Liputan6.com, Jakarta Sholat tahajud adalah ibadah sunnah yang istimewa karena dilakukan di sepertiga malam terakhir. Untuk melaksanakannya dengan khusyuk, penting memahami bacaan sholat tahajud rakaat pertama dan kedua agar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Setiap rakaat memiliki anjuran bacaan tertentu yang bisa dipilih sesuai kemampuan. Pengetahuan tentang bacaan sholat tahajud rakaat pertama dan kedua membantu seseorang lebih fokus saat beribadah.
Dengan membaca doa dan surat yang tepat, ibadah malam ini terasa lebih bermakna. Itulah sebabnya memahami bacaan sholat tahajud rakaat pertama dan kedua menjadi bagian penting dari kesempurnaan sholat tahajud. Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang bacaan sholat tahajud rakaat pertama dan kedua.
Advertisement
Niat Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146859/original/058389500_1662357870-pexels-thirdman-7957068.jpg)
Mengutip buku berjudul Mukjizat Sholat Malam For Teens Meraih Spiritualitas Rasulullah (2009) oleh Sallamah Muhammad Abu Al-Kamal, sholat tahajud itu artinya sholat malam setelah tidur sejenak.
Orang yang melakukan sholat malam disebut hajid. Jadi bertahajud artinya melakukan sholat sunnah pada malam hari setelah tidur. Semua sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, dengan demikian, disebut sholat malam atau sholat tahajud (shalattullail).
Sebelum melaksanakan sholat tahajud, niat menjadi landasan utama yang harus diteguhkan di dalam hati. Niat ini berfungsi sebagai pembeda antara ibadah satu dengan yang lainnya, serta menjadi penentu sah tidaknya suatu amal. Tidak perlu dilafalkan keras-keras, cukup diucapkan dalam hati dengan penuh keikhlasan.
Berikut adalah lafal niat sholat Tahajud yang umum digunakan:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu an usholli sunnatat-tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Terdapat pula variasi lain yang bisa digunakan, dengan tambahan lafaz untuk mempertegas arah kiblat:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu an usholli sunnatat-tahajjudi rak‘ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta‘ala.”
Advertisement
Tata Cara dan Bacaan Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3194515/original/070338100_1596082535-muslim-woman-pray-hijab-praying-mat-indoors_73740-638__1_.jpg)
Menurut Mavianti sebagaimana dikutip dalam JPMD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa Volume 5, Issue 2, 2024, gerakan shalat dan bacaan sholat dapat dikatakan baik dan benar ketika sesuai dengan ketentuan-ketentuan sholat yakni tidak mengurangi gerakan dan menambah gerakan shalat serta bacaan shalat yang dilakukan secara fasih dan benar.
Tata cara pelaksanaan sholat tahajud secara umum serupa dengan sholat sunah lainnya. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, memungkinkan fleksibilitas dalam jumlah rakaat yang ingin dikerjakan. Kekhusyukan dan tuma'ninah (ketenangan) menjadi kunci dalam setiap gerakan dan bacaan.
Rakaat Pertama
Pelaksanaan rakaat pertama dimulai dengan takbiratul ihram, diikuti serangkaian bacaan dan gerakan. Setiap langkah dilakukan dengan tenang dan penuh penghayatan.
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan.
- Membaca Doa Iftitah: Disunahkan untuk dibaca setelah takbiratul ihram. Doa ini merupakan pujian kepada Allah SWT. "Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa'ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil 'Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin." Artinya: "Allah Maha Besar, Mahasempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Maha Suci Allah pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam keadaan lurus dan berserah diri, dan aku bukanlah termasuk golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan dengan demikian aku diperintahkan dan aku termasuk golongan orang-orang muslim."
- Membaca Surat Al-Fatihah: Wajib dibaca dalam setiap rakaat sholat. "Alhamdu lilla hi rabbil 'alamiin. Ar rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim waladh-dhaalliin."
- Membaca Surat Pendek Al-Qur'an: Setelah Al-Fatihah, disunahkan membaca surat pendek. Pada rakaat pertama, Surah Al-Kafirun sering dianjurkan, atau surat pilihan lainnya. Rasulullah SAW terkadang membaca surat-surat yang panjang, namun ini tidak wajib.
- Rukuk: Melakukan rukuk dengan tuma'ninah.
- I'tidal: Berdiri tegak setelah rukuk dengan tuma'ninah.
- Sujud: Melakukan sujud dengan tuma'ninah.
- Duduk di antara dua sujud: Duduk sejenak dengan tuma'ninah.
- Sujud kedua: Melakukan sujud kembali dengan tuma'ninah.
Rakaat Kedua
Rakaat kedua dimulai setelah sujud kedua pada rakaat pertama. Prosesnya mirip, namun diakhiri dengan tahiyat akhir dan salam.
- Berdiri untuk rakaat kedua: Dimulai dengan takbir intiqalat.
- Membaca Surat Al-Fatihah: Wajib dibaca kembali.
- Membaca Surat Pendek Al-Qur'an: Setelah Al-Fatihah, pada rakaat kedua disunahkan membaca Surah Al-Ikhlas atau surat pilihan lainnya.
- Rukuk: Melakukan rukuk dengan tuma'ninah.
- I'tidal: Berdiri tegak setelah rukuk dengan tuma'ninah.
- Sujud: Melakukan sujud dengan tuma'ninah.
- Duduk di antara dua sujud: Duduk sejenak dengan tuma'ninah.
- Sujud kedua: Melakukan sujud kembali dengan tuma'ninah.
- Tahiyat Akhir: Membaca doa tahiyat akhir. "At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. As salaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah. Aallaahumma shalli'alaa muhammad, wa'alaa aali muhammad."
- Salam: Mengakhiri sholat dengan salam ke kanan dan ke kiri.
Doa Setelah Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
Mengutip buku berjudul Pesan-Pesan Moral untuk Meraih Sukses, Mulia, dan Selamat (2022) oleh Prof. DR. Miftah Faridl dijelaskan doa adalah senjata ampuh orang mukmin. Doa adalah meminta dan menyerahkan diri kepada Allah. Semakin banyak berdoa, semakin dekat dengan Allah. Banyak berdoa adalah salah satu tanda keimanan, sedangkan malas berdoa adalah bagian dari kekeliruan.
Setelah selesai melaksanakan sholat tahajud, sangat dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan doa dengan penuh pengharapan. Waktu setelah sholat tahajud sering disebut sebagai momen yang mustajab, di mana permohonan hamba lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, memperbanyak doa pada saat ini menjadi kesempatan emas.
Salah satu doa yang bisa diamalkan adalah doa yang panjang, mencakup pujian, pengakuan, serta permohonan ampunan.
اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ.
Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fîhinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fîhinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fîhinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa’dul haqq. Wa liqâ’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan nâru haqq. Wan nabiyyûna haqq. Wa Muhammadun shallallâhu ‘alaihi wasallama haqq. Was sâ’atu haqq. Allâhumma laka aslamtu, wa bika âmantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khâshamtu, wa ilaika hâkamtu. Faghfirlî mâ qaddamtu wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu wa mâ a’lantu, wa mâ anta a’lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh.
Artinya:
"Ya Allah, Tuhan kami, segala puji hanya bagi-Mu. Engkau penegak langit, bumi, dan semua makhluk di dalamnya. Segala puji hanya bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan semua makhluk di dalamnya. Segala puji hanya bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan semua makhluk di dalamnya. Segala puji hanya bagi-Mu, Engkau Maha Benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad SAW itu benar, dan Hari Kiamat itu benar.
Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, dengan-Mu aku berdebat, dan kepada-Mu aku berhukum. Maka ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, yang aku sembunyikan maupun yang aku tampakkan, dan apa yang lebih Engkau ketahui dariku. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengakhirkan. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Sumber:
- Buku berjudul Mukjizat Sholat Malam For Teens Meraih Spiritualitas Rasulullah (2009) oleh Sallamah Muhammad Abu Al-Kamal
- Kajian berjudul Edukasi Bacaan dan Gerakan Sholat dalam Meningkatkan Pemahaman Ibadah Anak dipublikasikan di JPMD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa Volume 5, Issue 2, 2024
- Buku berjudul Pesan-Pesan Moral untuk Meraih Sukses, Mulia, dan Selamat (2022) oleh Prof. DR. Miftah Faridl
Advertisement
Q & A Seputar Topik
Apa bacaan niat sholat tahajud sebelum memulai rakaat pertama?
Bacaan niatnya adalah: نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى Nawaitu shalata tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ Artinya: Saya niat sholat tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Surat apa yang dibaca setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama sholat tahajud?
Tidak ada surat khusus, tetapi banyak ulama menganjurkan membaca Surat Al-Kafirun pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah.
Surat apa yang dianjurkan dibaca pada rakaat kedua setelah Al-Fatihah?
Pada rakaat kedua, dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.
Apakah boleh membaca surat lain selain Al-Kafirun dan Al-Ikhlas?
Boleh. Sholat tahajud tidak ditentukan dengan surat tertentu. Seorang muslim bebas membaca surat apa saja dari Al-Qur’an sesuai hafalan.
Bagaimana bacaan setelah selesai sholat tahajud?
Setelah salam, sangat dianjurkan memperbanyak dzikir, istighfar, dan doa. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah: رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي Rabbi-ghfir lî warhamnî wahdinî warzuqnî Artinya: Ya Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, berilah aku petunjuk, dan rezekikanlah aku.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1918996/original/079782400_1776676911-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_19.58.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3132299/original/086350000_1589863856-Muslim_Woman_Pray_On_Hijab_Praying_On_Mat_Indoors.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533779/original/098475800_1773775028-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990587/original/078337000_1730716394-cara-sholat-tahajud.jpg)