Liputan6.com, Jakarta Setiap manusia pasti pernah merasakan lelah setelah seharian beraktivitas. Salah satu cara terbaik untuk mengembalikan energi dan menyegarkan tubuh adalah dengan tidur. Namun, lebih dari sekadar istirahat jasmani, tidur dalam pandangan Islam memiliki dimensi spiritual yang dalam. Sebagaimana disebutkan dalam QS. Ar-Rum ayat 23, "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya..." Maka, saat bangun tidur, sudah sepatutnya seorang Muslim mensyukuri nikmat hidup kembali dengan membaca doa.
Bangun dari tidur sejatinya adalah momen kebangkitan kecil yang mengingatkan kita akan kebangkitan besar di hari kiamat. Rasulullah SAW mengajarkan doa dan adab yang harus dilakukan setiap kali seorang Muslim bangun dari tidurnya. Hal ini tidak hanya menunjukkan rasa syukur, tetapi juga menjadi pengingat akan makna kehidupan, kematian, dan kebangkitan di akhirat.
Dengan membiasakan membaca doa bangun tidur dan menjalankan adab yang diajarkan Rasulullah SAW, seorang Muslim dapat memulai harinya dengan keberkahan. Kebiasaan ini akan membentuk sikap mental positif, semangat beribadah, dan kesadaran spiritual dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari. Berikut doa bangun tidur dan artinya serta adab bangun tidur yang dicontohkan Rasulullah, Dirangkum Liputan6.com, Jumat (11/7/2025).
Advertisement
Doa Bangun Tidur dan Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW memberikan teladan kepada umatnya untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan, termasuk ketika bangun dari tidur. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan:
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
Alhamdulillahilladzi ahyaanaa ba’dama amaatanaa wa ilaihin nusyuur
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah membangunkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan."
Doa ini mengandung pengakuan bahwa tidur adalah bentuk ‘kematian sementara’, dan bangun tidur adalah nikmat hidup kembali yang layak disyukuri.
Dalam hadits lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW juga mengucapkan doa berikut:
الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ فِي جَسَدِيْ وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ
Alhamdulillāhil ladzī ‘āfānī fī jasadī, wa radda ‘alayya rūhī, wa adzina lī bi dzikrihī
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menjaga kesehatanku, mengembalikan ruhku, dan mengizinkanku menyebut nama-Nya."
Advertisement
Adab Bangun Tidur dalam Islam
Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas memiliki tuntunan, termasuk aktivitas sehari-hari yang dianggap sepele seperti bangun tidur. Islam mengajarkan umatnya untuk memulai hari dengan kesadaran spiritual, kebersihan fisik, dan kesiapan mental. Bangun dari tidur bukan hanya sekadar proses terjaga dari lelap, melainkan bentuk kebangkitan kecil yang mengingatkan manusia pada kebangkitan besar di hari kiamat kelak. Oleh karena itu, Rasulullah SAW memberikan pedoman adab bangun tidur yang kaya makna dan manfaat, baik dari sisi agama maupun kesehatan.
1. Berusaha Bangun Sebelum Subuh
Dalam Kitab Bidayat al-Hidayah karya Imam Al-Ghazali, dijelaskan bahwa salah satu adab terbaik bagi seorang Muslim adalah berusaha bangun sebelum waktu Subuh. Rasulullah SAW bersabda:
"Rabb kita turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: Siapa yang berdoa pada-Ku, Aku akan mengabulkan; siapa yang meminta pada-Ku, Aku akan memberi; siapa yang memohon ampun, Aku akan mengampuni." (HR. Bukhari)
Waktu sepertiga malam terakhir adalah waktu yang penuh berkah, sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, shalat malam, dan berdoa.
2. Segera Membaca Doa
Adab pertama dan utama yang diajarkan Rasulullah SAW saat bangun dari tidur adalah membaca doa, sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kehidupan yang diberikan kembali oleh Allah SWT. Doa ini mencerminkan keyakinan bahwa tidur merupakan bentuk ‘kematian sementara’ dan bangun tidur adalah kehidupan baru yang harus disyukuri dengan lisan dan amal.
3. Dzikir dan Istighfar
Selain membaca doa bangun tidur, dianjurkan pula memperbanyak dzikir dan istighfar. Sebagaimana dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim, dzikir setelah bangun tidur adalah bentuk penyadaran tauhid dan keimanan sejak pagi. Membaca istighfar tiga kali dan syahadat adalah cara menyucikan jiwa dan memperbarui komitmen kepada Allah SWT.
4. Tidak Langsung Mengusap Mata
Dari sisi adab dan kesehatan, dianjurkan untuk tidak langsung mengusap mata ketika bangun tidur. Hal ini karena tangan belum tentu bersih dan bisa membawa kuman yang membahayakan mata. Rasulullah SAW sangat memperhatikan kebersihan sebagai bagian dari iman.
5. Mencuci Tangan Sebelum Melakukan Aktivitas
Rasulullah SAW bersabda:
"Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, maka jangan mencelupkan tangannya ke dalam bejana sebelum mencucinya tiga kali. Karena ia tidak tahu di mana tangan itu berada semalam." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjadi landasan bahwa mencuci tangan tiga kali saat bangun tidur adalah sunnah. Ulama berbeda pendapat tentang hukumnya. Mazhab Hanbali menganggapnya wajib, sedangkan jumhur ulama memandangnya sebagai sunnah muakkadah (sangat dianjurkan).
6. Bersiwak atau Menyikat Gigi
Kebersihan mulut juga menjadi perhatian dalam adab bangun tidur. Dari Hudzaifah ibn Yaman, diriwayatkan:
"Biasanya Nabi SAW jika bangun di malam hari beliau menggosok-gosok mulutnya dengan siwak." (HR. Bukhari dan Muslim)
Menurut Syaikh Shalih Al-Fauzan, bersiwak penting dilakukan karena ketika tidur, bau mulut sering berubah akibat naiknya gas dari perut. Maka dari itu, menggosok gigi atau bersiwak membantu menjaga kesegaran mulut dan termasuk sunnah Nabi.
7. Berwudhu untuk Menghilangkan Rasa Malas
Setelah bangun tidur, tubuh masih diliputi rasa malas dan kantuk. Untuk itu, Nabi SAW menganjurkan agar kita segera berwudhu dan melakukan shalat.
"Setan mengikat kepala salah satu dari kalian dengan tiga ikatan. Jika ia bangun lalu berdzikir, terbukalah satu ikatan. Jika ia berwudhu, terbuka lagi satu ikatan. Jika ia shalat, terbukalah semua ikatan, dan ia bangun dalam keadaan semangat dan jiwa yang baik." (HR. Bukhari dan Muslim)
Wudhu tidak hanya menyucikan, tetapi juga menyegarkan tubuh dan membangkitkan semangat ibadah.
8. Segera Mengerjakan Shalat Subuh
Adab berikutnya adalah tidak menunda-nunda shalat Subuh. Sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-‘Aini:
"Hendaknya orang yang bangun tidur bersungguh-sungguh untuk segera mengerjakan shalat fajar (Subuh), sebagai bentuk syukur kepada Allah atas dikembalikannya ruh dan diberinya kesempatan untuk hidup kembali." (Umdatul Qari, 5/70)
Shalat Subuh merupakan awal dari kebaikan hari itu. Barang siapa memulai harinya dengan ibadah, maka Allah akan berkahi sisa harinya.
9. Merapikan Tempat Tidur dan Kamar
Kebersihan adalah bagian dari iman. Oleh karena itu, salah satu adab bangun tidur adalah merapikan tempat tidur dan kamar. Ini membentuk kedisiplinan pribadi serta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.
10. Membaca Doa Pagi Hari
Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa panjang saat memasuki pagi hari, seperti:
الْحَمْدُ للهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ للهِ وَالْعُظْمَةُ وَالسُّلْطَانُ ِللهِ وَالْعِزَّةُ وَالْقُدْرَةُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مَحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. أَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحَيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ. أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ أَنْ تَبْعَثَنَا فِى هَذَا الْيَوْمِ إِلَى كُلِّ خَيْرٍ وَنَعُوْذُ بِكَ أَنْ نَجْتَرِحَ فِيْهِ سُوْأً أَوْنجْرِهِ إِلَى مُسْلِمٍ أَوْ يُجْرِهِ أَحَدٌ إِلَيْنَا. نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا فِيْهِ
Alhamdulillahilladzi ahyana ba’da ma amatana wa ilaihin nusyuri, ashbahna wa ashbahal mulku lillahi wal udhmati was sulthani lillahi wal ‘izzati wal qudrati lilla Rabbil ‘alamina ashbahna wa ‘ala fithratil Islami wa ‘ala kalimatil ikhlashi wa ‘aladini Nabiyyina Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallama wa ‘ala millati abina Ibrahimi hanifan musliman wa makana minal musyrikina. Allahumma bika ashbahna wa bika amsaina wa bika nahsa wa bika namutu wa ilaikan nusyuri. Allahumma inna nas’aluka an tab’atsana fi hadzal yaumi ila kulli khairan wa na’udzubika an najtariha fihi su’an a najrihi il Muslmin aw yujirhu ahadun ilaina. Nasulaka khira hadzal yaumi wa khaira mafiihi wa na’udzubika min syarri hadzal yaumi wa syarra ma fihi.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nyalah kami kembali. Aku memasuki pagi, sedang kekuasaan tetap hanyalah milik Allah, kemuliaan dan kekuasaan milik Allah pula. (Dialah) Tuhan seru sekalian alam. Aku menyongsong pagi dengan kesucian Islam dan dengan kalimat ikhlas (syahadat) serta dengan agama (yang dibawa) Nabi Muhammad ﷺ.
FAQ Seputar Tidur dalam Islam
1. Apakah tidur termasuk ibadah dalam Islam?
Ya. Jika diniatkan untuk mengistirahatkan tubuh agar kuat beribadah, tidur bisa menjadi ibadah. Nabi SAW sendiri menyeimbangkan antara ibadah dan istirahat.
2. Apa hukumnya tidur setelah Subuh?
Tidur setelah Subuh hukumnya mubah, tetapi banyak ulama yang tidak menganjurkannya karena waktu tersebut adalah waktu keberkahan, sebagaimana sabda Nabi SAW: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Dawud).
3. Apakah ada larangan tidur tengkurap?
Ya. Rasulullah SAW melarang tidur tengkurap karena itu adalah cara tidur yang dibenci Allah (HR. Abu Dawud).
4. Apakah boleh tidur tanpa membaca doa tidur?
Boleh, namun sangat dianjurkan membaca doa sebelum tidur agar tidur tersebut dilindungi dari gangguan setan dan menjadi bentuk ibadah.
5. Apa yang dianjurkan jika terbangun di malam hari?
Jika terbangun di malam hari, dianjurkan membaca dzikir, berdoa, berwudhu, lalu shalat tahajud. Malam hari adalah waktu mustajab doa, sebagaimana disebut dalam hadits: "Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir..." (HR. Bukhari).
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4249210/original/065233000_1670150769-portrait-beautiful-asian-woman-stretching-her-body-her-arms-after-she-wake-up-feel-sleepy-her-bedroom-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)