Mu adalah hadiah terbaik dan terindah. Engkau dipatuhi, wahai Tuhan kami, maka Engkau memperlihatkan penghargaan; segala puji bagi-Mu. Engkau tidak dipatuhi, wahai Tuhan kami, namun Engkau mengampuni; segala puji bagi-Mu. Engkau jawab sesiapa yang berada dalam kesulitan, lalu Engkau hilangkan bahaya. Engkau sembuhkan yang sakit. Engkau keluarkan dari kesulitan. Engkau terima taubat. Engkau ampuni dosa-dosa. Tak seorangpun bisa membalas karunia–Mu, tidak pula mampu menghitung pujian yang layak bagi–Mu."
Dzikir dan Wirid Setelah Sholat Qobliyah Dzuhur
Selain doa-doa yang telah disebutkan, dzikir dan wirid juga merupakan amalan penting setelah sholat Qobliyah Dzuhur. Dzikir adalah mengingat Allah, dan wirid adalah kumpulan bacaan yang diulang-ulang. Amalan ini membantu menjaga hati tetap terhubung dengan Allah dan memperkuat keimanan seorang Muslim.
Salah satu wirid yang dianjurkan setelah sholat Qobliyah Dzuhur adalah membaca istighfar sebanyak 33 kali. Bacaan istighfar tersebut adalah:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ، الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal-azhim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul-qayyum, wa atubu ilaiih.
Artinya: "Aku mohon ampunan kepada-Mu, ya Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup lagi Yang Berdiri Sendiri, dan aku bertaubah (kembali) kepada-Nya."
Kemudian, dilanjutkan dengan membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali.
- Bacaan tasbih adalah سُبْحَانَ اللهِ (Subḥānallāh) artinya 'Maha Suci Allah'.
- Bacaan tahmid adalah وَالْحَمْدُ لِلَّهِ (Alḥamdulillāh) artinya 'Segala puji bagi Allah'.
- Sedangkan bacaan takbir adalah الله أَكْبَرُ (Allāhu Akbar) artinya 'Allah Maha Besar'.
Amalan ini merupakan bentuk pujian dan pengagungan kepada Allah SWT yang dapat menenangkan hati.
Bacaan doa dan dzikir setelah Qobliyah Dzuhur tersebut dapat dilafalkan dengan tenang dan khusyuk, sembari menanti iqamah Dzuhur. Waktu ini adalah kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah, sehingga setiap Muslim dianjurkan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.
Advertisement
Keutamaan Melaksanakan Sholat Qobliyah Dzuhur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3437774/original/031633600_1619163554-20210423-Shalat-Jumat-di-Masjid-Berasitektur-Oriental-TALLO-7.jpg)
Sholat Qobliyah Dzuhur memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim yang menjalankannya, meskipun hukumnya sunnah. Keutamaan-keutamaan ini menjadi motivasi bagi setiap Muslim untuk senantiasa melaksanakannya, mengingat besarnya pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT.
Waktu Dibukakannya Pintu Langit
Salah satu keutamaan utama sholat Qobliyah Dzuhur adalah bahwa waktu pelaksanaannya bertepatan dengan dibukakannya pintu-pintu langit. Hal ini dijelaskan dalam kitab Fikih Sunnah Jilid 1 karya Sayyid Sabiq. Rasulullah SAW sendiri rutin melaksanakan sholat empat rakaat sebelum Dzuhur karena keutamaan ini, berharap amalnya diangkat pada saat yang mulia tersebut.
Dibebaskan dari Api Neraka
Umat Muslim yang menjaga sholat sunnah empat rakaat sebelum Dzuhur dan empat rakaat sesudahnya dijanjikan akan diharamkan dari api neraka. Ini menunjukkan betapa besar pahala dan perlindungan yang diberikan Allah bagi mereka yang konsisten dalam menjalankan amalan ini, sebagaimana diriwayatkan oleh Ummu Habibah RA.
Diberikan Rumah di Surga
Keutamaan lain bagi mereka yang ikhlas melaksanakan sholat sunnah rawatib adalah janji Allah untuk membangunkan rumah di surga. Ini adalah balasan yang sangat besar bagi kesungguhan seorang hamba dalam beribadah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.
Keutamaan-keutamaan ini menegaskan bahwa sholat Qobliyah Dzuhur bukan sekadar amalan tambahan, melainkan ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi. Melaksanakannya secara rutin dapat mendatangkan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT, serta mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.
Dalil dan Tata Cara Sholat Qobliyah Dzuhur
Sholat sunnah sebelum Dzuhur merupakan amalan yang sangat dianjurkan dan telah menjadi kebiasaan Rasulullah SAW. Dalil-dalil yang kuat mendukung pelaksanaan sholat ini, menunjukkan pentingnya dalam syariat Islam. Dari Abdullah bin As-Sab radhiallahu anhu, disebutkan bahwa Rasulullah SAW biasa menunaikan sholat empat rakaat setelah waktu zawal sebelum sholat Dzuhur.
Anjuran sholat qobliyah juga pernah disebutkan dalam hadits Nabi SAW yang berbunyi: "Setiap sholat fardhu diawali dua rakaat (sholat sunnah)." (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin az-Zubair). Hadits ini secara umum menegaskan pentingnya sholat sunnah rawatib sebelum sholat fardhu, termasuk sholat Qobliyah Dzuhur.
Tata cara pelaksanaan sholat Qobliyah Dzuhur dapat dilakukan dalam beberapa cara. Menurut Panduan Shalat Sunah Lengkap oleh KH Muhammad Sholikhin, sholat sunnah qabliyah dzuhur dapat dikerjakan empat rakaat sekaligus dengan satu kali salam.
Niat untuk sholat empat rakaat sekaligus adalah:
أُصَلِّي سُنَّةَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى. اللَّهُ أَكْبَرُ
Ushalli sunnatazh-zhuhri arba'a raka'atin qabliyyatal lillahi ta'ala. Allahu akbar.
Artinya: "Aku niat shalat sunah sebelum Zuhur empat rakaat karena Allah Ta'ala. Allahu akbar."
Alternatif lain, sholat qabliyah dzuhur juga dapat dilaksanakan dengan dua kali salam, yaitu shalat sunnah dua kali dua rakaat (total empat rakaat dengan dua salam) sebelum shalat dzuhur. Niatnya adalah:
أُصَلِّي سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى. اللَّهُ أَكْبَرُ
Ushalli sunnatazh-zhuhri rak'ataini qabliyyatul lillahi ta'ala. Allahu akbar.
Artinya: "Aku niat shalat sunah sebelum dzuhur dua rakaat karena Allah ta'ala. Allahu akbar."
Shalat sunnah qobliyah Dzuhur tidak harus dikerjakan sebanyak empat rakaat; boleh juga diambil yang utama saja (mu'akkad), yaitu hanya dua rakaat, dengan tata cara yang sama seperti sholat lainnya.
Advertisement
FAQ
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar doa setelah sholat Qobliyah Dzuhur.
- Apa itu sholat Qobliyah Dzuhur? Sholat Qobliyah Dzuhur adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum sholat fardhu Dzuhur, merupakan bagian dari sholat sunnah rawatib yang sangat dianjurkan dalam Islam.
- Mengapa penting membaca doa setelah sholat Qobliyah Dzuhur? Membaca doa setelah sholat Qobliyah Dzuhur penting karena waktu antara adzan dan iqamah dianggap sebagai waktu mustajab, sehingga doa yang dipanjatkan memiliki kemungkinan besar untuk dikabulkan.
- Apakah ada bacaan doa khusus setelah sholat Qobliyah Dzuhur? Bacaan doa setelah sholat Qobliyah Dzuhur umumnya mirip dengan doa setelah sholat wajib, meliputi istighfar, tahlil, doa memohon keselamatan, perlindungan dari api neraka, berserah diri kepada Allah, dan memohon pertolongan untuk bersyukur serta beribadah dengan baik.
- Berapa rakaat sholat Qobliyah Dzuhur yang dianjurkan? Sholat Qobliyah Dzuhur dapat dikerjakan sebanyak empat rakaat (satu atau dua salam) atau dua rakaat saja yang termasuk kategori mu'akkad (ditekankan).
- Apa keutamaan melaksanakan sholat Qobliyah Dzuhur? Keutamaan sholat Qobliyah Dzuhur meliputi dibukakannya pintu-pintu langit, dijanjikan dibebaskan dari api neraka, dan diberikan rumah di surga bagi yang konsisten melaksanakannya.
- Dzikir apa saja yang dianjurkan setelah sholat Qobliyah Dzuhur? Setelah sholat Qobliyah Dzuhur dianjurkan membaca istighfar, tahlil, serta tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali untuk menjaga hati tetap mengingat Allah.
- Di mana saya bisa menemukan dalil mengenai sholat Qobliyah Dzuhur? Dalil sholat Qobliyah Dzuhur dapat ditemukan dalam kitab hadits seperti Shahih Bukhari dan Muslim, serta buku-buku fikih seperti Ahkam Ash-Sholah dan Fikih Sunnah Jilid 1.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3449234/original/037900000_1620241442-000_99C2KR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490150/original/098329000_1770000559-Gemini_Generated_Image_pf6br7pf6br7pf6b.png)