Liputan6.com, Jakarta Libur September 2025 akan menjadi momen yang dinanti-nanti oleh banyak orang. Meskipun hanya ada satu hari libur nasional, potensi libur panjang atau long weekend bisa menjadi daya tarik tersendiri. Mari kita simak informasi lengkap mengenai libur di bulan September 2025.
Dengan libur yang jatuh tepat sebelum akhir pekan, ini menjadi momen sempurna untuk memanfaatkan long weekend selama tiga hari berturut-turut. Saatnya cek kalender, susun rencana, dan manfaatkan waktu libur panjang ini untuk berkumpul bersama keluarga, berwisata, atau sekadar menikmati waktu istirahat yang berkualitas. Jangan sampai kelewatan, karena long weekend September ini bisa jadi kesempatan emas untuk recharge dan makin produktif!
Daftar Libur September 2025
Bulan September 2025 hanya memiliki satu hari libur nasional, yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 5 September. Libur Maulid Nabi tahun ini otomatis menghadirkan long weekend selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 5–7 September 2025.
Bagi yang ingin liburan lebih panjang, ada opsi menambah cuti pada Kamis, 4 September atau Senin, 8 September, sehingga waktu rehat bisa mencapai empat hingga lima hari berturut-turut.
Daftar Libur Maulid Nabi Muhammad SAW September 2025
- Jumat, 5 September 2025: Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad SAW
- Sabtu, 6 September 2025 : Libur akhir pekan
- Minggu, 7 September 2025 : Libur akhir pekan
- Long weekend: 5–7 September 2025
Bisa diperpanjang:
- Ambil cuti Kamis, 4/9: libur jadi 4 hari (4–7 Sept).
- Tambah cuti Senin, 8/9: libur bisa 5 hari (4–8 Sept).
Daftar Libur September 2025 Lainnya
Sabtu, 13 September 2025: Libur akhir pekan
Minggu, 14 September 2025 : Libur akhir pekan
Sabtu, 20 September 2025: Libur akhir pekan
Minggu, 21 September 2025: Libur akhir pekan
Sabtu, 27 September 2025: Libur akhir pekan
Minggu, 28 September 2025: Libur akhir pekan
Advertisement
Tanggal Maulid Nabi Muhammad SAW 2025
Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2025 diperingati pada hari Jumat, 5 September 2025. Peringatan Maulid Nabi menjadi momen penting bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, keistimewaan beliau, mukjizat yang dimiliki, perjalanan hidup (sirah), serta akhlaknya yang mulia. Semua itu dilakukan agar kita dapat meneladani beliau dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan perintah Allah Ta’ala dalam firman-Nya,
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآَخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Laqad kâna lakum fî rasûlillâhi uswatun ḫasanatul limang kâna yarjullâha wal-yaumal-âkhira wa dzakarallâha katsîrâ
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS. Al Ahzab: 21).
Tentang Perayaan Maulid Nabi
Perayaan Maulid Nabi sering dilakukan oleh sebagian kaum muslimin. Mengutip dari rumaysho.com, para ulama menjelaskan bahwa perayaan ini tidak memiliki dasar yang kuat, baik dari sisi sejarah maupun syariat. Secara historis, tanggal pasti kelahiran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak diketahui dengan jelas. Sebagian penelitian bahkan menunjukkan bahwa beliau lahir pada 9 Rabi’ul Awwal, bukan 12 Rabi’ul Awwal. Karena itu, menjadikan malam 12 Rabi’ul Awwal sebagai perayaan kelahiran Nabi tidak memiliki pijakan yang sahih.
Dari sisi syariat, merayakan Maulid Nabi juga tidak memiliki landasan. Jika hal tersebut merupakan bagian dari agama, tentu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan melakukannya atau menyampaikannya kepada umatnya. Namun, karena tidak ada satu pun dalil yang menunjukkan hal tersebut, maka perayaan Maulid dipandang sebagai ibadah yang diada-adakan. Allah telah menegaskan bahwa agama Islam telah sempurna (QS. Al-Ma’idah: 3), sehingga menambahkan suatu bentuk ibadah baru berarti menyalahi kesempurnaan agama yang telah ditetapkan. Dengan demikian, merayakan Maulid Nabi dianggap sebagai bid’ah yang tidak diperbolehkan.
Meski niat sebagian orang dalam merayakan Maulid adalah untuk mengagungkan Rasulullah dan menumbuhkan rasa cinta kepada beliau, cara tersebut tidak dibenarkan. Kecintaan kepada Nabi memang bagian dari iman, namun harus diwujudkan dengan mengikuti sunnahnya, bukan membuat ajaran baru. Lebih buruk lagi, dalam praktiknya sering terjadi kemungkaran, seperti nyanyian qasidah yang berlebihan hingga menempatkan Nabi di atas Allah, atau keyakinan ruh Nabi hadir dalam perayaan. Hal ini menunjukkan bahwa Maulid Nabi tidak hanya bid’ah, tetapi juga berpotensi membawa umat kepada kesesatan dan penyimpangan dari syariat.
Advertisement
Tips Menyambut Long Weekend September 2025
1. Rencanakan Lebih Awal
Long weekend biasanya hanya berlangsung beberapa hari, jadi perencanaan yang matang akan sangat membantu. Tentukan sejak awal tujuan utama dari long weekend Anda: apakah ingin traveling ke luar kota, staycation di hotel dalam kota, atau sekadar quality time bersama keluarga. Dengan menentukan arah lebih awal, Anda bisa menghindari kebingungan atau kebiasaan membuang waktu untuk memutuskan di saat terakhir. Perencanaan juga memberi Anda kontrol lebih baik terhadap budget dan aktivitas yang ingin dilakukan.
Selain itu, memesan tiket transportasi dan akomodasi lebih awal bisa menghemat biaya sekaligus memastikan ketersediaan. Di masa long weekend, harga tiket pesawat, kereta, atau hotel biasanya melonjak. Dengan persiapan jauh-jauh hari, Anda bisa memilih harga yang lebih terjangkau serta mendapatkan lokasi penginapan yang strategis. Bahkan untuk yang hanya berencana staycation, booking hotel lebih cepat akan memberi lebih banyak pilihan dan mengurangi stres di kemudian hari.
2. Persiapkan Keperluan Sebelum Hari H
Agar perjalanan atau aktivitas berjalan lancar, persiapkan segala sesuatu sehari atau dua hari sebelum berangkat. Barang-barang penting seperti pakaian, charger, obat pribadi, dompet, dan dokumen perjalanan sebaiknya sudah tertata rapi. Dengan begitu, Anda tidak akan terburu-buru dan melupakan hal kecil yang bisa mengganggu perjalanan. Menyediakan checklist barang bawaan juga akan membantu memastikan tidak ada yang tertinggal.
Untuk yang memilih menghabiskan waktu di rumah, persiapan juga tetap penting. Pastikan kebutuhan harian seperti bahan makanan, gas, atau listrik prabayar sudah terisi penuh. Dengan persiapan ini, Anda tidak perlu keluar rumah di tengah liburan hanya untuk membeli hal-hal kecil. Selain itu, menyiapkan area rumah agar lebih nyaman—seperti merapikan ruang tamu atau menyiapkan sudut baca—bisa membuat long weekend di rumah terasa lebih menyenangkan.
3. Atur Budget
Mengelola keuangan saat long weekend sangat penting karena euforia liburan sering membuat orang lupa batasan. Sebelum berangkat, buat perkiraan biaya transportasi, makan, dan aktivitas wisata. Mengetahui batas pengeluaran akan membantu Anda lebih tenang dalam menikmati liburan tanpa rasa khawatir soal keuangan setelahnya. Membawa uang tunai secukupnya juga bisa membantu mengendalikan pengeluaran karena lebih mudah melacak jumlah yang sudah digunakan.
Selain itu, gunakan metode sederhana seperti membagi uang ke dalam pos-pos tertentu: transportasi, makanan, hiburan, dan belanja tambahan. Dengan begitu, Anda tidak tergoda untuk menghabiskan semuanya sekaligus. Jika memungkinkan, gunakan aplikasi catatan keuangan di ponsel untuk mencatat pengeluaran selama liburan. Setelah long weekend usai, catatan tersebut akan membantu mengevaluasi apakah anggaran yang dibuat realistis atau perlu disesuaikan untuk liburan berikutnya.
4. Manfaatkan Waktu dengan Seimbang
Long weekend sering menjadi kesempatan langka untuk liburan atau berkumpul dengan orang terdekat. Namun, penting untuk tidak menghabiskan seluruh waktu hanya untuk bepergian. Sisihkan waktu untuk istirahat total, karena tubuh dan pikiran juga membutuhkan jeda. Bahkan liburan yang terlalu padat bisa membuat Anda kelelahan ketika kembali bekerja. Oleh karena itu, buatlah jadwal yang fleksibel agar ada ruang untuk bersantai.
Selain itu, long weekend bisa dimanfaatkan untuk hal-hal personal yang sering terlewat di hari kerja. Misalnya, mencoba hobi baru, membaca buku, atau melakukan refleksi diri tentang pencapaian pribadi. Keseimbangan antara bersenang-senang, bersosialisasi, dan beristirahat akan membuat long weekend terasa lebih berkualitas. Pada akhirnya, liburan yang baik adalah yang membuat Anda kembali segar secara fisik maupun mental.
5. Antisipasi Keramaian
Karena long weekend adalah waktu favorit untuk berlibur, hampir semua destinasi wisata populer akan penuh sesak. Untuk menghindari rasa tidak nyaman, pilih waktu berangkat lebih awal di pagi hari atau lebih larut setelah jam sibuk. Dengan cara ini, Anda bisa mengurangi risiko terjebak macet panjang atau antrean panjang di tempat wisata. Alternatif lain adalah memilih destinasi yang belum terlalu populer tetapi tetap menawarkan pengalaman menarik.
Selain itu, pertimbangkan opsi virtual tour atau pengalaman budaya lokal yang lebih dekat dengan rumah. Misalnya, mengunjungi museum kecil di daerah Anda, menjelajahi kuliner lokal, atau mengikuti acara komunitas. Aktivitas ini tidak hanya lebih hemat waktu, tetapi juga mengurangi stres akibat padatnya pengunjung. Dengan cara ini, Anda tetap bisa menikmati suasana liburan tanpa harus ikut berdesakan di destinasi populer.
6. Jaga Kesehatan
Kesehatan sering kali terabaikan saat liburan, padahal ini adalah modal utama agar long weekend berjalan menyenangkan. Sebelum berangkat, pastikan tubuh cukup istirahat agar tidak mudah lelah di perjalanan. Membawa vitamin, obat pribadi, serta hand sanitizer bisa membantu menjaga kondisi tubuh tetap fit. Perjalanan yang nyaman akan membuat pengalaman liburan lebih menyenangkan.
Jika Anda bepergian dengan kendaraan pribadi, periksa kondisi kendaraan terlebih dahulu, mulai dari ban, oli, hingga bahan bakar. Hal kecil seperti ini dapat mencegah masalah besar di perjalanan. Jangan lupa juga menjaga pola makan selama liburan. Menikmati kuliner lokal memang menyenangkan, tetapi tetap perhatikan keseimbangan agar tidak berlebihan. Dengan menjaga kesehatan, Anda bisa kembali bekerja setelah liburan dengan kondisi prima.
Bagaimana Jika Tidak Ingin Keluar Rumah?
1. Ciptakan suasana berbeda di rumah
Agar long weekend tidak terasa monoton, coba ubah suasana rumah dengan menata ulang perabot, menambahkan dekorasi kecil, atau sekadar mengganti sprei dan tirai. Hal-hal sederhana ini bisa memberi kesan segar seolah-olah berada di tempat baru. Tambahkan aromaterapi atau lilin wangi serta musik favorit untuk menciptakan nuansa rileks dan nyaman sepanjang hari.
2. Rencanakan aktivitas ringan tapi menyenangkan
Menghabiskan waktu di rumah bukan berarti membosankan, karena banyak aktivitas ringan yang bisa dipilih. Anda bisa maraton film atau serial, membaca buku yang lama tertunda, atau mencoba permainan seperti board game, puzzle, maupun video game. Aktivitas ini tidak hanya menghibur tetapi juga membantu melepas stres dan mengisi waktu dengan hal yang benar-benar Anda nikmati.
3. Eksperimen di dapur
Long weekend juga bisa jadi momen yang tepat untuk bereksperimen dengan resep baru. Cobalah memasak hidangan yang belum pernah dibuat sebelumnya, membuat cemilan sederhana, atau bahkan mengadakan “theme dinner” seperti menu Jepang atau Korea sambil menonton film bertema serupa. Selain mengisi waktu, kegiatan ini bisa menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus melatih kreativitas di dapur.
4. Rawat diri dan kesehatan
Gunakan waktu luang ini untuk fokus pada diri sendiri melalui aktivitas perawatan dan kesehatan. Anda bisa melakukan skincare, meditasi, yoga ringan, atau sekadar tidur cukup tanpa alarm. Dengan menjaga tubuh tetap sehat dan pikiran lebih tenang, Anda akan kembali menghadapi hari kerja dengan kondisi yang lebih segar dan bersemangat.
5. Tetap sosial walau di rumah
Meski tidak bepergian, hubungan sosial tetap bisa dijaga melalui cara sederhana. Anda dapat melakukan panggilan video dengan teman atau keluarga, bermain game online bersama, atau mengikuti kelas daring seperti memasak dan yoga. Dengan begitu, Anda tetap merasa terhubung dengan orang lain tanpa harus keluar rumah.
6. Siapkan “mini agenda”
Agar long weekend terasa lebih bermakna, buatlah rencana sederhana untuk tiap harinya. Misalnya hari pertama untuk bersantai total, hari kedua untuk mencoba aktivitas baru, dan hari ketiga untuk sedikit produktif seperti membereskan rumah. Dengan cara ini, waktu libur lebih terarah dan Anda tetap bisa menikmati keseimbangan antara istirahat dan produktivitas.
Advertisement
People Also Ask
Kapan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada tahun 2025?
Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada hari Jumat, 5 September 2025.
Bagaimana cara memanfaatkan libur panjang di September 2025?
Dengan mengambil cuti pada Kamis, 4 September, libur dapat dinikmati dari Kamis hingga Minggu.
Apa yang harus dipersiapkan menjelang libur September 2025?
Persiapkan aktivitas, tiket perjalanan, dan perhatikan protokol kesehatan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3807195/original/039082200_1737508382-16080137_red_bokeh_lights_background_1305.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5051207/original/080163400_1734234398-pexels-bertellifotografia-29509460.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860527/original/082452700_1734048766-pexels-david-kanigan-239927285-29558894.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261701/original/046985700_1781754821-000_B7GK8PT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290686/original/071046700_1782151905-000_B7WZ2B3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261512/original/033497000_1781727509-063_2282087886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261061/original/001985800_1781677236-063_2281989304.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4410634/original/016949900_1682850414-isaac-smith-6EnTPvPPL6I-unsplash.jpg)