Cara Doa Agar Cepat Terkabul Walaupun Mustahil, Lakukan Amalan Sederhana Ini

Mengetahui cara berdoa agar segera dikabulkan Allah SWT, pahami juga beberapa hal sederhana yang mempengaruhi mustajab tidaknya suatu doa.

Diterbitkan 18 Agustus 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cara doa agar cepat terkabul walaupun mustahil menjadi harapan terbesar untuk mencapai apa yang dicita-citakan.  Dalam ajaran Islam, Allah SWT telah menjanjikan bahwa setiap doa yang dipanjatkan dengan tulus akan didengar dan dikabulkan sesuai kehendak-Nya.

Mengutip dari laman ump.ac.id, doa adalah harapan dan keinginan yang dimintakan kepada Allah karena merasa diri lemah dan hina. Suatu pengharapan agar tercapai sesuatu yang diinginkan dan terhindar dari segala perkara yang ditakuti.

Cara doa agar cepat terkabul walaupun mustahil bukanlah sekadar membaca bacaan tertentu, melainkan memahami hakikat dan etika berdoa yang benar menurut syariat Islam. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (18/8/2025).

Cara Doa Agar Cepat Terkabul Walaupun Mustahil

Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 186: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku."

Sebagaimana yang disebutkan dalam kitab Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Hasan al-Bashry berkata: "Kunci kekayaan laut adalah kapal, dan kunci kekayaan bumi adalah jalan, sedangkan kunci kekayaan langit adalah doa." Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya posisi doa dalam kehidupan seorang muslim.

Untuk mencapai pengabulan doa yang tampak mustahil, seorang muslim harus memahami beberapa cara yang telah diajarkan dalam Islam:

1. Bertaubat dan Membersihkan Diri dari Dosa

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan diri dari segala dosa, baik dosa kecil maupun besar. Nabi Muhammad SAW bersabda tentang seorang laki-laki yang berdoa dengan sungguh-sungguh namun doanya tidak dikabulkan karena makanan, minuman, dan pakaiannya dari hasil yang haram.

2. Memilih Waktu dan Tempat yang Mustajab

Pilihlah waktu-waktu yang dianjurkan untuk berdoa seperti saat sujud, setelah shalat fardhu, di antara azan dan iqamah, saat berbuka puasa, ketika turun hujan, dan saat berada dalam perjalanan. Rasulullah SAW bersabda: "Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu."

3. Berdoa dengan Penuh Khusyuk dan Yakin

Yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan doa sesuai dengan kehendak dan hikmah-Nya. Berdoalah dengan hati yang khusyuk, merendah, dan penuh harap kepada Allah SWT.

4. Mengawali dengan Membaca Al-Fatihah

Sebelum memanjatkan doa khusus, awali dengan membaca Al-Fatihah sebagai pembuka yang membawa berkah. Al-Fatihah memiliki keutamaan khusus sebagai induk Al-Quran.

5. Bertawassul dengan Nama-nama Allah yang Baik

Gunakan Asmaul Husna dalam berdoa untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sebutkan sifat-sifat Allah yang sesuai dengan permohonanan yang dipanjatkan.

6. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan

Perbanyak amal kebaikan seperti sedekah, membantu sesama, dan berbuat baik kepada orang tua. Kebaikan-kebaikan ini dapat menjadi wasilah dikabulkannya doa.

Melansir dari berbagai sumber hadits sahih, cara-cara di atas merupakan metode yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para ulama salaf untuk mencapai pengabulan doa, bahkan untuk hal-hal yang tampak mustahil sekalipun.

Doa Agar Cepat Terkabul dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemah

Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan untuk memohon pengabulan keinginan:

1. Doa Al-Fatihah dan Doa Agar Keinginan Terkabul

Arab: "بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ"

Latin: "Bismillahir-rahmanir-rahim. Al-hamdu lillahi rabbil 'alamin. Ar-rahmanirrahim. Maliki yaumiddin. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Ihdinas-siratal-mustaqim. Siratal-lazina an'amta 'alaihim ghairil-maghdubi 'alaihim walad-dallin."

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah Kau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."

Setelah Al-Fatihah, lanjutkan dengan:

Arab: "اللَّهُمَّ أَنْتَ لَهَا وَلِكُلِّ حَاجَةٍ فَاقْضِنَا بِفَضْلِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ"

Latin: "Allahumma anta laha wa likulli hajatin faqdhina bifadhli bismillahirrahmanirrahim"

Terjemah: "Ya Allah, Kaulah pemberi manfaat pada Fatihah dan pada setiap kebutuhan, maka kabulkan hajat (kami) dengan keutamaan bismillahirrahmanirrahim."

2. Doa Memohon Ampunan dan Pengabulan Keinginan

Arab: "اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّي وَعَلَانِيَّتِي فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِي وَتَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوْبِي وَتَعْلَمُ حَاجَتِي فَأَعْطِنِي سُؤَالِي"

Latin: "Allahumma innaka ta'lamu sirri wa'alaniyyati faqbal ma'dzirati. Wa ta'lam mafi nafsi faghfir li dzunubi. Wata'lam hajati fa a'thini suali"

Artinya: "Ya Allah, Engkau mengetahui rahasia dan tindak-tandukku, terimalah semua permohonan maafku. Engkau mengetahui isi hatiku, ampunilah dosaku. Engkau mengetahui kebutuhanku, kabulkanlah permohonanku."

Syarat dan Etika Berdoa yang Benar

Agar doa dapat dikabulkan dengan cepat, bahkan untuk hal-hal yang tampak mustahil, seorang muslim harus memperhatikan beberapa syarat dan etika berdoa:

1. Dalam Keadaan Suci

Berwudhu sebelum berdoa merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Kebersihan lahir dan batin akan membantu konsentrasi dan khusyuk dalam berdoa.

2. Menghadap Kiblat

Meski tidak wajib, menghadap kiblat saat berdoa merupakan adab yang baik dan dapat menambah khusyuk dalam bermunajat kepada Allah.

3. Mengangkat Kedua Tangan

Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengangkat kedua telapak tangan saat berdoa sebagai tanda memohon dan merendahkan diri kepada Allah.

4. Memuji Allah Terlebih Dahulu

Awali doa dengan memuji Allah dan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebelum menyampaikan permohonan.

5. Berdoa dengan Nama-nama Allah yang Baik

Gunakan Asmaul Husna yang sesuai dengan permohonan yang dipanjatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Mengutip dari berbagai kitab hadits, etika-etika ini telah dipraktikkan langsung oleh Rasulullah SAW dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Waktu-waktu Mustajab untuk Berdoa

Islam mengajarkan bahwa ada waktu-waktu tertentu dimana doa lebih mudah dikabulkan:

1. Sepertiga Malam Terakhir

Waktu sahur merupakan waktu yang sangat mulia untuk berdoa karena Allah turun ke langit dunia dan mengabulkan permohonan hamba-Nya.

2. Antara Maghrib dan Isya

Waktu ini merupakan waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa karena merupakan waktu yang diberkahi.

3. Hari Jumat

Khususnya antara Ashar dan Maghrib pada hari Jumat, merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa dan memohon kepada Allah.

4. Saat Hujan Turun

Ketika hujan turun, pintu langit terbuka dan doa-doa hamba akan lebih mudah sampai ke sisi Allah SWT.

5. Bulan Ramadhan

Seluruh bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, terutama pada malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

Berdasarkan berbagai riwayat hadits sahih, waktu-waktu ini memiliki keistimewaan khusus dalam hal pengabulan doa dan permohonan kepada Allah SWT.

Amalan Pendukung Agar Doa Terkabul

Selain berdoa, ada beberapa amalan yang dapat memperbesar peluang dikabulkannya doa:

1. Shalat Sunnah Hajat

Shalat sunnah hajat merupakan shalat khusus yang dilakukan ketika memiliki keperluan atau keinginan tertentu yang ingin dikabulkan Allah.

2. Puasa Sunnah

Berpuasa dapat membersihkan jiwa dan mendekatkan diri kepada Allah, sehingga doa saat berbuka puasa memiliki keutamaan khusus.

3. Sedekah dan Zakat

Mengeluarkan sebagian harta untuk membantu sesama dapat menjadi wasilah dikabulkannya doa dan ridha Allah SWT.

4. Istighfar

Memperbanyak istighfar atau memohon ampun kepada Allah dapat membersihkan dosa yang menjadi penghalang dikabulkannya doa.

5. Shalawat kepada Nabi

Membaca shalawat kepada Rasulullah SAW dapat menjadi wasilah dan pembuka pintu rahmat Allah untuk mengabulkan permohonan.

Melansir dari berbagai kitab fikih klasik, amalan-amalan ini telah terbukti menjadi pendukung yang efektif dalam mencapai pengabulan doa.

Doa untuk Berbagai Keperluan Hidup

Berikut beberapa doa khusus untuk berbagai keperluan dalam kehidupan:

1. Doa Memohon Pertolongan Allah

Arab: "اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ"

Latin: "Allahumma inni as'aluka bi'anni asyhadu annaka antallahu, laailahailla antal ahadusshamad, alladzi lam yalid walam yulad, walam yakullahu kufuwan ahad"

Artinya: "Allah. Tiada tuhan selain Engkau Yang Maha Esa, tempat bergantung, yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada yang menyamai-Nya."

2. Doa Agar Cita-cita Tercapai

Arab: "حَسْبِي اللهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ"

Latin: "Hasbiyallahu lailaha illa huwa 'alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul 'arsyil 'adzim"

Artinya: "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Allah. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung."

Doa ini dapat dibaca setiap pagi dan sore hari sebagaimana yang diajarkan dalam hadits riwayat Abu Daud dari Abu Darda'.

Pentingnya Keseimbangan Doa dan Ikhtiar

Islam mengajarkan bahwa doa harus diimbangi dengan usaha atau ikhtiar yang maksimal. Seorang muslim tidak boleh hanya berdoa tanpa berusaha, karena itu adalah bentuk kepasrahan yang salah. Sebaliknya, berusaha tanpa berdoa menunjukkan kesombongan karena merasa tidak membutuhkan pertolongan Allah SWT. Keseimbangan antara doa dan ikhtiar inilah yang diajarkan dalam Islam sebagai jalan menuju kesuksesan.

Doa memberikan kekuatan spiritual dan keyakinan bahwa Allah akan membantu setiap langkah yang diambil. Sementara ikhtiar menunjukkan bahwa seorang hamba tidak bermalas-malasan dan benar-benar serius dalam mencapai tujuannya. Kombinasi keduanya akan menghasilkan hasil yang maksimal dan berkah dari Allah.

Mengutip dari Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, ikhtiar tanpa doa adalah sombong, sedangkan doa tanpa ikhtiar adalah bohong. Pernyataan ini menegaskan pentingnya keseimbangan dalam beribadah kepada Allah.

Dalam praktiknya, seorang muslim harus tetap berdoa dan memohon kepada Allah sambil terus berusaha dengan segala kemampuan yang dimiliki. Ketika hasil belum sesuai harapan, tetaplah yakin bahwa Allah memiliki hikmah terbaik untuk setiap hamba-Nya.

Daftar Sumber

  • UMP. "Berdoalah, Pasti Aku Kabulkan". 18 Februari 2022. https://ump.ac.id/Hikmah-2525-BERDOALAH..PASTI.AKU.KABULKAN.html
  • Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Hasan al-Bashry
  • Tafsir Al-Misbah, M. Quraish Shihab
  • Hadits Riwayat Abu Daud dari Abu Darda'
  • Quran Kemenag - QS Al-Baqarah ayat 186

FAQ

1. Apakah doa bisa mengubah takdir yang sudah ditetapkan Allah? Doa dapat mengubah takdir yang masih bisa diubah (qada' mu'allaq) namun tidak dapat mengubah takdir yang sudah pasti (qada' mubram).

2. Mengapa ada doa yang tidak dikabulkan meski sudah berdoa dengan sungguh-sungguh? Allah mengabulkan doa dalam tiga bentuk: dikabulkan sesuai permintaan, diganti dengan kebaikan lain, atau dosanya diampuni sebagai gantinya.

3. Kapan waktu terbaik untuk berdoa agar cepat dikabulkan? Waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir, antara maghrib-isya, saat sujud, dan ketika turun hujan.

4. Bolehkah berdoa dengan bahasa selain Arab? Boleh, namun menggunakan doa-doa yang diajarkan Rasulullah dalam bahasa Arab lebih utama dan berkah.

5. Apakah ada doa khusus untuk hal yang tampak mustahil? Tidak ada doa khusus, namun yang terpenting adalah keyakinan penuh kepada kekuasaan Allah dan mengikuti adab berdoa yang benar.

6. Haruskah berwudhu sebelum berdoa? Berwudhu sebelum berdoa adalah sunnah yang sangat dianjurkan untuk meningkatkan khusyuk dan kebersihan spiritual.

7. Apa yang harus dilakukan jika doa belum dikabulkan dalam waktu lama? Tetap istiqamah berdoa, perbanyak istighfar, tingkatkan amal kebaikan, dan yakin bahwa Allah memiliki waktu terbaik untuk setiap hal.